Masa Depan

Aku, Ambisiku, dan Rencana Tuhan

Aku, Ambisiku, dan Rencana Tuhan

Oleh Nana Sagala, Kuala Lumpur.

Aku adalah seseorang dengan ambisi selangit. Sejak SMA, aku sudah menyusun timeline yang isinya rencana kehidupanku di masa depan. Aku ingin lulus kuliah tepat empat tahun, memulai karier sebagai konsultan humas selama setahun, setelah itu bekerja di lembaga pemerintahan, atau mengejar beasiswa kuliah di luar negeri. Semua rencana itu kususun dengan rapi berdasarkan urutan tahun.

Ketika Aku Minder Karena Usiaku

Ketika Aku Minder Karena Usiaku

Oleh Revensyah Sihombing, Medan.

Di usiaku yang telah menginjak 20 tahun, aku sangat mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat dan kesempatan yang Dia berikan. Melalui tulisan ini, izinkan aku untuk membagikan sebuah cerita tentang rencana Tuhan yang indah dan tak terduga yang terjadi dalam hidupku.

Berkali-kali Gagal Mencari Pekerjaan, Tuhan Membawaku pada Rencana-Nya yang Tak Terduga

Berkali-kali Gagal Mencari Pekerjaan, Tuhan Membawaku pada Rencana-Nya yang Tak Terduga

Oleh Aryanto Wijaya

Satu hari setelah dinyatakan lulus sebagai Sarjana, aku pikir kehidupan akan menjadi lebih mudah. Aku tidak perlu lagi berpikir keras untuk merangkai kata-kata dalam skripsi, ataupun memikirkan tugas-tugas kuliah lainnya. Tapi, semua itu hanya sementara hingga sebuah pertanyaan menyergapku, “Habis lulus mau ngapain dan kerja di mana?”

Mengapa Tuhan Seolah Menghancurkan Masa Depanku?

Mengapa Tuhan Seolah Menghancurkan Masa Depanku?

Oleh Samarpal Limbong, Medan

Setiap orang di dunia ini tentu mengharapkan masa depan yang terbaik, begitu juga denganku. Namun, yang terbaik menurut siapa? Pertanyaan itu selalu terngiang-ngiang di benakku ketika hal-hal baik yang kuharapkan tak kunjung datang.

Tuhan, Mengapa Aku Harus Masuk Sekolah Farmasi?

Tuhan, Mengapa Aku Harus Masuk Sekolah Farmasi?

Oleh Lovesa Oktaviana, Bandung

Ketika anak-anak seusiaku dulu begitu antusias bercita-cita ingin menjadi dokter, aku malah sama sekali tidak tertarik untuk bekerja di dunia kesehatan. Sewaktu kecil dulu aku pernah melakukan tes kesehatan, tapi dokter yang memeriksaku itu galak dan kasar sehingga aku takut untuk menjadi dokter.

3 Prinsip yang Kupelajari dalam Mempersiapkan Masa Depan

3 Prinsip yang Kupelajari dalam Mempersiapkan Masa Depan

Penulis: Jie-Ying Wu, Taiwan

Berikut ini beberapa prinsip yang kupelajari saat aku berusaha menemukan dan membangun masa depanku.

Berlari Menuju Masa Depan

Berlari Menuju Masa Depan

Penulis: Yonathan Syzao

Kurasakan cemas dalam jiwa
Bimbang dan gelisahpun kurasa
Masalah terus datang menerpa
Ke manakah damai sejahtera?

Bagaikan Air Sirami Tanah Gersang

Bagaikan Air Sirami Tanah Gersang

Penulis: Melissa Marianni Manampiring

Mungkin kamu pernah mendengar janji firman Tuhan yang indah. Namun, dalam rutinitas hidup yang sarat masalah dan tantangan, pengharapan akan janji firman Tuhan itu mudah sekali terlupakan, atau setidaknya terasa biasa-biasa saja.

Apakah Kamu Takut Gelap?

Apakah Kamu Takut Gelap?

Oleh: Phoebe C.

Jujur saja, aku takut gelap. Aku tidak menyadari hal ini sebelumnya. Namun, belakangan aku mendapati bahwa ketika malam menjelang, aku merasa ada sesuatu yang pelan-pelan mendekatiku dan hendak menyerangku.

 Page 4 of 5 « 1  2  3  4  5 »