Dalam Naungan Allah

Info

Selasa, 14 Juni 2011

Baca: Markus 2:23-28

Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat. —1 Yohanes 5:3

Setiap orangtua mengetahui perbedaan antara peraturan yang dibuat demi kebaikan sang orangtua dengan peraturan yang ditetapkan demi kebaikan sang anak. Peraturan dari Allah termasuk peraturan yang dibuat demi kebaikan anak-anak-Nya. Sebagai Pencipta umat manusia, Allah mengetahui bagaimana caranya supaya kehidupan bersama umat manusia dapat berjalan sebaik-baiknya.

Saya mulai melihat Sepuluh Perintah Allah sebagai perintah-perintah yang ditetapkan demi kebaikan kita. Yesus menekankan prinsip ini ketika Dia berkata, ”Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat” (Mrk. 2:27).

Alkitab merupakan kitab yang paling realistis. Alkitab mengasumsikan bahwa seseorang dapat tergoda untuk mengikuti hawa nafsunya atau untuk mengingini barang milik orang lain, untuk bekerja terlalu keras, untuk membalas dalam amarah ketika ada yang berbuat salah terhadapnya. Alkitab mengasumsikan bahwa manusia akan membawa kekacauan pada apa pun yang diperbuatnya. Setiap perintah dalam Sepuluh Perintah Allah memberikan perisai perlindungan terhadap kekacauan itu. Kita memiliki kebebasan untuk mengatakan tidak terhadap kecenderungan kita untuk berdosa. Dengan berkata tidak, kita akan menghindari kerusakan yang mungkin timbul.

Secara menyeluruh, Sepuluh Perintah Allah merajut kehidupan umat manusia di bumi ini menjadi suatu kesatuan yang lebih terstruktur dan bermakna. Sebagai manfaatnya, kita dapat menjalani hidup dalam suatu komunitas yang sehat dan damai dalam naungan Allah. —PDY

Siapa yang berpegang pada sabda Tuhan
Dan setia mematuhinya.
Hidupnya mulia dalam cah’ya baka
Bersekutu dengan Tuhannya. —Sammis
(Nyanyikanlah Kidung Baru, No. 116)

Sekiranya hidupku . . . berpegang pada ketetapan-Mu!
Maka aku tidak akan mendapat malu. —Mazmur 119:5-6

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

2 Komentar Kamu

  • Tetap berpegang pada firman-Nya, karena Dia lebih tahu apa yang terbaik untuk kita ^^

  • Forgive Lord for my sins.

    Doakan saya ya, yang sedang berjuang dengan revisi akhir skripsi saya. Terima kasih.

Bagikan Komentar Kamu!