media sosial

3 Hal yang Kupikirkan Sebelum Memposting di Media Sosial

3 Hal yang Kupikirkan Sebelum Memposting di Media Sosial

Oleh Michelle Lai, Singapura.

Kalau Tuhan memiliki akun di media sosial, apakah Dia akan menyukai postingan yang kamu buat?

Dulu aku adalah orang yang selalu memposting foto ke Instagram setiap hari. Di bawah foto itu aku menuliskan caption untuk memberitahu para followers-ku tentang apa yang kurasakan saat itu.

Media Sosial Bukanlah Tempat Curhat Terbaik

Media Sosial Bukanlah Tempat Curhat Terbaik

Oleh Christina Kurniawan, Bandung.

Kita semua tentu mengenal Facebook. Lewat media sosial itu, kita bisa memposting foto, tulisan, dan berbagai info yang ingin kita sebarkan serta saling terhubung dengan teman-teman kita. Buatku sendiri Facebook punya satu fungsi lainnya, yaitu tempat untukku menceritakan segala keluh kesahku.

3 Hal yang Harus Orang Kristen Lakukan di Media Sosial

3 Hal yang Harus Orang Kristen Lakukan di Media Sosial

Oleh Jasmin Patterson, Amerika Serikat.

Waktu kuliah dulu aku membantu pelayanan di kampus dengan menjadi ketua. Suatu ketika, aku berselisih pendapat dengan ketua lainnya. Entah bagaimana, aku kehilangan kendali dan berteriak padanya. Saat itu, rekan-rekan pelayanan kami dan mahasiswa lainnya menonton kami dari dalam ruangan.

Ketika Aku Melepaskan Diri dari Kecanduan Media Sosial

Ketika Aku Melepaskan Diri dari Kecanduan Media Sosial

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

Di dalam bukunya, “Being Jesus Online”, Dennis Moles menulis bahwa kehadiran alat komunikasi yang luar biasa di masa sekarang ini tidak hanya mengubah cara kita berhubungan dan berkomunikasi, tetapi juga mengubah cara kita menjalani hidup dalam komunitas.

Hal yang Kulupakan Ketika Aku Asyik Menggunakan Instagram Story

Hal yang Kulupakan Ketika Aku Asyik Menggunakan Instagram Story

Oleh Lidya Corry, Jakarta.

Sekitar setahun lalu, Instagram menciptakan inovasi baru yang sangat digemari oleh para penggunanya hingga saat ini: Instagram Story—yang sering disingkat menjadi Instastory ataupun Snapgram. Melalui fitur ini, kepada followers-nya, seseorang bisa membagikan gambar dan video yang dapat diedit terlebih dahulu secara real-time atau dalam waktu yang hampir bersamaan saat peristiwa tersebut terjadi.

Di Balik Potret Bahagia di Media Sosial

Di Balik Potret Bahagia di Media Sosial

Oleh M. Tiong, Malaysia

Tatkala jariku asyik menjelajah Facebook atau media sosial lainnya, terkadang aku merasa iri terhadap teman-temanku. Ada yang mengunggah foto-foto liburan, barang-barang yang baru dibeli, juga makanan-makanan enak yang mereka nikmati. Berdasarkan apa yang kulihat dari foto-foto itu, aku pikir hidup mereka tampak amat berbahagia. Kemudian, aku membandingkannya dengan diriku sendiri: Mengapa hidupku begitu membosankan?

#Blessed, Berkat yang Lebih Dari Sekadar Hashtag

#Blessed, Berkat yang Lebih Dari Sekadar Hashtag

Oleh Eudora Chuah, Singapura

Belakangan ini, aku tertarik untuk menyelidiki salah satu hashtag yang populer di media sosial. Sebenarnya, hashtag ini bukanlah sesuatu yang baru, bukan juga sebuah istilah yang baru. Hashtag itu adalah #blessed atau dalam bahasa Indonesia adalah #diberkati.

3 Tanda Aku Menggunakan Ponsel dengan Berlebihan

3 Tanda Aku Menggunakan Ponsel dengan Berlebihan

Oleh Olivia Ow, Singapura

Nomophobia (no-mobile-phobia): Rasa takut akan kehilangan kontak dengan ponsel.

Mungkin inilah yang aku alami. Aku suka menonton video-video Youtube dan konten-konten media sosial di ponselku, dan aku bisa menghabiskan semalam penuh dan semua waktu luangku hanya bersama ponselku itu.

Persahabatan di Era Digital: Erat di Dunia Maya, Renggang di Dunia Nyata

Persahabatan di Era Digital: Erat di Dunia Maya, Renggang di Dunia Nyata

Oleh Michelle O

Jika seandainya ada nominasi untuk kategori “teman terburuk”, mungkin akulah yang akan jadi pemenangnya. Seringkali aku terlalu asyik dalam bekerja hingga aku lupa kalau aku masih memiliki teman. Jari-jariku selalu sibuk membalas tiap-tiap pesan ataupun e-mail yang berkaitan dengan pekerjaan. Aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku sendiri hingga tidak lagi mempedulikan keberadaan teman-temanku. Padahal merekalah orang-orang yang selalu bersamaku bahkan dalam keadaan sukar sekalipun.

 Page 1 of 2  1  2 »