Di Tengah Ketidakpastian

Info

Oleh: Tri Nurdiyanso

di-tengah-ketidakpastian

Dua puluh empat jam selalu ada dalam sehari,
Begitu juga enam puluh detik dalam semenit.
Meski sedetikpun tak kurang dan tak lebih
Aku masih saja bimbang dalam gelisah diri

Tiap bertanya tentang waktu dan masa depan,
Sungguh aku bingung akan menjadi apa dan siapa.
Bukankah sedetik ke depan saja itu adalah ketidakpastian?
Bahkan dunia ini pun mengatakan ketidakpastian adalah kepastian.
Bukankah wajar bila aku ragu dan gelisah?
Bukankah lazim bila aku kuatir dan bimbang?

Pertanyaan demi pertanyaan itu seakan-akan membelaku
Tapi sesungguhnya mereka menjerumuskanku
menguburku perlahan-lahan ke dalam pesimisme hidup

Di manakah gerangan harapan ada?
harapan yang akan memberi kelegaan dari ketidakpastian ini
Di manakah gerangan harapan itu?
harapan yang akan membuat hidup penuh gairah
Aku meronta dan berteriak mencarinya dalam kegelisahanku,
hingga ku dengar sapa Tuhan yang datang ke dunia
mengurai rancangan akbar-Nya dalam tiap lembar suci
Ya, Sang Kekal datang membuktikan harapan itu ada,
Kepastian masa depan yang dijamin oleh tangan-Nya sendiri,
rancangan damai sejahtera bagiku dan bagimu
Karena Dialah Raja atas segenap ruang dan waktu.

 

Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu,
demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan,
untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Yeremia 29:11

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori 04 - April 2014: Di Tengah Ketidakpastian, Pena Kamu, Puisi, Tema 2014

2 Komentar Kamu

  • Wimdari Christy. ON

    our Jesus is the One and Only.

  • Yes, Yesus yg slalu membuat hidup kita tenang dan pasti…ketika yg lain mengecewakan hanya jesus sahabat yg setia, janjinya sll pasti bagi kita. Terpujilah namaNya!!

Bagikan Komentar Kamu!