Lampu Natal

Senin, 5 Desember 2016

Lampu Natal

Baca: Yohanes 8:12-20

8:12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

8:13 Kata orang-orang Farisi kepada-Nya: “Engkau bersaksi tentang diri-Mu, kesaksian-Mu tidak benar.”

8:14 Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Biarpun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku itu benar, sebab Aku tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi. Tetapi kamu tidak tahu, dari mana Aku datang dan ke mana Aku pergi.

8:15 Kamu menghakimi menurut ukuran manusia, Aku tidak menghakimi seorangpun,

8:16 dan jikalau Aku menghakimi, maka penghakiman-Ku itu benar, sebab Aku tidak seorang diri, tetapi Aku bersama dengan Dia yang mengutus Aku.

8:17 Dan dalam kitab Tauratmu ada tertulis, bahwa kesaksian dua orang adalah sah;

8:18 Akulah yang bersaksi tentang diri-Ku sendiri, dan juga Bapa, yang mengutus Aku, bersaksi tentang Aku.”

8:19 Maka kata mereka kepada-Nya: “Di manakah Bapa-Mu?” Jawab Yesus: “Baik Aku, maupun Bapa-Ku tidak kamu kenal. Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku.”

8:20 Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah. Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.

Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup. —Yohanes 8:12

Lampu Natal

Setiap tahun selama beberapa minggu di masa Natal, Orchard Road, kawasan wisata utama di Singapura, berganti rupa menjadi tempat menakjubkan yang bergelimang cahaya dan warna. Penyalaan lampu yang terang benderang tersebut dimaksudkan untuk menarik para wisatawan agar mau membelanjakan uang mereka di berbagai pusat perbelanjaan di sepanjang Orchard Road selama masa yang disebut “bulan emas bisnis” itu. Para pembeli datang untuk menikmati kemeriahan suasana yang ada, mendengarkan paduan suara menyanyikan lagu-lagu Natal, dan menyaksikan pertunjukan yang menghibur.

Pada hari Natal yang pertama, terang yang ada tidak dihasilkan oleh kabel listrik, dekorasi yang kerlap-kerlip, atau lampu-lampu neon, melainkan oleh “kemuliaan Tuhan [yang] bersinar” (Luk. 2:9). Tidak ada wisatawan, yang ada hanya beberapa gembala sederhana yang melihat peristiwa itu ketika mereka di padang rumput. Dan terang itu kemudian diikuti dengan pujian tak terduga dari sejumlah besar malaikat yang bernyanyi, “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi” (ay.14).

Para gembala lalu pergi ke Betlehem untuk melihat apakah pesan yang disampaikan malaikat itu benar (ay.15). Setelah mereka menyaksikan sendiri hal itu, mereka tidak bisa berdiam diri dan menyimpan apa yang telah mereka dengar dan lihat. “Ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu” (ay.17).

Banyak di antara kita telah sering mendengar kisah Natal. Natal kali ini, marilah kita membagikan kepada orang lain kabar baik bahwa Yesus Kristus—Sang “terang dunia”—telah datang (Yoh. 8:12). —C. P. Hia

Tuhan, di Natal ini tolonglah aku untuk memantulkan terang kehadiran-Mu dan kebaikan-Mu kepada orang lain.

Kasih Allah yang telah dikaruniakan-Nya dalam hidup kita sanggup menerangi kegelapan yang terkelam sekalipun.

Bacaan Alkitab Setahun: Daniel 1-2; 1 Yohanes 4

Artikel Terkait:

5 Cara Menyia-nyiakan Momen Natal

Apa yang akan kamu lakukan agar momen Natal tahun ini tidak berlalu sia-sia?

Bagikan Konten Ini
22 replies
  1. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Yah Tuhan Yesus,kiranya melalui kuasa akan Roholkudusmu, dapatlah mengumpulkan kami sekeluarga untuk merayakan bersama akan hari kelahiranmu sebagai hari natal yang kudus ditahun 2016 ini, Amin

  2. Ricky Thomas Rinuga
    Ricky Thomas Rinuga says:

    Natal membawa terang kelahiran Tuhan Yesus . . . mari kita bersiap menyambutNya. . . Haleluya

  3. Efraim
    Efraim says:

    Ya Tuhan Yesus Kristus. saya akan terus bertumbuh iman di dalam-Mu, supaya terang itu terus saya ikuti.

  4. Bobbe
    Bobbe says:

    terkadang dr kesederhanaan itu.. kita lebih memahami makna natal sesungguhnya, dari pada menikmati hingar bingar..kemeriahan Natal yang ada malah lebih menilmati kesenangan.

  5. rosmida
    rosmida says:

    sekarang tiba kita memperingati hari lahirnya Juruh selamat kita yg dikaruniakannya kepada kita menerangi kehidupan kita dari kegelapan yg terkelam sekalipun mari bagikan kpd orang lain kabar baik bahwa Yesus Kristus Sang Terang dunia telah datang

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *