Teguran

Menegur, Sulit tapi Baik untuk Dilakukan

Menegur, Sulit tapi Baik untuk Dilakukan

Oleh Novita Sari Hutasoit, Tangerang.

Menegur orang lain merupakan hal yang sangat sulit untuk kulakukan. Aku takut pada risiko yang mengikutinya—ditolak dan dijauhi oleh orang yang kutegur. Aku tidak siap menghadapi hal itu.

Ketika Pekerjaanku Menjadi Tempat Tuhan Memproses Hidupku

Ketika Pekerjaanku Menjadi Tempat Tuhan Memproses Hidupku

Oleh Cana.

“Oh hari ini sudah hari Senin dan aku harus masuk kerja lagi. Oh Tuhan, kapan hari Sabtu dan Minggu ya? Rasanya menyebalkan dan tidak semangat.”

Itulah sekelumit gambaran perasaanku setiap kali aku harus berangkat kerja di hari Senin.

Saat Kehilangan Menjadi Momen yang Membawaku Kembali pada Tuhan

Saat Kehilangan Menjadi Momen yang Membawaku Kembali pada Tuhan

Oleh Vina Agustina Gultom, Taiwan

Aku adalah mahasiswi program pascasarjana di salah satu perguruan tinggi di Taiwan. Tahun ini adalah semester terakhirku sebelum nantinya aku meraih gelar master. Setelah berjibaku dengan proses penelitianku, sekarang aku telah menyelesaikan analisis dan sedikit lagi tesisku dapat selesai.

Memberikan Teguran

Memberikan Teguran

SANTAPAN ROHANI.
Senin, 19 November 2018.

Baca: 1 Samuel 25:21-35

Suatu kali saya pernah berkendara hampir 90 km demi menegur staf saya yang bekerja di kota lain.

Dengarkan Saudara Seimanmu

Dengarkan Saudara Seimanmu

SANTAPAN ROHANI.
Minggu, 23 September 2018.

Baca: Matius 18:15-20

“Dengarkan aku, aku ini kakakmu!” Permohonan yang diucapkan seorang kakak di lingkungan tempat tinggal kami itu ditujukan kepada adiknya yang ingin pergi jauh, dan keputusan itu membuat kakaknya khawatir.

10 Tahun Bekerja dengan Sikap Hati yang Salah, Inilah Cara Tuhan Menegurku

10 Tahun Bekerja dengan Sikap Hati yang Salah, Inilah Cara Tuhan Menegurku

Oleh Agnes Lee, Singapura.

Baru-baru ini aku mendengar seorang rekan kerjaku bertanya pada manajernya tentang seorang staf lainnya. Staf itu baru bergabung dengan perusahaan kami enam bulan lalu, tapi selama beberapa waktu belakangan ini, rekan kerjaku itu tidak melihatnya.

4 Rumus untuk Menyampaikan Teguran

4 Rumus untuk Menyampaikan Teguran

Oleh Aryanto Wijaya, Jakarta.

“Dia berbuat salah. Kamu dong yang tegur dia.”

“Eh, kok aku? Jangan aku lah. Kamu saja. Kan kamu temannya.”

Percakapan di atas adalah secuplik pengalamanku ketika aku tidak berani untuk menegur seseorang.

Bukan Cuma Soal Nilai, Inilah yang Kupelajari dari Proses Skripsiku yang Panjang

Bukan Cuma Soal Nilai, Inilah yang Kupelajari dari Proses Skripsiku yang Panjang

Oleh Ellen Vanesa, Sukoharjo.

Sejak aku kecil, ibuku selalu mengajariku untuk menjadi yang “terbaik” di antara yang terbaik. Aku diminta untuk mendapat nilai ulangan minimal 90, tidak boleh kurang. Kalau nilaiku lebih rendah dari teman-teman yang lain, aku pasti akan dimarahi hingga terkadang aku pun takut untuk pulang ke rumah.

Teguran dari Tuhan Saat Aku Bertemu Temanku yang Pernah Sakit Kanker

Teguran dari Tuhan Saat Aku Bertemu Temanku yang Pernah Sakit Kanker

Oleh Anne Grace, Medan.

Beberapa bulan lalu aku dan teman-temanku sedang berada di kantin. Buat kami, kantin adalah tempat yang menyenangkan. Sembari menunggu mata kuliah selanjutnya, kami bisa saling bercanda sambil internetan, apalagi di sana ada fasilitas wifi.

 Page 1 of 2  1  2 »