Pekerjaan

Meruntuhkan Rasa Egois untuk Menjadi Seorang Pemimpin

Meruntuhkan Rasa Egois untuk Menjadi Seorang Pemimpin

Oleh Irene, Surakarta.

Memimpin. Satu kata yang sederhana namun sulit dilakukan. Banyak orang ingin menjadi pemimpin dan punya otoritas. Namun, tak semua paham bahwa arti memimpin yang sesungguhnya adalah melayani.

Mengupas Mitos Work-Life Balance: Di Manakah Tempat Pekerjaan dalam Kehidupan?

Mengupas Mitos Work-Life Balance: Di Manakah Tempat Pekerjaan dalam Kehidupan?

Oleh Jefferson, Singapura.

Tidak terasa kita sudah memasuki paruh kedua tahun 2020. Terhitung bulan ini, oleh karena pandemi COVID-19, aku sudah menghabiskan lebih banyak waktu bekerja dari rumah (~4 bulan) daripada di kantor (3 bulan) tahun ini. Walaupun aku nyaman-nyaman saja dengan pengaturan kerja yang baru, aku merasa jauh lebih sibuk dibandingkan dengan sebelum bekerja dari rumah.

Mengatasi Burnout di Tempat Kerja

Mengatasi Burnout di Tempat Kerja

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan.

Aku kembali melihat arloji di lengan kiriku, untuk kesekian kalinya dalam 30 menit. Aku tidak sabar menunggu jarumnya menunjuk angka 4 pertanda waktu mengajarku selesai. Memasuki tahun terakhir di kampus, sembari mengerjakan skripsi aku menerima tawaran mengajar persiapan Ujian Nasional bagi anak SMA di salah satu daerah di Sumatera Utara.

Kemarin Aku Gagal, Hari Ini Aku Memilih Mengucap Syukur

Kemarin Aku Gagal, Hari Ini Aku Memilih Mengucap Syukur

Oleh Novita Melianti Manurung, Bangka Belitung.

Sore itu aku duduk di teras rumah sambil memandang air hujan yang membasahi tanah dan hampir menggenangi seluruh halaman rumah. Aku suka dengan hujan, tetesan airnya mengingatkanku akan Tuhan—sang pencipta hujan itu sendiri—serta bagaimana berkat-Nya melimpah bagiku.

Aku Meninggalkan Pekerjaanku, Tetapi Tuhan Merancangkan Sesuatu yang Indah Bagiku

Aku Meninggalkan Pekerjaanku, Tetapi Tuhan Merancangkan Sesuatu yang Indah Bagiku

Oleh Abyasat Tandirura, Toraja.

Kehidupan ini selalu diperhadapkan pada beragam pilihan. Memilih di antara beberapa pilihan kadang membuat kita bingung. Tak jarang pula, kita menyesali pilihan yang telah kita putuskan.

Ketika Tuhan Seakan Mempermainkan Hidupku

Ketika Tuhan Seakan Mempermainkan Hidupku

Oleh Metty Kristine, Palu.

Setiap orang tentulah mempunyai cita-cita, begitu pun denganku. Saat lulus kuliah, itulah momen yang paling aku tunggu. Sejak SMA, aku begitu menginginkan bekerja sebagai CS di sebuah bank. Bagiku, menjadi CS di bank itu mempunyai kebanggan tersendiri. Gaji yang besar, seragam yang bagus, kantor yang luas, teman-teman, dan relasi yang banyak adalah alasan yang ada di benakku saat itu untuk bekerja di bank.

Berkat di Balik Pilihan yang Tampaknya Salah

Berkat di Balik Pilihan yang Tampaknya Salah

Oleh Vina Agustina Gultom, Taiwan.

Diperhadapkan dengan dua pilihan biasanya jadi momen yang memusingkan, namun bisa juga menyenangkan. Memusingkan karena mau tidak mau harus pilih salah satu, tapi satu sisi bisa jadi menyenangkan karena kita masih punya pilihan. Contoh, pilih beasiswa A atau B? Pergi ke Raja Ampat atau Perth? Abang ini atau si mas itu?

Bekerja Layaknya Seorang Atlet

Bekerja Layaknya Seorang Atlet

Oleh Dian, Surabaya.

Aku bekerja sebagai guru. Di bulan April 2019, aku mendapatkan keputusan dari atasanku bahwa kontrak kerjaku tidak dilanjutkan lagi. Berita yang membuatku hopeless dan cukup gelisah.

Mengasihi Tuhan dengan Melakukan yang Terbaik dalam Pekerjaanku

Mengasihi Tuhan dengan Melakukan yang Terbaik dalam Pekerjaanku

Oleh Novita Sari Hutasoit, Tangerang.

Setiap orang tentu menginginkan kehidupan yang berdampak bagi banyak orang. Tapi, pertanyaan yang muncul di benakku adalah: “apakah yang aku kerjakan sudah memberi dampak ya?”

 Page 1 of 5  1  2  3  4  5 »