Saling Menolong

Info

Kamis, 15 September 2016

Saling Menolong

Baca: 2 Korintus 1:3-7

1:3 Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan,

1:4 yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.

1:5 Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah.

1:6 Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga.

1:7 Dan pengharapan kami akan kamu adalah teguh, karena kami tahu, bahwa sama seperti kamu turut mengambil bagian dalam kesengsaraan kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami.

[Allah] menghibur kami . . . sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan. —2 Korintus 1:4

Saling Menolong

“Tubuh Kristus” adalah frasa misterius yang disebutkan berulang kali dalam Alkitab Perjanjian Baru. Rasul Paulus secara khusus menggunakan frasa itu sebagai gambaran tentang gereja. Setelah Yesus naik ke surga, Dia menyerahkan pelayanan-Nya kepada para pria dan wanita yang berdosa dan inkompeten. Sebagai kepala gereja, Dia memberikan tugas kepada murid-murid-Nya yang sering bimbang —juga kepadamu dan saya—untuk menjadi perpanjangan tangan, kaki, telinga, mata, dan suara-Nya.

Keputusan Yesus untuk berperan sebagai kepala yang tidak kasatmata dari sebuah tubuh yang besar dan terdiri dari banyak anggota itu berarti bahwa Dia sering mengharapkan kita untuk saling menolong di tengah penderitaan yang kita alami. Rasul Paulus mungkin membayangkan hal serupa ketika menulis, “[Allah] menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah. Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah” (2Kor. 1:4-5). Di sepanjang pelayanannya, Paulus benar-benar menerapkan prinsip itu, ketika ia mengumpulkan bantuan untuk korban kelaparan, mengutus rekan-rekan pelayanannya ke daerah-daerah yang bermasalah, dan mengakui karunia-karunia yang dimiliki orang percaya sebagai pemberian dari Allah sendiri.

Frasa “tubuh Kristus” mengungkapkan panggilan hidup kita dengan sangat baik—yakni untuk menjadi wakil Kristus di tengah dunia, terutama bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan. —Philip Yancey

Ya Tuhan, terima kasih Engkau selalu setia menghiburku saat aku terluka. Tunjukkanlah kepadaku siapa yang membutuhkan penghiburan dariku hari ini.

Kehadiran Allah menghibur kita; kehadiran kita menghibur sesama.

Bacaan Alkitab Setahun: Amsal 22-24; 2 Korintus 8

Artikel Terkait:

Tugasku: Menangis dengan Orang yang Menangis

Mewawancarai keluarga yang sedanng berduka untuk menuliskan kisah tentang mereka adalah tugas Michele sebagai seorang jurnalis. Mendengar tugas itu saja sudah membuat kaki dan tangannya gemetar. Bagaimana kelanjutan kisahnya? Baca selengkapnya di dalam artikel ini.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

20 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!