Olyvia Hulda

Teguran: Tidak Semanis Pujian, Tapi Kita Butuhkan

Teguran: Tidak Semanis Pujian, Tapi Kita Butuhkan

Oleh Olyvia Hulda S, Sidoarjo

Ditegur, kita semua pernah mengalaminya. Ketika ditegur, kita mungkin merasa kaget, malu, sedih, menyesal, atau bahkan marah. Bila tegurannya disampaikan dengan sopan dan pengertian, mungkin kita merasa dikasihi. Namun, bila teguran yang dilayangkan ditambah dengan intonasi tinggi dan kata-kata pedas, bukan tidak mungkin akan muncul rasa tersinggung dan sakit hati yang berkepanjangan.

3 Hal yang Kupelajari Ketika Aku Mengalami Frustasi Spiritual

3 Hal yang Kupelajari Ketika Aku Mengalami Frustasi Spiritual

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

Ketika kali pertama kamu mengenal Tuhan Yesus, masih ingatkah kamu bagaimana perasaanmu? Mungkin kamu merasa senang, rasa selalu ingin dekat dengan Tuhan, serta kerinduan untuk menghidupi pertobatanmu sangat kuat. Rasa-rasanya kita ingin selalu berbuat baik dan hidup berkenan pada-Nya.

Mendoakan Rencanaku Bukan Berarti Tuhan Pasti Memuluskan Jalanku

Mendoakan Rencanaku Bukan Berarti Tuhan Pasti Memuluskan Jalanku

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

Kita terbiasa mendoakan perencanaan kita. Dalam doa, kita berharap pertolongan Tuhan atas rencana itu. Lalu, mungkin kita berpikir, jika rencana itu sudah kita doakan, tentunya Tuhan akan membuat semuanya lancar dan sukses.

Aku juga pernah berpikiran begitu. Saat aku mendoakan semua rencanaku, Tuhan akan menjadikan semuanya lancar. Suatu ketika, aku berdoa agar Tuhan melancarkan rencanaku mengurus paspor.

Jawaban Doa yang Tak Terduga

Jawaban Doa yang Tak Terduga

Oleh Stephanie*

Jika doaku dikabulkan Tuhan sesuai dengan apa yang kuinginkan, tentu aku merasa senang. Namun, ada sebuah peristiwa dalam hidup yang bagiku unik. Tuhan menjawab doaku lebih baik dari yang kuharapkan, tapi aku malah tidak bersukacita karenanya.

Belajar dari Kisah Naaman: Menerima Saran Sebagai Cara untuk Memperbaiki Diri

Belajar dari Kisah Naaman: Menerima Saran Sebagai Cara untuk Memperbaiki Diri

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

“Baik, terima kasih. Saranmu akan aku perhatikan.”

“Terima kasih atas masukannya. Kami akan berusaha melakukan yang terbaik.”

Ketika Aku Belajar Memahami Arti Doa yang Sejati

Ketika Aku Belajar Memahami Arti Doa yang Sejati

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

Berdoa. Itulah salah satu kegiatan yang kusukai. Jika orang lain mungkin merasa suntuk saat berdoa, itu tidak bagiku. Dalam doaku, aku bisa bercerita tentang apa saja kepada Tuhan. Sejak duduk di SMP, aku memiliki jam-jam doa pribadi: pagi sebelum berangkat sekolah, sore setelah pulang sekolah, dan malam hari.

Satu Perubahan yang Perlu Dilakukan Sebelum Menjalankan Resolusi

Satu Perubahan yang Perlu Dilakukan Sebelum Menjalankan Resolusi

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

Setiap awal tahun, banyak dari kita yang membuat resolusi untuk dijalankan di tahun berikutnya. Ada resolusi yang berupa rencana, komitmen, serta harapan-harapan yang ingin dicapai. Aku adalah salah satu orang yang membuat resolusi itu.

Ketika Aku Melepaskan Diri dari Kecanduan Media Sosial

Ketika Aku Melepaskan Diri dari Kecanduan Media Sosial

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

Di dalam bukunya, “Being Jesus Online”, Dennis Moles menulis bahwa kehadiran alat komunikasi yang luar biasa di masa sekarang ini tidak hanya mengubah cara kita berhubungan dan berkomunikasi, tetapi juga mengubah cara kita menjalani hidup dalam komunitas.

Ketika Aku Menyadari Ada Motivasi Terselubung di Balik Pelayananku di Gereja

Ketika Aku Menyadari Ada Motivasi Terselubung di Balik Pelayananku di Gereja

Oleh Olyvia Hulda.

Aku bersyukur dipercaya oleh Tuhan untuk melayani-Nya sebagai pemain keyboard. Bersama dengan 3 orang pemusik lainnya, aku tergabung dalam tim inti. Selain kami, ada tim pemusik lainnya, namun timku sering mendapatkan jam pelayanan yang tinggi. Tak jarang kami diberikan kepercayaan untuk melayani di acara-acara akbar seperti Natal, Paskah, dan ulang tahun gereja.

 Page 1 of 2  1  2 »