Mukjizat

Cerpen: Mamaku Terkena Stroke Tiba-tiba

Cerpen: Mamaku Terkena Stroke Tiba-tiba

Oleh Eka Arapenta Ginting, Medan.

Pagi hari itu, Jumat, 8 Agustus 2014, aku terbangun dari tempat tidurku. Aku terkejut melihat mamaku tergeletak di ambal dan sedang diurut oleh ahli urut. Di samping mamaku, ada papa dan kakak.

Wabah Virus Corona: Dari Ancaman, Terbit Harapan

Wabah Virus Corona: Dari Ancaman, Terbit Harapan

Oleh Kim Cheung, Tiongkok.

Hingga 2 Maret 2020, sudah 89,081 kasus terkonfirmasi, 3.057 orang meninggal dunia dan 45,156 pulih. (Data dari Worldometers).

Sudah dua bulan berlalu sejak Novel Corona Virus (Covid-19) pertama kali mewabah pada 31 Desember 2019 dan sebulan berlalu sejak kota-kota di sekitar Wuhan (termasuk kota di mana aku tinggal) diisolasi.

Apakah Sakit Kankerku Merupakan Bagian dari Rencana Tuhan?

Apakah Sakit Kankerku Merupakan Bagian dari Rencana Tuhan?

Oleh Debra Hunt, Selandia Baru.

Satu kalimat yang tak pernah ingin kudengar: “Kamu terkena kanker.”

Usiaku 31 tahun ketika aku menerima diagnosis mengejutkan itu. Aku dan suamiku dikaruniai tiga orang anak yang masih kecil dan aku bekerja sebagai pendeta bagi anak-anak di gerejaku.

Virus Wuhan: Tinggal di “Kota Hantu” dan Diliputi Ketakutan

Virus Wuhan: Tinggal di “Kota Hantu” dan Diliputi Ketakutan

Oleh Kim Cheung, Tiongkok.

Waktu terasa berjalan amat lambat belakangan ini.

Tulisan ini kutulis dari provinsi Jiangsu, tempat tinggalku. Ini adalah hari ketiga perayaan Tahun Baru Imlek (27 Januari 2020)—waktu di mana kami seharusnya sibuk mengunjungi sanak famili dan teman-teman. Namun kenyataannya, kami hanya terduduk di rumah sambil terus memantau keadaan terkini dari media sosial tentang penyebaran virus Corona.

Jadilah Tuhan, Kehendak-Mu

Jadilah Tuhan, Kehendak-Mu

Oleh Tetti Manullang, Bekasi.

Aku seorang mahasiswa S2 jurusan Science Accounting di Yogyakarta. Iklim belajar di kampus ini jauh berbeda dengan kampus S1-ku di Jakarta, sehingga tahun pertama studi master menjadi masa tersulit dalam hidupku.

Andrew Hui: Usiaku 32 Tahun dan Aku Menanti Ajalku

Andrew Hui: Usiaku 32 Tahun dan Aku Menanti Ajalku

Ditulis oleh Janice, Singapura.

Di usia 32 tahun, Andrew hanya memiliki waktu dua hingga tiga bulan untuk hidup.

Pengobatan dengan cara radiasi telah dihentikan sebulan yang lalu setelah dianggap tak lagi efektif untuk mengendalikan penyebaran sel kanker dalam tubuhnya.

Divonis Tumor Payudara, Pertolongan Tuhan Nyata Bagiku

Divonis Tumor Payudara, Pertolongan Tuhan Nyata Bagiku

Oleh Lidia , Jakarta

Pernahkah kamu menerima berita yang begitu mengejutkan dan itu sontak membuatmu sedih dan terpukul? Mungkin itu bisa berupa berita kehilangan orang yang kamu sayangi secara tiba-tiba, atau ketika kamu divonis memiliki penyakit yang tidak kamu sadari hingga kamu harus dioperasi.

Pelajaran dari Sebuah “Doa yang Menghentikan Hujan”

Pelajaran dari Sebuah “Doa yang Menghentikan Hujan”

Oleh Deastri Pritasari, Surabaya.

Suatu kali, temanku memposting pengalaman luar biasanya bersama dengan anak-anak rohaninya yang berdoa supaya hujan reda. Awal cerita, temanku merasa kasihan melihat anak-anak rohaninya yang tidak bisa pulang ke rumah karena hujan deras.

Apa yang Tidak Kuduga, Itu yang Tuhan Sediakan

Apa yang Tidak Kuduga, Itu yang Tuhan Sediakan

Oleh Aryanto Wijaya, Jakarta.

“Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku,” demikian bunyi ayat pertama dari Mazmur 23.

Aku suka sekali membaca Mazmur itu dan mengamini bahwa Tuhan selalu memelihara, layaknya seorang gembala yang menjaga domba-dombanya.

 Page 1 of 2  1  2 »