Sakit

Dia yang Kukasihi, Dia yang Berpulang Lebih Dulu

Dia yang Kukasihi, Dia yang Berpulang Lebih Dulu

Oleh Nia Andrei, Sampit.

Kawanku terkasih, tulisan ini adalah cerita singkat dari perjalanan pernikahanku dan suamiku.

Sekitar sebulan lebih setelah pernikahan kami, barulah diketahui bahwa suamiku menderita Leukimia atau kanker darah. Selama beberapa bulan setelahnya, suamiku harus kontrol bolak-balik ke rumah sakit dan transfusi darah.

Dinyatakan Positif COVID-19: Sepenggal Ceritaku Menjalani Isolasi Bersama Tuhan

Dinyatakan Positif COVID-19: Sepenggal Ceritaku Menjalani Isolasi Bersama Tuhan

Oleh Dian Mangedong, Makassar.

“Hasil tes swab pegawai sudah keluar, dan kamu hasilnya positif…” Aku NA, salah satu anggota tim perawatan isolasi Covid di rumah sakit swasta. Mendengar kabar itu dari balik telepon, seketika duniaku runtuh.

Cerpen: Mamaku Terkena Stroke Tiba-tiba

Cerpen: Mamaku Terkena Stroke Tiba-tiba

Oleh Eka Arapenta Ginting, Medan.

Pagi hari itu, Jumat, 8 Agustus 2014, aku terbangun dari tempat tidurku. Aku terkejut melihat mamaku tergeletak di ambal dan sedang diurut oleh ahli urut. Di samping mamaku, ada papa dan kakak.

3 Hal yang Bisa Kita Lakukan Kala Menghadapi Penderitaan

3 Hal yang Bisa Kita Lakukan Kala Menghadapi Penderitaan

Oleh Dwi Maria Handayani, Bandung.

Dunia saat ini sedang menderita. Kita tidak hanya diperhadapkan dengan bahaya pandemi, tetapi juga kelaparan, kemiskinan, dan kematian. Dalam situasi seperti ini, aku pun bertanya-tanya. Apa yang sedang terjadi? Apa maksud Tuhan? Lalu aku teringat akan nabi Habakuk, yang pada saat itu hidup dalam situasi yang sulit. Apa yang harus kita lakukan sekarang?

Ketika Aku Divonis Sakit Oleh Pikiranku Sendiri

Ketika Aku Divonis Sakit Oleh Pikiranku Sendiri

Oleh Mary Anita, Surabaya.

Hari-hari ini media mana saja membahas COVID-19 tanpa henti, bak seorang artis yang viral mendunia. Setiap hari aku membaca berita, mencari tahu update terkini. Namun, lama-lama kebiasaan ini rupanya melemahkan iman percayaku.

Virus Corona: Takut itu Manusiawi, Tapi Jangan Biarkan Kepanikan Menguasai

Virus Corona: Takut itu Manusiawi, Tapi Jangan Biarkan Kepanikan Menguasai

Oleh Daniel Ryan Day, Amerika Serikat.

Sebulan terakhir aku merasa biasa-biasa saja. Aku malah membuat beberapa lelucon dan video pendek mengolok-olok orang-orang yang takut dengan virus corona. Tapi, sekarang pertandingan olahraga ditunda, presiden berpidato mendadak dan serius, rumor-rumor beredar kalau perusahaanku akan tutup sementara, penerbangan-penerbangan akan dibatalkan, kampus-kampus mulai kuliah online, dan larangan bepergian ke banyak negara diberlakukan.

Apakah Sakit Kankerku Merupakan Bagian dari Rencana Tuhan?

Apakah Sakit Kankerku Merupakan Bagian dari Rencana Tuhan?

Oleh Debra Hunt, Selandia Baru.

Satu kalimat yang tak pernah ingin kudengar: “Kamu terkena kanker.”

Usiaku 31 tahun ketika aku menerima diagnosis mengejutkan itu. Aku dan suamiku dikaruniai tiga orang anak yang masih kecil dan aku bekerja sebagai pendeta bagi anak-anak di gerejaku.

Virus Wuhan: Tinggal di “Kota Hantu” dan Diliputi Ketakutan

Virus Wuhan: Tinggal di “Kota Hantu” dan Diliputi Ketakutan

Oleh Kim Cheung, Tiongkok.

Waktu terasa berjalan amat lambat belakangan ini.

Tulisan ini kutulis dari provinsi Jiangsu, tempat tinggalku. Ini adalah hari ketiga perayaan Tahun Baru Imlek (27 Januari 2020)—waktu di mana kami seharusnya sibuk mengunjungi sanak famili dan teman-teman. Namun kenyataannya, kami hanya terduduk di rumah sambil terus memantau keadaan terkini dari media sosial tentang penyebaran virus Corona.

Jadilah Tuhan, Kehendak-Mu

Jadilah Tuhan, Kehendak-Mu

Oleh Tetti Manullang, Bekasi.

Aku seorang mahasiswa S2 jurusan Science Accounting di Yogyakarta. Iklim belajar di kampus ini jauh berbeda dengan kampus S1-ku di Jakarta, sehingga tahun pertama studi master menjadi masa tersulit dalam hidupku.

 Page 1 of 3  1  2  3 »