Santi Jaya Hutabarat

Cerpen: Bekerja Sama dalam Perbedaan

Cerpen: Bekerja Sama dalam Perbedaan

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan

Di hari-hari pengujung semester ini, aku sedikit lebih sibuk dari biasanya. Pembelajaran dan ujian sudah selesai, aku tinggal menyelesaikan penilaian dan hal-hal yang perlu untuk pembagian rapor peserta didik di minggu mendatang.

Cerpen: Memaafkan Papa Mengikuti Teladan Bapa

Cerpen: Memaafkan Papa Mengikuti Teladan Bapa

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan

Aku menghela napas panjang mendengar keputusan mama. Permintaannya kali ini sungguh di luar dugaanku.

“Kak, kamu harus menemui papamu dulu, baru kamu bisa pergi sama Daniel!” tegas mama.

“Mama, please! I just need you and I am happy,” pintaku sedikit memelas.

Cerpen: Setoples Nastar di Pergantian Tahun

Cerpen: Setoples Nastar di Pergantian Tahun

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan

Wangi lelehan mentega bercampur sirup gula dan serbuk vanilla memenuhi udara saat jemari Chesa sibuk menguleni adonan. Jika kemarin ia sibuk membuat nastar pesanan pelanggan, petang ini ia akan membuat setoples nastar untuknya dan kedua adiknya di malam nanti.

Mematahkan Mitos ‘Dosen Killer’ Ala Mahasiswa

Mematahkan Mitos ‘Dosen Killer’ Ala Mahasiswa

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan.

Kami menerima surat penetapan dosen yang menjadi pembimbing skripsi kami di bulan Maret dua tahun lalu. Membaca dua nama yang tertera, semangatku yang telah terkumpul menciut begitu saja. Isu yang beredar dari mahasiswa-mahasiswa lain, dua dosen pembimbing ini sulit ditemui, mereka pun ‘perfeksionis’. Kesulitan-kesulitan itu menjadi momok tersendiri bagiku.

Kemenangan Melintasi Jalur Sunyi

Kemenangan Melintasi Jalur Sunyi

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan.

Perbedaan bukan hal yang baru di kehidupan kita. Kita sering menyaksikan harmoni keindahan dari perbedaan. Dalam beberapa hal, pandangan atas pilihan berbeda yang kita buat sering disalahartikan. Kita dianggap aneh, melawan arus. Karena tidak seperti pilihan orang-orang pada umumnya, kita harus melintasi jalur sunyi. Dianggap sok suci, ketika tidak memberi contekan. Direndahkan tatkala gagal seleksi sekolah favorit atau kampus bergengsi. Dinilai salah, saat pacaran beda suku.

Mengatasi Burnout di Tempat Kerja

Mengatasi Burnout di Tempat Kerja

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan.

Aku kembali melihat arloji di lengan kiriku, untuk kesekian kalinya dalam 30 menit. Aku tidak sabar menunggu jarumnya menunjuk angka 4 pertanda waktu mengajarku selesai. Memasuki tahun terakhir di kampus, sembari mengerjakan skripsi aku menerima tawaran mengajar persiapan Ujian Nasional bagi anak SMA di salah satu daerah di Sumatera Utara.

Bosan Tidak Selalu Jadi Pertanda untuk Berhenti

Bosan Tidak Selalu Jadi Pertanda untuk Berhenti

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan.

“If you are tired, learn to rest, not quit.”

Pesan di atas kuterima di bulan keenam tahun 2018 dari seorang teman dekat yang mengetahui keputusanku untuk mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi pelayanan intern-kampus.

Kehendak-Nya Tidak Selalu Tentang Mauku

Kehendak-Nya Tidak Selalu Tentang Mauku

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan.

Doakan aku ya biar wisuda tahun ini,” begitu isi chat dari teman seangkatanku di kampus beberapa hari yang lalu. Dia adalah satu dari beberapa temanku yang belum berhasil menyelesaikan perkuliahannya walau tahun 2020 ini merupakan tahun keenam bagi angkatan kami.

Memang Lidah Tak Bertulang, Tapi Firman-Nya Ada di Lidahku

Memang Lidah Tak Bertulang, Tapi Firman-Nya Ada di Lidahku

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan.

Banyak cara bisa kita lakukan untuk menikmati quality time bersama orang-orang terkasih: jalan-jalan ke tempat wisata, bertemu sanak keluarga untuk melepas rindu, atau menikmati makan malam bersama. Namun, apa pun dan di mana pun acara quality time itu berlangsung, ada satu aktivitas yang pasti kita lakukan, yaitu berbicara.

 Page 1 of 2  1  2 »