Bersyukur untuk Segala Sesuatu

Info

Sabtu, 12 Agustus 2017

Bersyukur untuk Segala Sesuatu

Baca: Ulangan 8:6-18

8:6 Oleh sebab itu haruslah engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan dengan takut akan Dia.

8:7 Sebab TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke dalam negeri yang baik, suatu negeri dengan sungai, mata air dan danau, yang keluar dari lembah-lembah dan gunung-gunung;

8:8 suatu negeri dengan gandum dan jelainya, dengan pohon anggur, pohon ara dan pohon delimanya; suatu negeri dengan pohon zaitun dan madunya;

8:9 suatu negeri, di mana engkau akan makan roti dengan tidak usah berhemat, di mana engkau tidak akan kekurangan apapun; suatu negeri, yang batunya mengandung besi dan dari gunungnya akan kaugali tembaga.

8:10 Dan engkau akan makan dan akan kenyang, maka engkau akan memuji TUHAN, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu.

8:11 Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;

8:12 dan supaya, apabila engkau sudah makan dan kenyang, mendirikan rumah-rumah yang baik serta mendiaminya,

8:13 dan apabila lembu sapimu dan kambing dombamu bertambah banyak dan emas serta perakmu bertambah banyak, dan segala yang ada padamu bertambah banyak,

8:14 jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan,

8:15 dan yang memimpin engkau melalui padang gurun yang besar dan dahsyat itu, dengan ular-ular yang ganas serta kalajengkingnya dan tanahnya yang gersang, yang tidak ada air. Dia yang membuat air keluar bagimu dari gunung batu yang keras,

8:16 dan yang di padang gurun memberi engkau makan manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkan-Nya hatimu dan dicobai-Nya engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya.

8:17 Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini.

8:18 Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Engkau akan makan dan engkau akan kenyang, maka engkau akan memuji Tuhan, Allahmu karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu. —Ulangan 8:10

Bersyukur untuk Segala Sesuatu

Di Australia, mengemudi dari satu kota ke kota lain kadang memerlukan waktu berjam-jam. Kelelahan dalam perjalanan dapat menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, pada waktu liburan yang ramai, ada tempat-tempat istirahat disediakan di jalan-jalan tol utama. Di sana ada para sukarelawan yang menawarkan kopi gratis. Saya dan istri saya, Merryn, sangat menikmati tempat-tempat istirahat itu selama perjalanan jarak jauh yang kami tempuh.

Suatu kali, kami menghentikan mobil di tempat istirahat itu dan memesan kopi bagi kami berdua. Seorang penjaga memberikan dua cangkir kopi dan meminta uang dua dolar. Saya bertanya mengapa. Ia menunjuk ke tulisan kecil di papan penanda. Di tempat istirahat ini, hanya pengemudi yang dapat kopi gratis, sementara penumpang harus membayar. Dengan jengkel, saya mengatakan bahwa iklan itu menyesatkan, membayar dua dolar, dan beranjak pergi. Saat kembali ke mobil, Merryn menunjukkan kesalahan saya: saya telah mengubah pemberian menjadi hak dan saya tidak berterima kasih untuk kopi gratis yang saya terima. Istri saya benar.

Ketika Musa memimpin Israel ke Tanah Perjanjian, ia mendorong mereka untuk menjadi bangsa yang bersyukur (Ul. 8:10). Berkat Allah, negeri itu berlimpah dengan susu dan madu. Namun, bisa saja mereka dengan mudah menganggap negeri itu sebagai sesuatu yang sudah sepantasnya mereka terima (ay.17-18). Karena itulah, orang Yahudi membangun kebiasaan untuk mengucap syukur atas setiap makanan, sekecil apa pun. Bagi mereka, semua hal adalah pemberian.

Saya menemui lagi penjaga kedai tadi dan meminta maaf. Secangkir kopi gratis adalah pemberian yang tidak layak saya terima—dan sesuatu yang seharusnya saya syukuri. —Sheridan Voysey

Terpujilah Engkau, ya Tuhan Allah kami, Raja alam semesta, yang memberikan roti dari bumi. —Doa syukur Yahudi untuk makanan

Bersyukurlah kepada Allah bahkan untuk pemberian terkecil sekalipun.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 84-86 dan Roma 12

facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

34 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!