Mempengaruhi Hidup

Sabtu, 3 Februari 2018

Mempengaruhi Hidup

Baca: Amsal 15:4; 16:24; 18:21

15:4 Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati.

16:24 Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang.

18:21 Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang. —Amsal 16:24

Mempengaruhi Hidup

Adakalanya hidup kita dapat berubah dalam sekejap oleh kuatnya pengaruh yang diberikan orang lain. Bruce Springsteen, legenda musik rock ‘n‘ roll, meyakini bahwa karya para musisilah yang telah menolongnya melewati masa kanak-kanak yang keras dan menang atas depresi. Ia berkata, “Anda dapat mengubah hidup seseorang dalam tiga menit dengan lagu yang tepat,” dan ia mengalami sendiri kebenaran ucapan itu.

Seperti lagu yang berpengaruh, perkataan yang diucapkan dengan cermat juga dapat memberikan pengharapan kepada kita, bahkan mengubah perjalanan hidup kita. Saya yakin banyak dari kita dapat mengingat percakapan-percakapan yang mempengaruhi hidup kita selamanya. Bisa jadi itu berupa perkataan seorang guru yang mengubah cara kita memandang dunia, dorongan yang memulihkan keyakinan kita, atau perkataan lembut dari seorang teman yang telah menghibur kita dalam masa-masa yang sulit.

Mungkin itulah alasan kitab Amsal berulang-ulang menekankan tanggung jawab kita untuk menjaga perkataan dan memakainya dengan bijak. Alkitab tidak pernah memperlakukan ucapan sebagai hal yang remeh. Sebaliknya, kita diajarkan bahwa ucapan kita mempengaruhi hidup dan mati seseorang (18:21). Sepenggal perkataan kita dapat merusak semangat, atau justru menguatkan dan menyemangati seseorang (15:4).

Tidak semua orang mampu menciptakan musik yang berpengaruh. Namun, setiap dari kita dapat memohon hikmat dari Allah untuk melayani sesama melalui perkataan kita (Mzm. 141:3). Lewat sepenggal perkataan yang kita ucapkan dengan cermat, Allah dapat memakai kita untuk mengubah hidup seseorang. —Monica Brands

Tuhan, tolonglah kami agar tidak meremehkan pengaruh dari perkataan kami. Kiranya kami bijak memakai kata-kata untuk memulihkan dan menguatkan sesama serta mengarahkan mereka pada pengharapan yang sejati di dalam Engkau.

Allah telah memberi kita kuasa untuk mempengaruhi hidup orang lain melalui perkataan kita.

Bacaan Alkitab Setahun: Keluaran 31-33; Matius 22:1-22

Bagikan Konten Ini
39 replies
  1. Setia Silaban
    Setia Silaban says:

    ya tuhan kuasailah lidah kami agar mengeluarkan kata kata yg menyenangkan sesama terutama pujian bagimu. amin.

  2. Joshua Michael
    Joshua Michael says:

    Ajar kami Tuhan untuk memakai setiap mulut kami agar selalu menjadi berkat dan memberkati orang sekitar.. Amin

  3. agusti lim
    agusti lim says:

    Tuhan pakailah lidah ku untuk mengeluarkan kata2 yang.menguatkan dan membangun sesamaku. Terlebih aku rindu dengan mulut ini aku memuji Engkau, seumur hidupku mengagungkan namaMu.

  4. Sulinda Manik
    Sulinda Manik says:

    Ya Tuhan ,,,ajarilah kami agar senantiasa Perkataan kami Menyenangkan Hati yg Sesuai dengan Kehendak Mu ,,amin

  5. Andre T-boyz
    Andre T-boyz says:

    Kuasailah dan kekang lidah kami Tuhan, utk tidak berkata kotor dan negatif. Berilah kami hikmat yang daripada Mu agar perkataan yg kami keluarkan sesaui firmanMu dan kehendakMu amin…

  6. Patrecia Angraini Simatupang
    Patrecia Angraini Simatupang says:

    Lewat sepenggal perkataan yang kita ucapkan dengan cermat, Allah dapat memakai kita untuk mengubah hidup seseorang

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *