sahabat

Aku Lupa, Yesus Juga Kawanku

Aku Lupa, Yesus Juga Kawanku

Oleh Caleb Daniel

Tumbuh besar di gereja, aku sering mendengar Yesus disebut sebagai “kawan sejati”. Di sekolah Minggu, Yesus ditunjukkan sebagai seorang sahabat terbaik yang bisa kumiliki. Aku juga berulang-ulang kali mendengar bahwa Dia mengasihiku, Dia memberikan hidup-Nya buatku, dan seharusnya aku pun membagikan kasih-Nya kepada orang lain.

Menjadi Sahabat Bagi Semua Orang

Menjadi Sahabat Bagi Semua Orang

Oleh Still Ricardo Peea, Tangerang.

Natal sudah berlalu, namun beberapa waktu belakangan, tema Natal “Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang” terus terngiang-ngiang di benakku. Tema itu terdengar baik, tapi sekaligus juga seperti utopis bagiku.

Apakah Kamu Takut Membagikan Injil?

Apakah Kamu Takut Membagikan Injil?

#WSKSaTeFilipi: Seberapa besarkah rasa peduli kita terhadap kesempatan orang-orang mendengar Injil?

Aku mengingat kesempatan yang kudapat baru-baru ini untuk memberitahu seorang temanku tentang Yesus Kristus. John telah membagikan pergumulannya padaku tentang keluarganya dan perjuangannya melawan depresi.

Setelah Jarrid Wilson Bunuh Diri: Ke Mana Kita Melangkah Selanjutnya?

Setelah Jarrid Wilson Bunuh Diri: Ke Mana Kita Melangkah Selanjutnya?

Oleh Josiah Kennealy

Beberapa tahun lalu, aku dan Jarrid Wilson diundang ke acara yang sama dan setelah acara itu usai, kami jadi berteman. Kami mengobrol lewat chat dan saling mendukung satu sama lain. Karena kami sama-sama melayani sebagai pendeta, kami punya banyak kesamaan. Setiap interaksi dengannya selalu membangkitkan semangat.

Andrew Hui: Usiaku 32 Tahun dan Aku Menanti Ajalku

Andrew Hui: Usiaku 32 Tahun dan Aku Menanti Ajalku

Ditulis oleh Janice, Singapura.

Di usia 32 tahun, Andrew hanya memiliki waktu dua hingga tiga bulan untuk hidup.

Pengobatan dengan cara radiasi telah dihentikan sebulan yang lalu setelah dianggap tak lagi efektif untuk mengendalikan penyebaran sel kanker dalam tubuhnya.

Menegur dengan Maksud Baik

Menegur dengan Maksud Baik

Oleh Yuki Deli Azzolla Malau, Jakarta.

Sewaktu menjadi pengurus di bagian acara persekutuan kampus kami di Pekanbaru, Johan rekan sepelayananku di bidang acara menunjuk Dewi* untuk menjadi singer dalam Kebaktian Awal Tahun Akademik (KATA). Dewi adalah adik tingkat kami yang telah mengikuti pembinaan. Kami menilai Dewi punya relasi yang baik dengan Tuhan.

Meneladani Sang Konselor Sejati

Meneladani Sang Konselor Sejati

Oleh Novita Sari Hutasoit, Tangerang.

Lebih cantik, lebih pintar, lebih kaya—bagiku, itulah yang disebut sebagai kelebihan. Namun, bagi orang lain, aku memiliki kelebihan yang berbeda dari apa yang kupahami sebagai kelebihan.

Tetap Mengasihi Sahabat, Meskipun Dia Berlaku Buruk Padaku

Tetap Mengasihi Sahabat, Meskipun Dia Berlaku Buruk Padaku

Oleh Maxentia Septrierly, Semarang.

Sewaktu SMA dulu aku berteman dekat dengan seorang laki-laki, sebut saja namanya Marvin. Banyak kegiatan yang kami lakukan bersama, mulai dari ekstrakurikuler sampai persekutuan bersama.

Kepada Temanku yang Berpikir untuk Menyerah

Kepada Temanku yang Berpikir untuk Menyerah

Oleh Rebecca Lim.

Temanku,

Aku terkejut dan tak menyangka ketika kamu berkata bahwa kamu ingin “menyerah”.

 Page 1 of 3  1  2  3 »