Persekutuan

Menegur dengan Maksud Baik

Menegur dengan Maksud Baik

Oleh Yuki Deli Azzolla Malau, Jakarta.

Sewaktu menjadi pengurus di bagian acara persekutuan kampus kami di Pekanbaru, Johan rekan sepelayananku di bidang acara menunjuk Dewi* untuk menjadi singer dalam Kebaktian Awal Tahun Akademik (KATA). Dewi adalah adik tingkat kami yang telah mengikuti pembinaan. Kami menilai Dewi punya relasi yang baik dengan Tuhan.

Terlalu Fokus Pelayanan Membuatku Lupa Siapa yang Kulayani

Terlalu Fokus Pelayanan Membuatku Lupa Siapa yang Kulayani

Oleh Diana Mangendong, Makassar.

Mengisi masa muda dengan aktif pelayanan terasa melegakan, bukan? Saat generasi milenial sedang sibuk-sibuknya mendongkrak popularitas lewat media sosial, saat dunia sedang ramai berselisih paham antarlingkup perbedaan dan persaingan kekuasaan, kita justru telah dipanggil dan dipilih menjadi kawan sekerja Allah.

Ketika Aku Bertobat dari Membicarakan Orang Lain di Belakangnya

Ketika Aku Bertobat dari Membicarakan Orang Lain di Belakangnya

Oleh Agnes Lee.

Setiap Rabu, aku bertemu dengan pemimpin kelompokku dan rekan kerjaku, sebut saja namanya Abigail untuk persekutuan sambil makan siang bersama. Walaupun kami cuma bertiga, kami percaya apa yang Yesus katakan dalam Matius 18:20, “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

Bagaimana Aku Bisa Melayani dengan Sikap Hati yang Benar?

Bagaimana Aku Bisa Melayani dengan Sikap Hati yang Benar?

Oleh Constance Goh, Singapura.

Pada suatu waktu, aku pernah melayani di tujuh pelayanan dan menghadiri lima rapat gereja dalam satu akhir pekan. Aku tidak sedang berusaha menunjukkanmu betapa sucinya aku. Justru, aku sedang memberitahumu betapa konyolnya aku.

Menjadi Pemimpin di Kelompok Kecil, Cara Tuhan Mengubahkan Hidupku

Menjadi Pemimpin di Kelompok Kecil, Cara Tuhan Mengubahkan Hidupku

Oleh Yuki Deli Azzolla Malau, Jakarta.

Sewaktu duduk di bangku kuliah di kota Pekanbaru, aku mengikuti pembinaan dalam sebuah kelompok kecil yang diselenggarakan oleh Komunikasi Mahasiswa Kristen (KMK) di kampusku. Awalnya aku tidak pernah terpikir untuk ikut kegiatan ini. Keadaan ekonomi keluargaku yang sedang sulit membuatku ingin segera lulus dan mendapat nilai terbaik.

Yang Aku Pelajari Ketika Retret Kampusku Dibatalkan di Hari H

Yang Aku Pelajari Ketika Retret Kampusku Dibatalkan di Hari H

Oleh Lidya Corry Tampubolon., Jakarta

“Kakak dan abang, mohon doanya karena retret kita terancam dibatalkan oleh dekanat karena tidak dapat izin kegiatan rektorat.”

Demikian pesan di grup WhatsApp penilik (pemerhati) Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) di kampusku.

Haruskah Aku Pindah Gereja?

Haruskah Aku Pindah Gereja?

Oleh Louise Angelita Kemur, Jakarta

Beberapa tahun yang lalu aku mengalami pergumulan tentang di gereja mana seharusnya aku bertumbuh dan melayani.

Aku memiliki tiga orang sahabat dekat sejak SMP. Bersama mereka kami membahas banyak hal, termasuk hal-hal rohani dan juga saling menguatkan di dalam doa. Persahabatan kami pun turut membentuk diriku dan juga memampukanku untuk memahami arti lahir baru.

Aku Tidak Puas dengan Gerejaku, Haruskah Aku Bertahan?

Aku Tidak Puas dengan Gerejaku, Haruskah Aku Bertahan?

Oleh Dorothy Norberg, Amerika Serikat

Aku berjemaat di sebuah gereja kecil yang dulu begitu aku sukai. Tapi sekarang, setelah 5 tahun dan begitu banyak perubahan yang tak diduga sebelumnya, jumlah jemaat kami semakin berkurang. Tak ada lagi jemaat lain yang seusiaku saat ini, dan aku tidak lagi merasa nyaman berjemaat di gereja itu.

Mengikuti Sang Tuan

Mengikuti Sang Tuan

SANTAPAN ROHANI
Selasa, 19 Agustus 2014

Baca: Bilangan 9:15-23

Pada sebuah pertunjukan anjing di dekat rumah saya, saya menyaksikan penampilan seekor anjing jenis corgi Cardigan Welsh bernama Trevor.

 Page 1 of 2  1  2 »