Posts

Di Ruangan Ini

Minggu, 4 Maret 2012

Baca: Yohanes 20:19-29

Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” —Yohanes 20:26

Di gereja, kami sering menyanyikan lagu yang indah karya Ron dan Carol Harris: In This Very Room (Di Ruangan Ini). Lagunya dimulai dengan kalimat, “Di ruangan ini, ada cukup kasih buat orang seperti aku.” Lagu ini mengingatkan saya bahwa meski kita menikmati penghiburan besar dari saudara-saudara seiman dalam ibadah, hal yang terpenting adalah Kristus hadir. Namun jauh melampaui hal itu, Dia menyertai kita bukan hanya di dalam gereja, tetapi juga di dalam setiap ruangan dari kehidupan kita.

Di manakah Anda sekarang ketika membaca tulisan ini? Apakah di dapur, di kedai kopi, di penjara, atau dalam dinas militer? Mungkin Anda sedang berada di rumah sakit atau di ruang pengadilan. Mungkin Anda berada di suatu ruangan yang mewakili situasi Anda yang terbaik, atau mungkin sebaliknya yang terburuk. Anda mungkin dicengkeram rasa takut.

Setelah mengalami pahitnya peristiwa penyaliban Yesus, para pengikut-Nya berkumpul dalam suatu ruangan. Yohanes menuliskan bahwa “berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: ‘Damai sejahtera bagi kamu!’” (Yoh. 20:19). Seminggu sesudahnya, peristiwa itu terulang lagi ketika Yesus masuk dengan menembus pintu yang terkunci untuk membawa damai sejahtera melalui kehadiran-Nya (ay.26-29).

Di mana pun Anda berada hari ini, yakinlah, seperti pujian yang berkata, “Ada cukup pengharapan dan kuasa yang mengenyahkan segala duka, karena Yesus, Tuhan Yesus, ada di ruangan ini.” —DCM

Saat badai masalah menerpa hidup,
Terpuruk kita oleh lelah dan beban;
Sungguh indah merenungkan penghiburan:
Bahwa Yesus senantiasa hadir. —Lillenas

Allah kita yang penuh kasih selalu tinggal dekat dan selamanya menyertai kita.