mengampuni

Sebuah Doa yang Mengubahkan Hatiku

Sebuah Doa yang Mengubahkan Hatiku

Oleh Elleta Terti Gianina, Yogyakarta.

Menjadi orang Kristen sejak lahir tidak menjamin bahwa aku dapat berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan. Sejak kecil sampai aku masuk kuliah, aku hanya berdoa sebagai kewajiban semata.

Saat Tuhan Mengajarku untuk Mengasihi Keluarga yang Berbeda Iman Dariku

Saat Tuhan Mengajarku untuk Mengasihi Keluarga yang Berbeda Iman Dariku

Oleh Stephanie*, Sidoarjo.

Kasih. Sepertinya kata ini bukanlah kata yang asing di telinga kita sebagai orang Kristen. Di Alkitab, dalam khotbah-khotbah, persekutuan, dan juga di dalam buku-buku seringkali kata kasih dan perintah untuk mengasihi ini disebutkan. Tapi, mempraktikkan kasih tentu tidak semudah membacanya.

Selamat Hari Ibu, Ayah!

Selamat Hari Ibu, Ayah!

Oleh Queenza Tivani, Jakarta.

Timeline media sosialku hari ini penuh dengan foto ibu dan anak yang disertai kalimat-kalimat nan indah dan romantis. Wajar saja, karena hari ini adalah tanggal 22 Desember, hari ibu nasional di Indonesia. Aku menatap sekilas wajah-wajah yang tampak bahagia di foto mereka. Perasaanku pun jadi campur aduk.

Ketika Tuhan Mengajarkanku untuk Terlebih Dahulu Meminta Maaf

Ketika Tuhan Mengajarkanku untuk Terlebih Dahulu Meminta Maaf

Oleh Gracella Sofia Mingkid, Surabaya.

Ketika sedang dalam perjalanan pulang dari luar kota, aku bersama teman-temanku membahas sebuah topik perbincangan. Saat obrolan berlangsung, aku sempat tidak berkonsentrasi dan memberikan respons yang tidak sesuai dengan perbincangan. Akibatnya, beberapa percakapan jadi tidak nyambung. Saat itu, salah satu teman dekatku melontarkan kata-kata yang cukup menohok buatku dan dia melakukannya di depan teman-temanku yang lain.

Mengapa Aku Mengampuni Ayahku yang Adalah Seorang Penjudi

Mengapa Aku Mengampuni Ayahku yang Adalah Seorang Penjudi

Oleh Raganata Bramantyo Wijaya

Mengampuni itu mudah jika hanya dikatakan, tetapi sulit sekali ketika harus dipraktikkan. Benarkah begitu?
Di tahun 2012, rasa benciku kepada ayahku telah memuncak. Bagiku dulu, dia hanyalah seorang penjudi, munafik, dan sangat tidak layak disebut sebagai seorang ayah.

Kisahku sebagai Putri Seorang Penarik Becak yang Belajar Mengampuni

Kisahku sebagai Putri Seorang Penarik Becak yang Belajar Mengampuni

Oleh Yezia Sutrisni, Tangerang

Aku adalah anak bungsu dari enam bersaudara. Ibuku menderita penyakit kanker payudara dan akhirnya meninggal saat aku duduk di kelas 2 SD. Selama hampir satu tahun ibuku terbaring lemah di tempat tidur melawan sakit kankernya.

5 Cara Mengatasi Patah Hati

5 Cara Mengatasi Patah Hati

Penulis: Michele Ong, New Zealand

Minggu terakhir di semester terakhir sekolah jurnalisme adalah minggu yang sangat menyakitkan. Pacarku memutuskan hubungan dengan cara yang sangat tidak enak.

CeritaKaMu: Jadilah Kehendak-Mu (bagian 3 – tamat)

CeritaKaMu: Jadilah Kehendak-Mu (bagian 3 - tamat)

Oleh: Ecclesias Elleazer

Ellea akhirnya menyadari bahwa masalah terbesarnya adalah masalah hatinya sendiri di hadapan Tuhan. Begitu sering ia berdoa memohon kehendak Tuhan dinyatakan dalam hidupnya. Kini, ia diperhadapkan pada pilihan, apakah akan mengikuti tuntunan Tuhan atau terus hidup dalam bayang-bayang masa lalu.

CeritaKaMu: Jadilah Kehendak-Mu (bagian 2)

CeritaKaMu: Jadilah Kehendak-Mu (bagian 2)

Oleh: Ecclesias Elleazer

Kedatangan tamu tak diundang ke kontrakannya yang baru membuat Ellea kembali dihantui oleh masa lalunya yang kelam. Ia kabur dari rumah karena konflik dalam keluarga, terjerumus narkoba, dan akhirnya kehilangan semua tabungannya. Apa harapan yang tersisa baginya?

 Page 1 of 2  1  2 »