Kasih

Sebuah Doa yang Mengubahkan Hatiku

Sebuah Doa yang Mengubahkan Hatiku

Oleh Elleta Terti Gianina, Yogyakarta.

Menjadi orang Kristen sejak lahir tidak menjamin bahwa aku dapat berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan. Sejak kecil sampai aku masuk kuliah, aku hanya berdoa sebagai kewajiban semata.

Berkaca dari Injil Lukas, Inilah Caraku untuk Mengasihi Musuh

Berkaca dari Injil Lukas, Inilah Caraku untuk Mengasihi Musuh

Oleh Ari Setiawan, Yogyakarta.

Aku adalah orang yang sejak kecil hingga dewasa menyukai film kartun, salah satunya adalah Doraemon. Jika teman-teman juga pernah atau sering menonton, tentu kalian akrab dengan tokoh Doraemon, Nobita, Shizuka, Suneo, dan Giant di mana mereka memiliki karakter masing-masing yang kuat.

Jangan Hidup Hanya Supaya Bisa Menikah. Hiduplah untuk Hidup Itu Sendiri.

Jangan Hidup Hanya Supaya Bisa Menikah. Hiduplah untuk Hidup Itu Sendiri.

Oleh Debra Fileta, Amerika Serikat.

“Satu-satunya yang kuinginkan di hidupku adalah menikah,” ucapnya sambil matanya berkaca-kaca. Aku baru saja menyelesaikan sebuah sesi diskusi ketika seorang wanita berusia 23 tahun datang kepadaku dan membagikan kisah perjalanan hidupnya.

3 Hal yang Perlu Ada dalam Sebuah Relasi

3 Hal yang Perlu Ada dalam Sebuah Relasi

Oleh Revy Halim, Jakarta.

Apa saja sih yang dibutuhkan untuk memiliki hubungan yang baik?

Mungkin ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh kita di bulan Februari yang juga tanggal empat belasnya kita rayakan sebagai hari Valentine.

Mengevaluasi Kembali Masa Single

Mengevaluasi Kembali Masa Single

Oleh Shintya Tanggara, Surabaya.

Usiaku 22 tahun. Aku masih single dan aku belum pernah berpacaran.

Menjadi wanita single ketika kamu berumur 17 tahun itu mudah. Kamu punya banyak teman single sepertimu dan yang kamu pedulikan mungkin hanya jurusan kuliah mana yang mau kamu pilih.

4 Cara untuk Pulih dari Patah Hati yang Menyakitkan

4 Cara untuk Pulih dari Patah Hati yang Menyakitkan

Oleh Hilary Charlet, Amerika Serikat.

Patah hati. Air mata. Hubungan yang tak pernah kamu pikirkan untuk berakhir pun kandas.

Apakah kamu masih ingat momen itu? Saat-saat di mana hatimu seolah pecah berkeping-keping? Tempat di mana hubunganmu itu berakhir? Jamnya? Cuacanya?

Ketika Aku Bertobat dari Membicarakan Orang Lain di Belakangnya

Ketika Aku Bertobat dari Membicarakan Orang Lain di Belakangnya

Oleh Agnes Lee.

Setiap Rabu, aku bertemu dengan pemimpin kelompokku dan rekan kerjaku, sebut saja namanya Abigail untuk persekutuan sambil makan siang bersama. Walaupun kami cuma bertiga, kami percaya apa yang Yesus katakan dalam Matius 18:20, “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

Marvelle Kecil yang Mengajariku Tentang Ketaatan

Marvelle Kecil yang Mengajariku Tentang Ketaatan

Oleh Maria Felicia Budijono, Surakarta.

“Huaaa… huaaa,” suara tangisan terdengar dari arah tangga. Aku mengenal suara tangisan itu. Marvelle, salah satu muridku yang duduk di kelas 4 berjalan terseok-seok menghampiriku. Air mata membasahi wajahnya.

Belajar Melihat Hidup dari Kacamata Orang Lain

Belajar Melihat Hidup dari Kacamata Orang Lain

Oleh Charles, Jakarta.

Ketika aku dan beberapa temanku sedang makan malam di sebuah rumah makan, seorang anak kecil mendatangi kami. Dia berjualan tissue dan menawarkannya kepada kami.

 Page 1 of 10  1  2  3  4  5 » ...  Last »