5 Cara untuk Tampil Good-Looking

Good-looking itu tidak melulu bicara soal wajah ataupun fisik yang rupawan… Setiap kita—apa pun rupa wajah dan postur tubuh—kita bisa tampil good-looking!

Rawatlah tubuh bukan dengan tujuan untuk memuaskan standar-standar dunia yang seringkali berubah dengan cepat, tapi sebagai upaya kita untuk mempersembahkan yang terbaik kepada Sang Pemilik hidup.

Cantik dan ganteng, itu kamu!

Kamu punya cerita atau tips tentang tampil good-looking? Boleh yuk share di kolom komentar.

—-

Artspace ini didesain oleh Patricia Renata.

Artspace: 5 Hal untuk Direnungkan Ketika Iri dengan Privilese Orang Lain

Setiap manusia punya jalan ceritanya masing-masing, tapi meski kita tahu begitu, kita cenderung membandingkan diri kita dengan pencapaian orang lain, dan mengaitkannya dengan privilese.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan privilese sebagai hak istimewa. Tidak semua orang memiliki privilese, dan tidak semua orang punya garis start yang sama.

Nah, ketika kita merasa iri dengan privilese orang lain, yuk simak 5 hal berikut ini.

Artspace ini diadaptasi dari artikel karya Elvira Sihotang, baca artikelnya secara lengkap dengan klik bit.ly/IriDenganPrivilese

Kekuatan bagi Perjalananmu

Kisah si Penakut adalah alegori yang menggambarkan respons kita terhadap jalan terjal yang menghadang. Meski kita berjalan bersama Sang Gembala, kadang kita tetap merasa takut dan menginginkan agar Sang Gembala melenyapkan saja tantangan itu.

Tapi, Sang Gembala adalah Gembala yang bijak. Dia tahu kapan harus menggendong, kapan harus ‘membiarkan’ agar kita menjadi kuat dan mampu mengikut Sang Gembala ke manapun Dia membawa kita pergi.

Bunuh Diri Tak Pernah Jadi Solusi

Kita tak asing dengan istilah ‘bunuh diri’.

Ada figur publik, bahkan mungkin orang yang kita kenal, pernah terbersit atau nahasnya mengakhiri hidupnya dengan cara ini.

Bunuh diri adalah sebuah gunung es dari permasalahan kesehatan mental yang tak diatasi dengan benar. Tidak peduli seberapa baik penampilan seseorang di luarnya, mungkin saja ada sesuatu yang mereka gumulkan di dalam.

Izinkan mereka yang paling dekat dengan kita mengetahui betapa kita mengasihi mereka, dan betapa mereka berarti buat kita tak peduli apapun musim yang sedang mereka hadapi.

Ayo kita tunjukkan kasih dan empati kita.

5 Ukuran Kesuksesan yang Lebih Baik

Kita semua ingin sukses, tapi bagaimana kita tahu kalau kita sungguh telah ‘sukses’?

Kamu mungkin merasa jauh dari sukses ketika ‘sukses’ itu ditentukan dari uang yang diraih, status jabatan, dan prestasi-prestasi lahiriah dalam hidup.

Tapi, kita tahu bahwa ukuran sukses kita ada pada Tuhan. Dia menyediakan alur cerita yang berbeda bagi setiap kita, yang memimpin kita kepada tujuan-Nya.

Artspace ini diterjemahkan dari @ymi_today

Tidak Apa-apa Jika Kamu Merasa Kecewa

Kalau hari ini kamu merasa kecewa, kamu nggak sendirian. Inilah 5 tokoh Alkitab yang pernah merasa kecewa dan mereka meluapkan perasaannya itu pada Tuhan. Tapi, kisah mereka tidak berhenti hanya sampai tahap kecewa. Iman percaya mereka terus berlanjut, dan Tuhan pun memelihara mereka.

Kekecewaan apa yang sedang kamu hadapi hari ini?

———-
Artspace ini diterjemahkan dari YMI @ymi_today . Ilustrasinya dibuat oleh @themilkyway_tansuen

#WarungSaTeKaMu
#Kecewa #Artspace #ChristianArt

Di Balik Angka yang Kian Melejit

Hari-hari ini, ada banyak alasan untuk kita menjadi tawar hati ataupun apatis dengan apa yang sedang terjadi… Tetapi, yuk kita satukan hati. Pandemi ini hanya bisa dikalahkan dengan aksi-aksi kolektif kita bersama.

Handlettering Workshop WarungSaTeKaMu

Puji Tuhan! Sabtu, 5 Juni 2021 lalu, puluhan sobat muda yang menjadi volunteer desain di WarungSaTeKaMu antusias mengikuti Handlettering Workshop.

Pelatihan daring ini digagas sebagai momen untuk rekan-rekan volunteer saling mengenal dan saling belajar melalui materi yang disampaikan oleh Elizabeth Rachel Soetopo dan Gabrielle Imelda.

Setelah sesi ini berakhir, setiap peserta mendapat tugas untuk membuat satu lettering yang diambil dari ayat Mazmur 23:1, “Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.”

Berikut ini adalah hasil karya mereka:


Karya Angelina Kosasih (@a.kosasih)


Karya Ariella Easterlita (@aeast94)


Karya Astri Gitarani (@tulisanterindah)


Karya Damar Christa Brillian (@christabrilian)


Karya Crystine Calleryn (@calleryn.art)


Karya Elizabeth Rachel Soetopo (@bethsoetopo)


Karya Elok Bakti Pertiwi (@elpratiwi92)


Karya Estarina Caroline Widananta (@carolinestarina)


Karya Feberinna Michaela (@feberinnamichaela)


Karya Febronia (@febroniak)


Karya Gabrielle Imelda (@riellelda)


Karya Gladys Ongiwarno (@gladyong)


Karya Julio Mesak Nangkoda (@julomn)


Karya Novelia Damara (@noveliart.id)


Karya Obed Adiprasetya (@brother_bed)


Karya Robby Kurniawan (@robby15red)


Karya Septianto Nugroho (@seseptian.to)


Karya Shela Viviani (@shelavivianii)


Karya Shereen Feria (@fer.sher)


Karya Stella Yohana (@letstakeanap_id)


Karya Tora Tobing (@ovrcomr)


Karya Vika Vernanda (@vikavrd)

Semakin Dekat Tapi Semakin Jauh

Semakin dekat kita, semakin banyak waktu yang dilalui bersama, maka ada kemungkinan semakin besar pula gesekan konflik yang terjadi. ⁣⁣
⁣⁣
Ketika semua anggota keluarga mau tak mau melakukan aktivitas kerja dan belajar dari rumah, muncul pula konflik-konflik yang dulu agaknya tidak sering terjadi. ⁣⁣
⁣⁣
Bagaimana caramu mengatasi konflik dalam keluargamu? Yuk share sedikit ceritamu di kolom komentar. ⁣⁣
⁣⁣