Gereja

Pergumulanku untuk Beradaptasi di Gereja yang Baru

Pergumulanku untuk Beradaptasi di Gereja yang Baru

Oleh Chanel Geogopoulos, Afrika Selatan.

Aku melihat ke sekelilingku, ke wajah-wajah jemaat yang asing bagiku, lalu aku kembali menatap ke depan, kepada pendeta yang sudah berkhotbah selama 25 menit. Aku tumbuh besar di gereja yang sesi khotbahnya biasanya berlangsung paling lama hanya 15 menit.

4 Pergumulan yang Mungkin Dihadapi oleh Pendeta Gerejamu Lebih Daripada yang Kamu Pikirkan

4 Pergumulan yang Mungkin Dihadapi oleh Pendeta Gerejamu Lebih Daripada yang Kamu Pikirkan

Oleh Jacob Ng*, Singapura.

Ketika berita mengenai bunuh diri pendeta Andrew Stoecklein dari Gereja Inland Hills di Amerika merebak, seorang temanku mengirimiku pesan. Dia merasa khawatir akan keadaanku. Dalam pesan itu, dia mengapresiasi kerjaku dan bertanya bagaimana kabarku.

Bagaimana Aku Bisa Melayani dengan Sikap Hati yang Benar?

Bagaimana Aku Bisa Melayani dengan Sikap Hati yang Benar?

Oleh Constance Goh, Singapura.

Pada suatu waktu, aku pernah melayani di tujuh pelayanan dan menghadiri lima rapat gereja dalam satu akhir pekan. Aku tidak sedang berusaha menunjukkanmu betapa sucinya aku. Justru, aku sedang memberitahumu betapa konyolnya aku.

Ketika Konflik Terjadi di Gerejaku

Ketika Konflik Terjadi di Gerejaku

Oleh Yunus Kurniawan, Jakarta.

“Aku sih sudah tidak respek lagi dengan dia,” sahut seorang rekanku di gereja. Saat itu aku menyebut nama seorang rekan pelayanan lainnya. Namun, rupanya hubungan mereka sedang tidak baik. Rekanku menganggap bahwa orang yang namanya kusebut itu adalah seorang yang egois.

3 Alasan Mengapa Kita Perlu Berhenti Berpindah-pindah Gereja

3 Alasan Mengapa Kita Perlu Berhenti Berpindah-pindah Gereja

Oleh Ashley Ashcraft, Amerika Serikat

Berpindah-pindah gereja biasanya terjadi ketika seseorang pindah ke suatu tempat yang baru. Mungkin itu seorang mahasiswa baru atau sebuah keluarga yang pindah ke luar kota. Apapun alasannya, ketika kita berada di masa-masa transisi atau perpindahan, berkomitmen untuk tertanam di satu gereja adalah sesuatu yang menantang, dan berpindah-pindah gereja seringkali tidak terhindarkan.

Apakah Denominasi Gerejaku Penting Buat Tuhan?

Apakah Denominasi Gerejaku Penting Buat Tuhan?

Oleh Agnes Lee, Singapura.

“Apa? Kamu datang ke pendalaman Alkitab di gereja Methodist?” Suamiku terkejut ketika aku pertama kali memberitahunya bahwa aku bergabung dengan kelompok pendalaman Alkitab itu.

Ketika Jumlah Jemaat di Gerejaku Menyusut

Ketika Jumlah Jemaat di Gerejaku Menyusut

Oleh Agustinus Ryanto*, Bandung.

Aku berjemaat di sebuah gereja yang jumlah jemaat aktifnya sekitar 300 orang. Selama bertahun-tahun, aku menikmati indahnya persekutuan yang terjalin antara para jemaat. Rasanya tidak ada sekat yang menjadi pemisah antar golongan di gereja.

Melalui Pelayanan di Gereja, Tuhan Mengubahkanku

Melalui Pelayanan di Gereja, Tuhan Mengubahkanku

Oleh Mary, Surabaya.

Sudah cukup lama aku berdoa pada Tuhan mengenai kerinduanku untuk melayani di gerejaku. Sebelumnya aku hanyalah jemaat biasa yang mengikuti ibadah umum setiap hari Minggu. Meski aku rindu untuk melayani, tapi aku adalah orang yang cenderung pemalu dan introver, jadi aku bingung kepada siapa aku harus bicara soal kerinduanku melayani ini.

Sharing: Bagaimana Tuhan Menolongmu Mengatasi Konflik di Gereja?

Sharing: Bagaimana Tuhan Menolongmu Mengatasi Konflik di Gereja?

Bagikan jawaban kamu di kolom komentar. Kiranya jawaban kamu dapat memberkati sobat muda lainnya.

 Page 1 of 4  1  2  3  4 »