Aryanto Wijaya

Sejak masih sekolah dulu, teman-temannya sering menjuluki Ary dengan nama ‘Bolang’ alias si ‘Bocah Ilang’. Kesukaan Ary adalah pergi menjelajah ke banyak tempat di Indonesia. Sejak menamatkan studi di kota kesayangannya, Jogjakarta, Ary pindah dan menetap di Jakarta.

Berikut adalah artikel yang ditulis oleh Aryanto Wijaya

7 Doa untuk Korban Bencana Alam

7 Doa untuk Korban Bencana Alam

Oleh Aryanto Wijaya.

Alam dan bencana bagaikan dua sisi mata uang. Di satu sisi, alam memberikan kita berkah. Namun, di sisi lainnya, terkadang alam bergejolak hingga menimbulkan bencana bagi orang-orang yang tinggal di dekatnya.

Sebuah Pelajaran dari Bapak Penjual Sandal

Sebuah Pelajaran dari Bapak Penjual Sandal

Oleh Aryanto Wijaya, Jakarta.

Apa yang akan kamu lakukan ketika ada seseorang yang meminta kepadamu? Sederhananya, ada dua jawaban yang mungkin aku atau kamu akan berikan, yaitu memberi atau menolak.

Namun, ada sebuah peristiwa di mana aku merasa bimbang dan dilema. Di satu sisi aku ingin memberi tapi aku enggan. Di sisi lainnya, aku ingin menolak tetapi tidak sampai hati.

Berkali-kali Gagal Mencari Pekerjaan, Tuhan Membawaku pada Rencana-Nya yang Tak Terduga

Berkali-kali Gagal Mencari Pekerjaan, Tuhan Membawaku pada Rencana-Nya yang Tak Terduga

Oleh Aryanto Wijaya

Satu hari setelah dinyatakan lulus sebagai Sarjana, aku pikir kehidupan akan menjadi lebih mudah. Aku tidak perlu lagi berpikir keras untuk merangkai kata-kata dalam skripsi, ataupun memikirkan tugas-tugas kuliah lainnya. Tapi, semua itu hanya sementara hingga sebuah pertanyaan menyergapku, “Habis lulus mau ngapain dan kerja di mana?”

Mengapa Aku Tetap Optimis Sekalipun Negeriku Dipenuhi Banyak Masalah?

Mengapa Aku Tetap Optimis Sekalipun Negeriku Dipenuhi Banyak Masalah?

Oleh Aryanto Wijaya

“Penyertaan-Mu sempurna, rancangan-Mu penuh damai, aman dan sejahtera walau di tengah badai.”

Penggalan lirik sebuah lagu itu terngiang di pikiranku tatkala tanganku terus menggeser layar kaca ponselku. Hari itu jagad dunia maya sedang bergejolak, banyak orang menyuarakan berbagai komentarnya atas masalah-masalah yang tengah terjadi di Indonesia.

Mengapa Aku Senang dengan Status Singleku

Mengapa Aku Senang dengan Status Singleku

Oleh Aryanto Wijaya

“Waktu aku masih kecil, aku lihat orang dewasa pacaran. Waktu aku dewasa, aku lihat anak kecil pacaran.”

Begitulah isi tulisan yang kutemukan dalam sebuah meme saat aku sedang asyik menjelajah timeline Instagram-ku. Apa yang baru saja kulihat itu membuatku tertawa. Ya, sampai hari ini aku belum pernah berpacaran sama sekali.

Mengapa Aku Takut Membagikan Imanku?

Mengapa Aku Takut Membagikan Imanku?

Oleh Aryanto Wijaya

Pernahkah kamu merasa takut untuk membagikan imanmu dengan orang lain? Aku pernah. Ketika aku masih duduk di kelas IV sekolah dasar, keluargaku adalah satu-satunya orang Kristen di lingkungan tempat tinggal kami. Suatu hari, ketika aku sedang bersepeda melewati sebuah rumah ibadah, beberapa anak sepantaranku datang dan menutup jalanku serta memaksaku turun dari sepeda.

Aku Gak Pintar Berdoa

Aku Gak Pintar Berdoa

Oleh Aryanto Wijaya

Sewaktu aku tergabung dalam sebuah persekutuan remaja di gereja, seringkali MC menunjuk salah seorang peserta untuk memimpin doa. Tak semua orang yang ditunjuk mau menerima tawaran itu. Kadang, aku juga menolak ketika ditunjuk. “Jangan aku, aku gak pintar berdoa,” ucapku. Tak hanya aku yang menolak, teman-temanku pun ikut menolak dengan alasan serupa.

Apa yang Kamu Berikan di Hari Natal?

Apa yang Kamu Berikan di Hari Natal?

Oleh Aryanto Wijaya

Dua hari menjelang malam Natal, hujan turun dengan derasnya sepanjang malam. Padahal, kami berniat pergi caroling ke rumah-rumah jemaat gereja kami. Kami sempat ragu untuk berangkat, namun kami berpikir bahwa hujan yang turun seharusnya tidak memudarkan semangat kami untuk membagikan kasih Natal. Kami pun bertolak dari gereja dengan semangat.

 Page 3 of 3 « 1  2  3