WarungSaTeKaMu Mini Art Exhibition 2018

Puji Tuhan, Mini Art Exhibition WarungSaTeKaMu telah selesai dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018 di acara Bible Conference ODB 2018.

Di Mini Art Exhibition tersebut, sobat muda yang hadir bisa melihat karya-karya seni yang dibuat oleh beberapa anggota WarungSaTeKaMu Creative Community. Mereka menggunakan ayat-ayat dari Kitab Mazmur untuk ditulis secara indah. Selain melihat-lihat karya seni tersebut, sobat muda juga dapat mengambil kartu-kartu daily quote dan mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar pelayanan WarungSaTeKaMu.

Buat sobat muda yang tidak dapat hadir waktu itu, kami sajikan kembali Mini Art Exhibition tersebut di sini. Kiranya firman Tuhan yang tertuang dalam karya seni ini dapat menjadi berkat untuk kita semua.

Tuhan Yesus memberkati.

Melangkah Keluar dari Kotak Belenggumu

Ilustrasi oleh Lara Sim (lara_sim)

Apakah kamu terjebak dalam situasi di mana kamu merasa tidak ada jalan keluar? Kadang, mengambil satu langkah pertama keluar dari situasi tersebut bisa menjadi pilihan yang sulit. Tapi, ketika kita berseru kepada Tuhan di tengah segala permasalahan kita, Dia menunjukkan kepada kita kebebasan yang bisa kita terima dengan mempercayai-Nya. Maukah kamu menaati-Nya untuk mengambil langkah pertama itu?

Apakah kamu terjerat dalam perasaan selalu ingin sempurna?
Banyak dari kita terjebak di dalam kebiasaan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Dia mungkin tidak lebih cantik dariku, tapi pekerjaan dia lebih asyik daripada pekerjaanku atau dia punya lebih banyak teman daripadaku. Alih-alih mencoba untuk menjadi seorang yang selalu ingin sempurna, fokuskanlah pandanganmu kepada Tuhan yang Sempurna yang kita miliki. Tuhan tidak ingin kita terjerat di dalam segala kekhawatiran dan perasaan negatif yang menyelubungi kita.

Apakah kamu terjebak dalam rasa takut?
Apakah ketakutan adalah raksasa dalam hidupmu, yang siap menerkam dan memangsamu? Apakah kamu takut berhadapan dengan orang lain karena takut dihakimi? Apakah kamu adalah orang yang selalu mengikuti kemauan orang lain? Hal paling mudah yang bisa dilakukan dalam situasi itu adalah menyembunyikan diri kita. Namun, kalau kita bersembunyi terlalu lama, kita bisa saja jadi terjebak. Tuhan memanggil kita ke dalam dekapan-Nya yang penuh kasih—tempat yang aman di mana kita tidak perlu menyembunyikan diri di hadapan-Nya.

Apakah kamu terjebak dalam kegelisahan dan kekhawatiran?
Apakah kamu khawatir akan masa depanmu? Apakah aku akan mendapatkan pekerjaan yang baik? Apakah aku akan menikah suatu hari nanti? Pikiran-pikiran itu menguras energi kita dari waktu ke waktu, membuat kita merasa putus asa ataupun panik. Namun, ketika kita mengizinkan segala kegelisahan dan kekhawatiran itu mencengkeram kita, kita pun menjadi sulit untuk melangkah maju. Meskipun kita mungkin masih merasa takut, kita dapat mempercayai Tuhan yang memegang kendali penuh atas setiap situasi dalam kehidupan kita.

Apakah kamu terjebak dalam materialisme?
Apakah kamu merasa sangat puas ketika kamu pergi berbelanja? Apakah kamu merasa sulit untuk bermurah hati dalam memberi kepada orang lain? Bahkan setelah kamu membeli segala yang kamu mau, jauh di dalam dirimu kamu sadar bahwa segalanya itu tidak pernah bisa memuaskanmu. Jangan takut, kamu tidak sendirian di dalam masalah ini. Mungkin inilah waktu untuk mencari dahulu “Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya” (Matius 6:33) dan menyadari bahwa kepuasan yang sejati kita sesungguhnya adalah Kristus.

Apakah kamu terjebak dalam tekanan pekerjaan?

Rapat lagi? Deadline lagi? Pekerjaan harus selesai hari ini? Apakah kamu juga mengalami semuanya ini? Seringkali kita terjerat dalam beban pekerjaan yang luar biasa berat dan kita tidak mampu untuk melarikan diri. Beberapa dari kita menanggapinya dengan berusaha sebaik mungkin karena kita tahu bahwa kita butuh bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara yang lainnya memilih menyerah karena stres. Namun, Tuhan memanggil kita untuk bergantung pada kekuatan-Nya setiap hari dan panggilan kita sejatinya adalah untuk menjadi kesaksian yang hidup baik di tempat kerja kita juga di tempat lain.

Mendapatkan Sebuah Tujuan

Ilustrasi oleh: Paulina Sangar (@caramel_art)

Mungkin kamu tidak yakin akan karir yang harus kamu capai atau jalan mana yang harus ditempuh. Kamu bisa menjadi sedih dan khawatir, karena seolah tidak ada jawaban pasti.

Tetapi LIHATLAH lebih dekat! Ada satu hal yang dapat kamu yakini: KAMU PUNYA TUJUAN. Ada sebuah tujuan yang Tuhan sedang tenun hanya untukmu dan menanti untuk memberikannya padamu!

Seperti yang tertulis di dalam Efesus 2:10, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Baik itu membantu dengan tugas-tugas di rumah atau mengulurkan tangan kepada mereka yang membutuhkan, marilah kita bersukacita dalam melakukan perbuatan baik – baik kecil maupun besar – ketika mereka mengarahkan orang lain pada cinta dan kasih karunia Allah.

Ketika kita mencari Allah dan tetap fokus pada-Nya, Dia akan memberikan tujuan-Nya kepada kita.

Arti Sebuah Keluarga

Setiap orang menginginkan relasi dalam keluarga yang harmonis dan ideal. Tetapi pada kenyataannya, keluarga terbentuk dari pribadi-pribadi yang tidak sempurna. Kadang ada konflik, salah paham, dan emosi yang tidak terkontrol. Dalam relasi-relasi yang sulit itulah, kita belajar menjadi seperti Yesus yang sabar, pengertian, pemaaf, dan berinisiatif untuk memperbaiki hubungan. Tuhan, terima kasih untuk keluarga yang Kau berikan padaku. Biarlah melalui keluargaku, aku belajar untuk mengenal dan meneladani-Mu setiap hari.

Untuk Kamu yang Sedang Berbeban Berat

Ditulis oleh Carol Lerh
Gambar oleh Emilia Ting

Kami mungkin tidak tahu apa yang harus kami katakan atau ungkapkan bahwa kami sungguh peduli kepadamu, tapi kami tahu bahwa Tuhan mampu menghiburmu dan Dia ada bersamamu. Melalui firman-Nya, Dia berbicara kepada aku dan kamu. Kiranya kamu dikuatkan oleh janji-janji-Nya.

Bagaimana Caranya Agar Saat Teduh Bisa Konsisten?

Dalam kehidupan rohani kita, ada masa-masa di mana kita mengalami jatuh bangun dalam relasi dengan Tuhan. Kadang kita bisa begitu bersemangat melakukan saat teduh, kadang pula merasa kosong atau pun malas. Hingga kemudian kita bertanya-tanya, apa sih pentingnya saat teduh itu? Lalu, jika itu penting, bagaimana caranya supaya bisa melakukannya dengan konsisten?

Yuk cari tahu jawabannya dari video rekaman Instagram Live WarungSaTeKaMu bersama Kak Alex Nanlohy.

Lihat video series lainnya:
Cara Mengatasi Jenuh Bersaat Teduh
Puasa Orang Kristen

Dalam Tangan Tuhan

Berkolaborasi dengan Eun Ae (@ohjoytree)
Musik: www.bensound.com

Apakah kamu sedang merasa terpuruk? Kiranya ini dapat menguatkanmu.
Bagikan proyek ini ke teman-teman dan orang-orang terkasih untuk menguatkan mereka.

Karunia Allah bagi Kita


Dari Minggu Palem sampai Minggu Paskah, kita menelusuri jejak perjalanan Yesus yang membawa-Nya ke atas kayu salib. Kita mungkin sudah sering mendengar kisah ini berulang kali, namun kisah ini sesungguhnya adalah kisah yang sangat penting. Ini adalah kisah yang berbicara tentang kasih Allah yang luar biasa bagi umat-Nya dan betapa besar pengorbanan-Nya demi menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita. Biarlah kita tidak menganggap ini sebagai kisah yang klise. Lihatlah momen terpenting dalam sejarah ini dengan cara pandang yang baru. Mari kita berfokus pada yang terutama, yaitu Yesus, karunia Allah bagi kita.

MINGGU PALEM: Persiapkan jalan bagi Tuhan

“Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosana di tempat yang maha tinggi!” (Markus 11:9-10)

Seminggu sebelum Minggu Paskah, Yesus disambut masuk ke dalam kota Yerusalem dengan daun-daun palem dan pakaian yang mereka hamparkan di jalan. Mereka merayakan Yesus sebagai Juruselamat dan Raja. Kiranya kisah ini mengingatkan kita juga untuk membuka hati kita dan bersujud di hadapan Yesus, Juruselamat dan Raja kita.

KAMIS PUTIH: Lakukan ini untuk mengingat akan Aku

Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.” Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.” (Lukas 22:19-20)

Pada malam Dia dikhianati, Yesus memecahkan roti, menuangkan anggur, dan membasuh kaki murid-murid-Nya, sebagai tanda bahwa tubuh-Nya diremukkan, darah-Nya dicurahkan, dan kasih pengorbanan-Nya dinyatakan bagi kita. Kini, kita mengambil bagian dalam perjamuan kudus, menyatakan kematian-Nya dan mengingat pengorbanan-Nya yang amat mahal bagi kita di kayu salib. Apakah hati kita dipenuhi dengan ucapan syukur dan pujian kepada Pribadi yang memberi hidup-Nya agar kita dapat hidup?

JUMAT AGUNG: Melalui Kristus, kita mempunyai akses kepada Allah

Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. (Roma 5:2)

Segera setelah Yesus menghembuskan napas terakhirnya dan menyerahkan roh-Nya di kayu salib, tirai bait suci robek menjadi dua, dari atas ke bawah. Kematian-Nya membayar lunas segala utang dosa kita, dan memberi kita akses langsung untuk datang kepada Allah. Hanya melalui Yesus, ada jalan bagi kita untuk bertemu Bapa, untuk dipersatukan kembali dengan-Nya. Oleh karena itu, marilah kita mengingatnya setiap kali kita mengaku dosa, memuji Tuhan, dan memohonkan doa-doa kita.

SABTU SUNYI: Mahkota Duri

Yesus rela menanggung rasa sakit, malu, dan ejekan bagi kita. Dia mengenakan mahkota duri yang tidak pantas diterima-Nya. Untuk semua yang telah Dia lakukan, maukah kamu bertekun dalam menghadapi penganiayaan bagi-Nya dan berdiri tanpa malu untuk Injil?

SABTU SUNYI: Paku

Dosa kitalah yang membuat-Nya terpaku di kayu salib. Namun, lubang di tangan dan kakinya membuat kita menjadi utuh. Dosa apa yang ingin kamu pakukan di kayu salib sehingga kamu dapat dipulihkan untuk menjalani kehidupan yang berkelimpahan seperti yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang taat kepada-Nya?

SABTU SUNYI: Tulisan

“Raja Orang Yahudi”: Itu adalah tanda yang dibuat untuk mengejek-Nya. Meski ironis, tetapi sesungguhnya itu adalah kebenaran yang tepat. Hari ini, Yesus bukan hanya raja orang Yahudi, tetapi juga Raja atas orang-orang bukan Yahudi, yaitu kita semua. Sudahkah kamu memberi Dia tempat yang layak di hatimu sebagai Raja?

SABTU SUNYI: Salib

Dulunya salib adalah metode untuk menghukum para penjahat, tetapi sekarang menjadi simbol penebusan dan anugerah. Karena Kristus, arti salib telah berubah selamanya. Dengan mengetahui bahwa penebusan melalui pengorbanan Putra-Nya itu telah Allah rencanakan sejak kejatuhan manusia, bagaimana tidak kita menanggapinya dalam penyembahan dan pemujaan kepada-Nya?

MINGGU PASKAH: Tanpa kebangkitan-Nya, iman kita adalah percuma.

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan (1 Petrus 1:3).

Ini bukan lelucon April Mop bahwa Yesus hidup hari ini! Kekalahan-Nya dari kematian membuktikan siapa diri-Nya yang Dia klaim: Tuhan. Kebangkitan-Nya membuktikan kuasa Allah yang luar biasa. Kemenangan-Nya membuktikan bahwa Dia menyatakan apa yang dijanjikan-Nya. Dan Dia telah berjanji untuk datang ke dunia ini untuk kedua kalinya. Janji harapan yang mulia ini layak menjadi dasar hidup kita. Mari kita melayani Dia dalam kasih dan ketaatan sambil menunggu dengan penuh pengharapan akan kedatangan-Nya kembali.

Mencari Cinta

Berkolaborasi dengan Moonsub Shin
Musik: www.bensound.com

Teruntuk semua orang yang sedang mencari, ataupun yang telah menemukan cinta, kami harap proyek seni ini dapat memberikanmu kehangatan, penghiburan, dan kedamaian di hari kasih sayang ini.