Harta di dalam Labu

Info

Senin, 22 Oktober 2018

Harta di dalam Labu

Baca: 2 Korintus 4:7-18

4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

4:8 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;

4:9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.

4:10 Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.

4:11 Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini.

4:12 Maka demikianlah maut giat di dalam diri kami dan hidup giat di dalam kamu.

4:13 Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.

4:14 Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya.

4:15 Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah.

4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

4:18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. —2 Korintus 4:7

Harta di dalam Labu

Sebagai seorang ibu muda, saya bertekad mendokumentasikan kehidupan putri saya di tahun pertamanya. Saya memotretnya bulan demi bulan untuk melihat perubahan dan pertumbuhannya. Dalam salah satu foto favorit saya, ia duduk dengan ceria di dalam sebuah labu yang saya beli dari petani setempat dengan isi yang telah dikeluarkan. Ke dalam sebuah labu berukuran raksasa itulah, putri kesayangan saya masuk dan duduk. Labu itu akan layu dalam beberapa minggu, tetapi putri saya terus tumbuh dan berkembang.

Cara Paulus menggambarkan pengenalan akan kebenaran tentang Yesus mengingatkan saya pada foto anak saya itu. Paulus mengibaratkan pengenalan tentang Yesus di dalam hati kita itu sebagai harta yang tersimpan di dalam bejana tanah liat. Mengingat apa yang Yesus lakukan bagi kita akan memberikan keberanian dan kekuatan kepada kita untuk bertekun melewati pergumulan demi pergumulan sekalipun “dalam segala hal [kita] ditindas” (2Kor. 4:8). Karena kuasa Allah hadir dalam hidup kita, saat kita “dihempaskan, namun tidak binasa,” kita akan menunjukkan kehidupan Yesus secara nyata di dalam diri kita (ay.9-10).

Seperti labu yang layu, kita mungkin dibuat lelah dan tak berdaya oleh pencobaan-pencobaan yang kita hadapi. Namun, sukacita Yesus dalam diri kita dapat terus bertumbuh di tengah segala tantangan tersebut. Pengenalan kita akan Dia—akan kuasa-Nya yang terus bekerja di dalam diri kita—merupakan harta yang tersimpan dalam tubuh kita yang rapuh. Kita dapat bertumbuh saat menghadapi beragam kesulitan karena kuasa-Nya bekerja nyata dalam diri kita. —Kirsten Holmberg

Bapa terkasih, terima kasih karena Engkau telah menaruh kebenaran-Mu di dalam hati dan hidupku. Tolong aku untuk bertahan dalam menghadapi tantangan dengan kuasa-Mu. Kiranya orang lain melihat karya-Mu di hidupku dan mau mengenal-Mu.

Kuasa Allah terus bekerja di dalam diri kita.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 65-66; 1 Timotius 2

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

31 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!