Komunitas

Mengasihi dan Mendoakan Musuh: Antara Perintah dan Kasih

Oleh Antonius Martono.

Lebih mudah mana mendoakan atau mengasihi musuh? Mungkin keduanya adalah hal yang sama-sama sulit. Namun, bagiku pribadi dulu, mendoakan musuh terasa lebih mudah daripada mengasihinya. Setidaknya itu yang pernah kualami.

Lanjut baca...

Menangislah Dengan Orang yang Menangis

Oleh Aldi Darmawan Sie, Jakarta.

“Berhenti menangis! Laki-laki ga boleh nangis!”

Begitu kira-kira kalimat yang kudengar dari papaku ketika aku menangis pada waktu masih kecil. Mungkin kalimat ini juga acap kali kita dengar sampai hari ini.

Lanjut baca...

Meruntuhkan Rasa Egois untuk Menjadi Seorang Pemimpin

Oleh Irene, Surakarta.

Memimpin. Satu kata yang sederhana namun sulit dilakukan. Banyak orang ingin menjadi pemimpin dan punya otoritas. Namun, tak semua paham bahwa arti memimpin yang sesungguhnya adalah melayani.

Lanjut baca...

Belajar Mengasihi Mereka yang Tak Seiman

Oleh Irene, Surakarta.

Kaget. Itulah perasaanku tatkala masuk ke dunia kerja pada tahun 2017 silam. Bukan hanya karena target-target yang harus dicapai, melainkan juga karena teman-teman sekantor yang tak seiman denganku.

Lanjut baca...

Ketika Bertahan Adalah Sebuah Pergumulan

Oleh Vika Vernanda, Bekasi

Saat sedang menggulir laman sosial media, aku melihat kiriman video dari suatu akun komunitas Kristen untuk publikasi sebuah ibadah. Impresi pertama ku adalah kagum karena desainnya sangat menarik, namun setelah selesai melihatnya, aku tertegun dan teringat sesuatu. Komunitas ini adalah tempatku melayani hingga sekarang. Tapi tepat satu tahun lalu, aku hampir meninggalkannya.

Lanjut baca...

Catatanku Menjadi Pengurus: 3 Kendala Pelayanan Pemuda di Gerejaku Sulit Berkembang

Oleh Raganata Bramantyo.

Jika dilihat dari segi kuantitas, gerejaku tergolong cukup besar. Ada sekitar 400 jemaat aktif yang rajin beribadah setiap minggunya. Tapi, jika dilihat dari kategori usia, golongan pemuda dan remaja jadi yang paling sedikit. Dalam persekutuan pemuda atau remaja yang digelar tiap Sabtu, yang hadir hanya tiga orang: aku, temanku, dan satu temanku lagi yang merangkap menjadi pembicara sekaligus pemain musik.

Lanjut baca...

Ketika Tak Diajak Jalan-jalan Membuatku Insecure

Oleh Madeleine Grace.

Waktu sudah menunjukkan jam 1 dini hari dan aku masih belum tidur. Hatiku dongkol dan pikiranku kacau.

Seharusnya aku tidak merasa seperti ini. Beberapa hari belakangan aku meluangkan waktu bersama orang-orang yang kukasihi. Tapi, ketika aku melihat Instagram Story mereka pergi dengan orang lain dan aku tidak diajak, rasanya menyakitkan!

Lanjut baca...

Bersukacita Karena Persekutuan Injil

Oleh Aldi Darmawan Sie, Jakarta.

Aku adalah seorang yang pernah menikmati indahnya persekutuan Kristen di kampus. Di persekutuan itulah aku mulai menapaki perjalanan spiritualku bersama Tuhan. Pada tahun 2011, aku memulai studiku di salah satu kampus di Jakarta, dan di sana jugalah aku menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatku melalui ibadah KKR penyambutan mahasiswa baru.

Lanjut baca...

Lahirnya Kedamaian Karena Pengampunan

Oleh Bertina Batuara, Pekanbaru.

Adakalanya pergumulan dan kesesakan datang silih berganti entah itu dari diri sendiri atau dari luar. Baru-baru ini Tuhan izinkan aku mengalami masalah, sampai pada saat menuliskan renungan ini aku tersadar dan terkesima dengan Tuhanku yang menciptakan aku, bumi, dan segala makhluk. Ya, segala perkara dapat kutangggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku (Filipi 4:13).

Lanjut baca...
 Page 1 of 11  1  2  3  4  5 » ...  Last »