Corona

Tidak Semua Orang Tua

Tidak Semua Orang Tua

Kadang kita tak menyadari, di balik nada marah, wajah lesu, atau raut kebingungan orang tua kita, tersimpan kasih sayang yang tak terungkapkan dengan kata-kata. Terlebih di masa-masa sulit seperti sekarang ini, orang tua kita tetap berupaya melakukan bagiannya sebaik mungkin bagi keluarganya.

3 Hal yang Bisa Kita Lakukan Kala Menghadapi Penderitaan

3 Hal yang Bisa Kita Lakukan Kala Menghadapi Penderitaan

Oleh Dwi Maria Handayani, Bandung.

Dunia saat ini sedang menderita. Kita tidak hanya diperhadapkan dengan bahaya pandemi, tetapi juga kelaparan, kemiskinan, dan kematian. Dalam situasi seperti ini, aku pun bertanya-tanya. Apa yang sedang terjadi? Apa maksud Tuhan? Lalu aku teringat akan nabi Habakuk, yang pada saat itu hidup dalam situasi yang sulit. Apa yang harus kita lakukan sekarang?

Apa yang Kamu Lihat? Penghiburan atau Penghakiman?

Apa yang Kamu Lihat? Penghiburan atau Penghakiman?

Oleh Aryanto Wijaya, Jakarta.

Beberapa waktu lalu ada sebuah video yang cukup viral. Di video itu ditunjukkan seorang badut dengan mimik tersenyum berdiri di ballroom mal yang sepi pengunjung.

Ketika Aku Divonis Sakit Oleh Pikiranku Sendiri

Ketika Aku Divonis Sakit Oleh Pikiranku Sendiri

Oleh Mary Anita, Surabaya.

Hari-hari ini media mana saja membahas COVID-19 tanpa henti, bak seorang artis yang viral mendunia. Setiap hari aku membaca berita, mencari tahu update terkini. Namun, lama-lama kebiasaan ini rupanya melemahkan iman percayaku.

Mengapa Kita Perlu Menunda Pertemuan Fisik?

Mengapa Kita Perlu Menunda Pertemuan Fisik?

Oleh Dr. Alex Tang

Mengapa orang-orang Kristen perlu menunda aktivitas pertemuan selama masa-masa pandemi virus Covid-19? Apakah karena kita kekurangan iman bahwa Tuhan akan melindungi kita?

Virus Wuhan: Tinggal di “Kota Hantu” dan Diliputi Ketakutan

Virus Wuhan: Tinggal di “Kota Hantu” dan Diliputi Ketakutan

Oleh Kim Cheung, Tiongkok.

Waktu terasa berjalan amat lambat belakangan ini.

Tulisan ini kutulis dari provinsi Jiangsu, tempat tinggalku. Ini adalah hari ketiga perayaan Tahun Baru Imlek (27 Januari 2020)—waktu di mana kami seharusnya sibuk mengunjungi sanak famili dan teman-teman. Namun kenyataannya, kami hanya terduduk di rumah sambil terus memantau keadaan terkini dari media sosial tentang penyebaran virus Corona.