Keluarga

Andrew Hui: Usiaku 32 Tahun dan Aku Menanti Ajalku

Andrew Hui: Usiaku 32 Tahun dan Aku Menanti Ajalku

Ditulis oleh Janice, Singapura.

Di usia 32 tahun, Andrew hanya memiliki waktu dua hingga tiga bulan untuk hidup.

Pengobatan dengan cara radiasi telah dihentikan sebulan yang lalu setelah dianggap tak lagi efektif untuk mengendalikan penyebaran sel kanker dalam tubuhnya.

Dalam Yesus, Ada Harapan bagi Keluargaku

Dalam Yesus, Ada Harapan bagi Keluargaku

Oleh Judah Koh, Singapura.

Sudah 11 tahun aku menjadi orang Kristen, dan aku adalah orang pertama di keluargaku yang datang pada Kristus. Oleh anugerah-Nya, ibu dan kakak perempuanku menerima Tuhan setahun setelahnya, diikuti oleh kakak lelakiku yang dimenangkan lewat upaya dan doa-doa dari rekan sekerjanya.

Keluargaku, Ladang Pelayananku

Keluargaku, Ladang Pelayananku

Oleh Novita Sari Hutasoit, Tangerang.

Apa yang biasanya kita pikirkan atau lakukan menjelang liburan: langsung menyusun jadwal untuk bepergian ke destinasi wisata hits atau pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga?

Tuhan Merangkai Cerita yang Indah dalam Keluargaku

Tuhan Merangkai Cerita yang Indah dalam Keluargaku

Oleh Gina, Yogyakarta.

Aku mempunyai keluarga yang utuh. Kami tinggal di bawah satu atap—ayah, ibu, dua kakak perempuan yang sudah berumah tangga, dan aku. Kami sering berkumpul dan makan bersama, bahkan saling bercerita satu sama lain.

Ayah, Terima Kasih untuk Teladanmu

Ayah, Terima Kasih untuk Teladanmu

Oleh Bintang Lony Vera, Jakarta.

“Bapak”, demikian aku memanggilnya. Ia adalah pria berkulit terang yang suka memancing dan bernyanyi, pribadi yang sederhana dan penuh kasih. Dia begitu mengasihiku, adik-adikku, dan penolongnya yang sepadan yaitu Mama.

Ketika Orang Tuaku Tidak Menyetujui Hubungan Kami

Ketika Orang Tuaku Tidak Menyetujui Hubungan Kami

Oleh Vina Agustina Gultom, Bekasi.

Satu tahun lalu, aku dan pacarku memutuskan untuk menjalin relasi pacaran. Namun, perjalanan hubungan kami di masa-masa awal tidaklah mudah. Kedua orang tuaku menolak pacarku karena dia berasal dari suku yang berbeda dengan keluargaku.

Momen Natal yang Membuatku Mengenang Perjumpaan Pertamaku dengan Kristus

Momen Natal yang Membuatku Mengenang Perjumpaan Pertamaku dengan Kristus

Oleh Putra, Jakarta

Memasuki bulan Desember, memoriku mengingat kembali kenangan yang terjadi bertahun-tahun lalu. Waktu itu aku masih duduk di bangku SD dan salah satu hal yang paling kusukai tentang Natal adalah hari liburnya.

Masa Depanmu Tidak Ditentukan oleh Keadaanmu

Masa Depanmu Tidak Ditentukan oleh Keadaanmu

Oleh Timothy Lee, Taiwan.

Banyak orang percaya bahwa untuk mencapai kesuksesan, seseorang harus lebih unggul sebelum pertandingan dimulai. Artinya, peluangmu untuk “sukses” itu ditentukan oleh latar belakang keluargamu. Kalau kamu berasal dari keluarga yang beruntung, kamu punya peluang lebih besar untuk mencapai kesuksesan.

Nenekku dan Seorang Perempuan Nepal

Nenekku dan Seorang Perempuan Nepal

Oleh Eugene Seah, Singapura.

Ketika kami duduk mengelilingi api unggun untuk menghangatkan diri dari dinginnya udara pagi di Nepal, temanku yang adalah seorang Nepal membagikan kabar Injil kepada seorang perempuan yang menyiapkan sarapan kami.

Perempuan itu menjawab, “Kalau dengan percaya kepada Tuhanmu aku bisa tidak bekerja, aku akan percaya!”

 Page 1 of 5  1  2  3  4  5 »