Teguran

Yang Kuinginkan Untuk Natal Hanyalah…

Yang Kuinginkan Untuk Natal Hanyalah…

Oleh Jefferson, Singapura.

Gambar meme “Namaku Jeff” yang menyembul di antara tumpukan kado seolah-olah memang diletakkan demikian untuk menarik perhatianku. Di komisi remaja, kami memang sedang mengadakan pertukaran kado untuk merayakan Natal, tapi tidak kusangka pemberi kadoku memutuskan untuk mengemas hadiahnya sejelas itu.

Bertobat dari Kemalasan

Bertobat dari Kemalasan

Oleh Michael*

Dua tahun lalu setelah lulus S-1, aku memutuskan untuk pulang ke kampung halamanku. Aku tidak bekerja ke kota besar seperti yang teman-temanku lakukan, sebab sepeninggal papaku, mamaku tinggal seorang diri di rumah sementara kakak-kakakku sudah berkeluarga dan tinggal di luar kota.

Menegur dengan Maksud Baik

Menegur dengan Maksud Baik

Oleh Yuki Deli Azzolla Malau, Jakarta.

Sewaktu menjadi pengurus di bagian acara persekutuan kampus kami di Pekanbaru, Johan rekan sepelayananku di bidang acara menunjuk Dewi* untuk menjadi singer dalam Kebaktian Awal Tahun Akademik (KATA). Dewi adalah adik tingkat kami yang telah mengikuti pembinaan. Kami menilai Dewi punya relasi yang baik dengan Tuhan.

Menegur, Sulit tapi Baik untuk Dilakukan

Menegur, Sulit tapi Baik untuk Dilakukan

Oleh Novita Sari Hutasoit, Tangerang.

Menegur orang lain merupakan hal yang sangat sulit untuk kulakukan. Aku takut pada risiko yang mengikutinya—ditolak dan dijauhi oleh orang yang kutegur. Aku tidak siap menghadapi hal itu.

Ketika Pekerjaanku Menjadi Tempat Tuhan Memproses Hidupku

Ketika Pekerjaanku Menjadi Tempat Tuhan Memproses Hidupku

Oleh Cana.

“Oh hari ini sudah hari Senin dan aku harus masuk kerja lagi. Oh Tuhan, kapan hari Sabtu dan Minggu ya? Rasanya menyebalkan dan tidak semangat.”

Itulah sekelumit gambaran perasaanku setiap kali aku harus berangkat kerja di hari Senin.

Saat Kehilangan Menjadi Momen yang Membawaku Kembali pada Tuhan

Saat Kehilangan Menjadi Momen yang Membawaku Kembali pada Tuhan

Oleh Vina Agustina Gultom, Taiwan

Aku adalah mahasiswi program pascasarjana di salah satu perguruan tinggi di Taiwan. Tahun ini adalah semester terakhirku sebelum nantinya aku meraih gelar master. Setelah berjibaku dengan proses penelitianku, sekarang aku telah menyelesaikan analisis dan sedikit lagi tesisku dapat selesai.

Memberikan Teguran

Memberikan Teguran

SANTAPAN ROHANI.
Senin, 19 November 2018.

Baca: 1 Samuel 25:21-35

Suatu kali saya pernah berkendara hampir 90 km demi menegur staf saya yang bekerja di kota lain.

Dengarkan Saudara Seimanmu

Dengarkan Saudara Seimanmu

SANTAPAN ROHANI.
Minggu, 23 September 2018.

Baca: Matius 18:15-20

“Dengarkan aku, aku ini kakakmu!” Permohonan yang diucapkan seorang kakak di lingkungan tempat tinggal kami itu ditujukan kepada adiknya yang ingin pergi jauh, dan keputusan itu membuat kakaknya khawatir.

10 Tahun Bekerja dengan Sikap Hati yang Salah, Inilah Cara Tuhan Menegurku

10 Tahun Bekerja dengan Sikap Hati yang Salah, Inilah Cara Tuhan Menegurku

Oleh Agnes Lee, Singapura.

Baru-baru ini aku mendengar seorang rekan kerjaku bertanya pada manajernya tentang seorang staf lainnya. Staf itu baru bergabung dengan perusahaan kami enam bulan lalu, tapi selama beberapa waktu belakangan ini, rekan kerjaku itu tidak melihatnya.

 Page 1 of 3  1  2  3 »