Percaya

Momen Natal yang Membuatku Mengenang Perjumpaan Pertamaku dengan Kristus

Momen Natal yang Membuatku Mengenang Perjumpaan Pertamaku dengan Kristus

Oleh Putra, Jakarta

Memasuki bulan Desember, memoriku mengingat kembali kenangan yang terjadi bertahun-tahun lalu. Waktu itu aku masih duduk di bangku SD dan salah satu hal yang paling kusukai tentang Natal adalah hari liburnya.

Di Tengah Kekhawatiranku, Tuhan Memberikan Kedamaian

Di Tengah Kekhawatiranku, Tuhan Memberikan Kedamaian

Oleh Calvin Woo, Malaysia.

Apa yang harus kulakukan setelah lulus kuliah nanti? Pekerjaan apa yang harus aku lamar? Haruskah aku memulai usahaku sendiri? Haruskah aku melanjutkan studiku? Apakah sekarang waktu yang tepat untuk berpacaran?

Pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pertanyaan biasa yang kita semua pasti pernah pertanyakan di suatu fase dalam hidup kita.

Tuhan Yesus Menyelamatkanku dengan Cara-Nya yang Tak Terduga

Tuhan Yesus Menyelamatkanku dengan Cara-Nya yang Tak Terduga

Oleh Aisha*, Jakarta.

Aku bukanlah orang Kristen sejak lahir. Orang tua dan keluarga besarku pun tidak ada yang percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Keluargaku melarangku berteman dengan orang yang tidak seiman dengan kami. Sampai aku duduk di kelas 2 SMP, aku tidak pernah tahu Yesus itu siapa.

Nenekku dan Seorang Perempuan Nepal

Nenekku dan Seorang Perempuan Nepal

Oleh Eugene Seah, Singapura.

Ketika kami duduk mengelilingi api unggun untuk menghangatkan diri dari dinginnya udara pagi di Nepal, temanku yang adalah seorang Nepal membagikan kabar Injil kepada seorang perempuan yang menyiapkan sarapan kami.

Perempuan itu menjawab, “Kalau dengan percaya kepada Tuhanmu aku bisa tidak bekerja, aku akan percaya!”

2 Hal yang Menolongku untuk Mempercayai Allah Sepenuhnya

2 Hal yang Menolongku untuk Mempercayai Allah Sepenuhnya

Oleh Jesse Schmidt, Kanada.

“Percayalah kepada Tuhan.” Kamu mungkin sudah sering mendengar kalimat ini berkali-kali, terutama saat kamu sedang menghadapi tantangan, merasa ragu, ataupun dihadapkan pada situasi-situasi yang sulit dalam hidup. Tapi, meski mudah diucapkan, percaya sepenuhnya kepada Tuhan itu seringkali terasa sulit untuk dilakukan. Bukankah begitu?

Hari di mana Aku Tidak Lagi Bisa Menolak Yesus

Hari di mana Aku Tidak Lagi Bisa Menolak Yesus

Oleh Jefferson, Singapura.

“Apakah kamu ingin mengetahui Kebenaran?” tanya guru pelajaran agama Kristen kepadaku dan seorang teman. Waktu itu sedang jam istirahat siang dan kami sedang berada di ruang guru untuk suatu alasan yang tidak bisa kuingat.

Wallpaper: Amsal 3:5

Wallpaper: Amsal 3:5

“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.” (Amsal 3:5)

Lock Screen: Amsal 3:5

Lock Screen: Amsal 3:5

Yuk download dan gunakan lock screen ini di ponselmu!

SinemaKaMu: Silence—Siapkah Kamu Memikul Salib?

SinemaKaMu: Silence—Siapkah Kamu Memikul Salib?

Oleh Denissa Krisfetson, Jakarta

Apa yang akan kita lakukan jika kita dihadapkan pada keadaan yang menguji iman kita? Untuk menjawab pertanyaan ini, aku ingin mengajakmu untuk berefleksi sejenak dari sebuah film berjudul “Silence” yang bercerita tentang dilema yang harus dihadapi oleh orang-orang Kristen di Jepang beberapa abad lalu.

 Page 1 of 5  1  2  3  4  5 »