Sakit Hati

Menghadapi Konflik dengan Cara yang Sehat

Menghadapi Konflik dengan Cara yang Sehat

Bayangkan hidup tanpa adanya konflik, perbedaan pendapat, dan rasa sakit. Atau bayangkanlah jika salah satunya muncul, kita dapat menghapuskannya dan sepakat untuk tidak sepakat. Betapa bahagia dan menyenangkannya hidup kita!

Sayangnya, karena kita semua adalah makhluk berdosa dan hidup dalam dunia yang kelam, konflik pasti akan kita alami dalam kehidupan sehari-hari.

Berdamai dengan Diri Sendiri

Berdamai dengan Diri Sendiri

Pernahkah kamu menolak dirimu sendiri?

Mungkin ketika nilai-nilaimu tak memenuhi keingan orang tuamu? Karena teman-temanmu mengejek dan menertawakanmu? Atau, karena kondisi keluargamu tak sebaik keluarga orang lain? Dunia ini mengajari kita untuk selalu merasa tidak puas. Ibarat secarik kertas putih, kita dinodai oleh pandangan-pandangan buruk yang berkembang di sekeliling kita. Tanpa kita sadari, kita pun menolak diri kita.

Luka Karena Patah Hati Adalah Sebuah Perjalanan yang Mendewasakanku

Luka Karena Patah Hati Adalah Sebuah Perjalanan yang Mendewasakanku

Oleh Senja*, Medan.

Setelah lahir baru aku merasa mudah untuk mengampuni orang lain. Selalu kukatakan pada diriku sendiri bahwa pengampunan yang Tuhan berikan memampukanku untuk mengampuni orang lain. Namun, sepertinya itu hanya teori yang memenuhi kepalaku saja, tidak hatiku.