Masa Depan

Kemenangan Melintasi Jalur Sunyi

Kemenangan Melintasi Jalur Sunyi

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan.

Perbedaan bukan hal yang baru di kehidupan kita. Kita sering menyaksikan harmoni keindahan dari perbedaan. Dalam beberapa hal, pandangan atas pilihan berbeda yang kita buat sering disalahartikan. Kita dianggap aneh, melawan arus. Karena tidak seperti pilihan orang-orang pada umumnya, kita harus melintasi jalur sunyi. Dianggap sok suci, ketika tidak memberi contekan. Direndahkan tatkala gagal seleksi sekolah favorit atau kampus bergengsi. Dinilai salah, saat pacaran beda suku.

Tuhan Lebih Tahu Sedalam-dalamnya Kita

Tuhan Lebih Tahu Sedalam-dalamnya Kita

Oleh Josua Martua Sitorus, Palembang.

“Hidup ini adalah pilihan.”

Kita mungkin familiar dan paham makna dari kutipan di atas. Mulai dari lahir, mengalami masa kanak-kanak, remaja, hingga dewasa, ada begitu banyak pilihan di hadapan kita, dan dalam waktu tertentu kita ‘dipaksa’ untuk memilih satu di antaranya.

Menentukan Jurusan Kuliah: Pilihanku atau Pilihan Tuhan?

Menentukan Jurusan Kuliah: Pilihanku atau Pilihan Tuhan?

Oleh Jefferson, Singapura.

Ketika dulu masih berstatus mahasiswa jurusan Environmental Earth Systems Science (Ilmu Lingkungan Hidup) di Nanyang Technological University (NTU) Singapura, ada sekumpulan pertanyaan yang sering dilontarkan kepadaku baik oleh kerabat maupun teman, “Kok bisa ambil jurusan itu? Apa saja yang dipelajari?

Membuat Pilihan yang Berkenan pada Tuhan

Membuat Pilihan yang Berkenan pada Tuhan

Oleh Novita Sari Hutasoit, Tangerang.

Setiap hari dalam hidup kita diperhadapkan dengan berbagai pilihan. Dimulai saat bangun tidur, kita punya pilihan mau tetap di kasur atau lanjut beraktivitas. Dari pilihan yang sederhana sampai rumit, hidup selalu dipenuhi dengan pilihan.

Kedamaian di Tengah Ketidakpastian

Kedamaian di Tengah Ketidakpastian

Oleh Vika Vernanda, Depok.

Sebuah dokumen berisi kalender akademis baru saja dikirim oleh temanku. Salah satu poinnya menyatakan bahwa batas akhir pengumpulan tugas akhir diundur hingga akhir bulan Juli. Aku mulai menghitung waktu yang kuperlukan untuk menyelesaikan penelitian tugas akhir, hinga kudapatkan kesimpulan bahwa aku harus memulai penelitian lagi di awal bulan Mei.

Andra Tutto Bene, Semua Akan Baik-baik Saja

Andra Tutto Bene, Semua Akan Baik-baik Saja

Oleh Dhimas Anugrah, Jakarta.

Di Hong Kong, seorang pria merampok supermarket demi mendapatkan tisu toilet. Juga di Australia, seorang perempuan bertengkar hebat karena berebut barang di supermarket.

Dalam Kegagalanku, Rencana Tuhan Tidak Pernah Gagal

Dalam Kegagalanku, Rencana Tuhan Tidak Pernah Gagal

Oleh Dita Eka Octalina Napitupulu, Bekasi.

Tahun 2012 merupakan tahun yang berat bagiku ketika aku dinyatakan tidak lulus di universitas negeri yang kuimpikan sejak masa SMA. Aku belum menyerah, kucoba mengikuti seleksi dari jalur lain, tapi hasilnya pun sama: gagal.

Sidang di Hari Natal, Ini Perjalananku Bersama Tuhan

Sidang di Hari Natal, Ini Perjalananku Bersama Tuhan

Oleh Vina Agustina Gultom, Bekasi.

Jika hari Natal adalah hari yang dipenuhi syukur dan sukacita, pernah ada satu masa bagiku di mana Natal menjadi hari yang menakutkan, hari yang menentukan lulus atau tidaknya aku.

Bekerja Layaknya Seorang Atlet

Bekerja Layaknya Seorang Atlet

Oleh Dian, Surabaya.

Aku bekerja sebagai guru. Di bulan April 2019, aku mendapatkan keputusan dari atasanku bahwa kontrak kerjaku tidak dilanjutkan lagi. Berita yang membuatku hopeless dan cukup gelisah.

 Page 1 of 5  1  2  3  4  5 »