Kematian

Seekor Lalat Pengingat

Seekor Lalat Pengingat

SANTAPAN ROHANI
Senin, 21 September 2015

Baca: Pengkhotbah 9:4-12

Ketika pertama kali saya mulai bekerja di ruangan kantor kecil yang sekarang saya sewa, penghuni lainnya di sini hanyalah beberapa ekor lalat yang nasibnya mengenaskan.

Karena Begitu Besar Kasih Allah

Karena Begitu Besar Kasih Allah

SANTAPAN ROHANI
Minggu, 13 September 2015

Baca: Yohanes 3:13-19

Tanggal 28 Juli 2014, menandai peringatan ke-100 tahun dimulainya Perang Dunia I. Di Inggris, banyak diskusi dan dokumentasi yang ditayangkan oleh media untuk memperingati awal terjadinya konflik 4 tahun tersebut.

Di dalam Taman

Di dalam Taman

SANTAPAN ROHANI
Jumat, 11 September 2015

Baca: Matius 26:36-42

Nenek moyang saya adalah kaum perintis di Michigan. Mereka membuka lahan, bercocok tanam, dan mengolah kebun untuk menghasilkan makanan untuk keluarga mereka.

Bersambung

Bersambung

SANTAPAN ROHANI
Minggu, 6 September 2015

Baca: 1 Korintus 15:50-58

Bertumbuh di era 1950-an, saya sering menonton film pada Sabtu siang di bioskop di wilayah kami. Selain tayangan kartun dan film utama, ada sebuah film seri petualangan yang selalu berujung dengan sang jagoan sedang berada di ujung tanduk.

Bukan Ucapan Selamat Jalan

Bukan Ucapan Selamat Jalan

SANTAPAN ROHANI
Senin, 13 Juli 2015

Baca: Filipi 4:1-9

Francis Allen pernah membimbing saya untuk mengenal Yesus, dan hampir tiba saatnya bagi Francis untuk berpulang dan bertemu Yesus muka dengan muka. Saya berada di rumahnya ketika waktunya makin dekat untuk mengucapkan selamat jalan.

Reuni Terakbar

Reuni Terakbar

SANTAPAN ROHANI
Sabtu, 27 September 2014

Baca: 1 Tesalonika 4:13-18

Saya tidak akan pernah melupakan masa-masa ketika duduk berjaga di sisi tempat tidur ayah saya pada hari-hari terakhirnya bersama kami di dunia. Sampai saat ini, peristiwa kepulangannya tersebut masih terus memberikan pengaruh yang sangat besar bagi saya.

Tak Ada yang Bisa Hidup Tanpa Allah!

Tak Ada yang Bisa Hidup Tanpa Allah!

Seri Kesaksian Atlet

Hidup penuh keberuntungan di tengah sebuah keluarga yang rajin beribadah tidak membuat Isaac Diaz, pesepakbola asal Chile, benar-benar memercayai Allah. Justru ketika tragedi melanda, Diaz akhirnya menyadari bahwa Allah sungguh nyata dan tidak ada orang yang bisa hidup tanpa-Nya.

Soraklah Haleluya!

Soraklah Haleluya!

SANTAPAN ROHANI
Rabu, 23 April 2014

Baca: 1 Korintus 15:50-58

Beberapa hari lalu, di arena olahraga dalam kompleks kami, saya memperhatikan sahabat karib saya, Bob, sedang mengayuh sepeda dengan bersemangat sambil terus menatap alat monitor tekanan darah yang dipasang pada jarinya.

Berharga Di Mata Allah

Berharga Di Mata Allah

SANTAPAN ROHANI
Kamis, 30 Januari 2014

Baca: Mazmur 116

Sebagai tanggapan terhadap kabar telah berpulangnya seorang teman dekat kami, seorang saudara seiman yang bijak mengirimkan kepada saya kata-kata berikut, “Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya” (Mzm. 116:15).

 Page 4 of 6  « First  ... « 2  3  4  5  6 »