Posts

Waktu Terbaikku

Oleh: Dewi Simanungkalit

Waktu-Terbaikku

Kala pagi menjelang, ku buka jendela
rasakan hangatnya sinar surya
terpesona kunaikkan doa
memuji-Mu, Sang Pencipta
atas karya-Mu yang luar biasa

Kala senja menjelang, ku teduhkan kalbu
renungkan hari yang baru berlalu
terkagum kunaikkan syukurku
memuji-Mu ya Tuhanku
atas penyertaan-Mu setiap waktu

Ahhhhh… betapa berharganya
kesempatan-kesempatan dalam genggaman
menikmati indah-Mu
berbincang akrab dengan-Mu
waktu-waktu terbaikku
adalah waktu dekat-Mu

GitaKaMu: Anugerah-Mu di Hidupku

Pernahkah kamu bergembira karena Tuhan? Bukan, bukan bergembira karena kamu baru saja dapat rezeki nomplok atau doamu terjawab. Tetapi, bergembira karena Pribadi Tuhan sendiri, Sang Pencipta bentang langit dan sinar fajar, Sang Penguasa hujan badai dan Pelukis pelangi. Sang Raja yang berkenan menyapa kita dalam rupa manusia, dan menebus kita dari hukuman dosa.

Pemazmur berkata:
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak.
(Mazmur 37:3-5)

Lagu yang kali ini kami hadirkan dari kelompok musik Melody of Salvation, mengungkapkan kerinduan dan kegembiraan yang besar saat berada di hadirat Tuhan. Mengenal Tuhan yang penuh kuasa sekaligus anugerah, sebagaimana yang dinyatakan Alkitab, tidak bisa tidak membangkitkan rasa kagum dan hormat kepada-Nya. Mendengar Firman-Nya membuat bahagia, mengalami penyertaan-Nya membuat terpesona, melakukan perintah-perintah-Nya (dan tahu bahwa Dia senang melihat itu semua) rasanya sangat luar biasa.

Adakalanya kasih kita kepada Tuhan menjadi dingin. Kita hanya mencari berkat-berkat-Nya, bukan wajah-Nya. Kita hanya mengharapkan pemberian-Nya, bukan kehadiran-Nya. Lagu ini kiranya menghangatkan hati kita kembali dengan kekaguman dan kerinduan akan Allah. Dia mengasihi kita! Sekalipun kita telah jatuh sedemikian dalam, Dia bersedia menerima kita apa adanya. Namun, tak berhenti di sana, kasih-Nya tidak membiarkan kita hidup seadanya. Dalam anugerah-Nya, Dia mau membentuk kita menjadi pribadi-pribadi yang menyatakan kemuliaan-Nya. Mari terus melekat kepada-Nya, jangan pernah sia-siakan anugerah-Nya dalam hidup kita.

Anugerah-Mu di Hidupku

Saat Kau memandangku, Tuhan
Kau lalu tersenyum kepadaku, Bapa
Ingin ku menyenangkan-Mu
Di setiap langkahku
Di dalam hidupku

Bridge:
Melihat-Mu
Mendengar suara-Mu
Membuatku bahagia

Reff:
Kurindu s’lalu hadirat-Mu
Membuatku terpesona
Kebaikan-Mu memenuhiku
Berikanku kedamaian

Kasih-Mu s’lalu di hatiku
Memberikan keindahan
Kesetiaan-Mu melingkupiku
Anugerah-Mu di hidupku

MoS

Tentang Melody of Salvation
Sebagaimana namanya, Melody of Salvation [nyanyian keselamatan] atau disingkat MoS, adalah kelompok musik yang lahir sebagai ekspresi syukur atas anugerah keselamatan dari Tuhan yang begitu besar. Dibentuk oleh Daniel Ale Sandro dan Jefry Karundeng pada 1 Februari 2010 saat mereka kuliah di Bandung, MoS rindu memberitakan berita keselamatan kepada generasi muda, agar tidak menjadi generasi yang terhilang; sekaligus mengingatkan setiap orang yang sudah diselamatkan agar tidak menyia-nyiakan kasih karunia Tuhan dalam kehidupan mereka.

MoS juga rindu menyatukan hati gereja-gereja Tuhan di Indonesia melalui musik yang mereka persembahkan. Personil MoS sendiri adalah para pemuda dari berbagai macam denominasi gereja, dan kerap melayani acara-acara gereja yang bersifat oikumene. Mereka juga aktif melayani dalam berbagai kegiatan sosial. Lagu ini adalah bagian dari album pertama mereka.

Ulasan Buku: Waktu Bersama Tuhan

Oleh: Juni Liem

waktu-bersama-Tuhan

Judul : Waktu Bersama Tuhan (Feeding Your Soul)
Penulis : Jean Fleming
Tebal : 228 Halaman
Penerbit : Yayasan Gloria – Katalis

 

Topik HPdT (Hubungan Pribadi dengan Tuhan), bisa dibilang merupakan topik terpenting di dalam Kekristenan. Tidak hanya menjadi topik pembinaan dasar yang diberikan kepada mereka yang baru bertobat, masalah HPdT juga cukup sering diulang di atas mimbar pada saat ibadah minggu atau berbagai pembinaan. Jean Flemming, seorang penulis dan pembicara internasional, juga sangat concern akan hal ini. Jean berkata, “Aku ingin mereka bertemu dengan Tuhan dalam waktu teduh bersama-Nya.” Kerinduan inilah yang mendorong ia untuk menulis sebuah buku yang berjudul Feeding Your Soul (Waktu Bersama Tuhan).

Di dalam bukunya, Jean tidak hanya membahas apa itu waktu bersama Tuhan dan apa sih pentingnya punya waktu bersama Tuhan. Ia juga memberikan langkah-langkah praktis yang bisa dipraktikkan oleh pembacanya. Jean tidak hanya membagikan hal-hal yang “WAH” dari Waktu bersama Tuhan, tetapi juga apa yang menjadi pergumulannya dalam menjalani waktu besama Tuhan.

Di akhir tiap bab, Jean memberikan beberapa pertanyaan yang dapat kita jawab secara pribadi, atau kita diskusikan bersama dengan teman-teman KomSel kita. Ini dapat sangat menolong kita untuk bisa saling mendorong memiliki waktu teduh yang berkualitas bersama Tuhan.

Tidak hanya ditujukan kepada mereka yang baru mengenal apa itu saat teduh dan doa, buku ini juga sangat menyegarkan kita yang sudah bertahun-tahun mempraktikkannya. Jujur saja, bukankah sesuatu yang rutin dapat membuat kita kehilangan makna?

So guys, entah kamu ingin belajar lebih banyak tentang saat teduh dan doa, atau kamu ingin kembali direfresh dalam melakukannya, buku ini akan memberi wawasan sekaligus kesegaran yang kamu butuhkan. Kiranya kerinduan Jean juga menjadi kerinduan pribadi kita, sehingga setiap kita dapat berkata,”Aku mau bertemu dengan Tuhan dalam waktu teduhku bersama-Nya.”
 
Klik di sini untuk info lebih banyak tentang buku ini.