Tubuh Kristus

Arti Sesungguhnya Mengasihi Seseorang

Arti Sesungguhnya Mengasihi Seseorang

#WSKSaTeFilipi: Beberapa waktu lalu, seorang temanku mengirimiku beberapa chat yang panjang, ia sedang merasa frustrasi. Aku tidak nyaman dengan konflik—terutama ketika kondisinya tidak melibatkanku. Maka meskipun aku tahu aku harus menolong temanku itu, aku tidak tahu bagaimana caranya.

Bukan Persekutuan Biasa

Bukan Persekutuan Biasa

#WSKSaTeFilipi: Apa yang muncul di pikiranmu ketika kamu mendengar kata “persekutuan”? Seringkali kita membayangkannya sebagai sekadar acara “kumpul-kumpul”, bermain bersama di komunitas pemuda, atau berbincang-bincang tentang topik-topik yang santai.

5 Hal yang Bertumbuh Ketika Aku Memberi Diri Melayani

5 Hal yang Bertumbuh Ketika Aku Memberi Diri Melayani

Oleh Abyasat Tandirura, Toraja.

Aku pernah merasa tidak layak untuk melayani Tuhan karena dosa-dosaku. Namun, aku bersyukur karena Yesus telah mati untuk menebus dosa-dosaku dan bangkit untuk memberiku jaminan akan hidup kekal. Ketika segala dosaku telah diampuni-Nya, aku rindu untuk memberikan yang terbaik sebagai ungkapan syukurku.

Menghidupi Kepemimpinan dalam “Tubuh Kristus”

Menghidupi Kepemimpinan dalam “Tubuh Kristus”

Oleh Ari Setiawan, Yogyakarta.

Buat kita yang mungkin pernah melihat atau mengikuti akun satire seperti @gerejapalsu @pastorinstyle atau @jemaat_gerejapalsu, kita akan merasa geregetan dengan pembahasan para mimin tentang para pastor atau pendeta masa kini.

Memandang Salib Yesus, Aku Belajar Mengampuni

Memandang Salib Yesus, Aku Belajar Mengampuni

Oleh Veronica*, Jakarta.

Dalam kehidupan orang percaya, tiap kita punya pergumulan yang berbeda-beda. Ada yang bergumul dengan dosa seksual, masalah keluarga, keuangan, dan lain-lain. Aku sendiri bergumul dengan proses memaafkan, yang awalnya begitu sulit kulakukan, tetapi puji Tuhan aku dimampukan-Nya untuk melakukannya.

Ketika Konflik Terjadi di Gerejaku

Ketika Konflik Terjadi di Gerejaku

Oleh Yunus Kurniawan, Jakarta.

“Aku sih sudah tidak respek lagi dengan dia,” sahut seorang rekanku di gereja. Saat itu aku menyebut nama seorang rekan pelayanan lainnya. Namun, rupanya hubungan mereka sedang tidak baik. Rekanku menganggap bahwa orang yang namanya kusebut itu adalah seorang yang egois.

Ketika Jumlah Jemaat di Gerejaku Menyusut

Ketika Jumlah Jemaat di Gerejaku Menyusut

Oleh Agustinus Ryanto*, Bandung.

Aku berjemaat di sebuah gereja yang jumlah jemaat aktifnya sekitar 300 orang. Selama bertahun-tahun, aku menikmati indahnya persekutuan yang terjalin antara para jemaat. Rasanya tidak ada sekat yang menjadi pemisah antar golongan di gereja.

Persahabatan yang Tidak Terduga

Persahabatan yang Tidak Terduga

Penulis: Christine E

Kupikir, gadis itu bisa menjadi teman baikku karena kami punya banyak kesamaan. Entah bagaimana, kami berdua justru tidak pernah bisa “nyambung”. Hingga hari ini, kami tetap bertegur sapa setiap hari Minggu pagi, tetapi tidak lebih dari itu.

Perisai Baru

Perisai Baru

Oleh: Tini Telnoni

ku langkahkan kaki ini
tegap bersama perisai keangkuhan

tak peduli yang terlibas di sana sini
aku terus melangkah

 Page 1 of 2  1  2 »