Sukses

Sulit Membuat Keputusan? Libatkanlah Tuhan dalam Hidupmu

Sulit Membuat Keputusan? Libatkanlah Tuhan dalam Hidupmu

Oleh Airell Ivana, Bandung.

Kelas 3 SMA—momen di mana keputusan tentang masa depan harus dibuat.

Aku bingung. Di jenjang ini, semua siswa harus menentukan, antara melanjutkan studi ke perguruan tinggi atau langsung bekerja.

Gagal Naik Podium Tidak Menghentikan Rencana Tuhan dalam Hidupku

Gagal Naik Podium Tidak Menghentikan Rencana Tuhan dalam Hidupku

Oleh Janessa Moreno, Tangerang.

Aku adalah seorang atlet bulutangkis. Namaku terdaftar sebagai penerima beasiswa di salah satu klub ternama di Indonesia, pencetak para juara dunia. Namun, aku bukanlah atlet yang banyak menorehkan prestasi. Aku bisa berada di tempat ini semata-mata karena kemurahan Tuhan.

Belajar dari Kesuksesan Teman-Temanku

Belajar dari Kesuksesan Teman-Temanku

Penulis: Lily Lin, China

Beberapa temanku punya otak yang brilian. Mereka terus mengukir prestasi yang bikin iri semua orang, baik saat bersekolah maupun saat mereka sudah bekerja. Ada banyak hal yang kupelajari dari mereka.

4 Hal yang Kupelajari dari Kesuksesan Paulus

4 Hal yang Kupelajari dari Kesuksesan Paulus

Penulis: Radius S.K. Siburian

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman” (2Tim. 4:7). Beberapa kali aku membaca ayat ini dikutip dalam obituarium (berita kematian) yang dimuat di sebuah harian lokal.

Mengapa Kita Haus dan Berjuang Keras Menggapai Kesuksesan?

Mengapa Kita Haus dan Berjuang Keras Menggapai Kesuksesan?

Penulis: Lim Al, Singapore

Benarkah ketika kita memiliki seseorang yang berarti, menjabat sebagai direktur sebuah perusahaan besar, dan meraup penghasilan ratusan juta rupiah di usia 30 tahun, kita kemudian akan merasa aman, puas, dan hidup penuh arti?

Sharing: Dalam Hal Apa Kamu Ingin Sukses?

Sharing: Dalam Hal Apa Kamu Ingin Sukses?

Sukses Dengan Menyedihkan

Sukses Dengan Menyedihkan

SANTAPAN ROHANI
Jumat, 28 Juni 2013

Baca: Lukas 9:18-27

Dalam apa pun yang dilakukan manusia tanpa melibatkan Allah, ia pasti gagal dengan menyedihkan—atau meraih sukses dengan lebih menyedihkan,” tulis George MacDonald (1824-1905), seorang penyair, penulis novel, dan pendeta asal Skotlandia.