Tema

Billy dan Tuhan Yesus

Oleh: Christin Siahaan

Billy memang keren. Mata boleh sipit, tapi kecakapannya memainkan bola basket benar-benar hebat. Tak heran jika hampir semua mata para gadis yang menonton pertandingan antar fakultas sore itu tertuju padanya, termasuk aku. Apalagi, tim Billy adalah tim dari fakultasku. Setiap kali ring lawan dibobolnya, aku ikut bersorak. Yes! Yes! Yes!

Lanjut baca...

Bukan di Mulut Saja

Oleh: Abyasat Tandirura

Berbicara tentang peduli lingkungan jauh lebih mudah daripada melakukannya. Semua orang tentu menginginkan lingkungan yang bersih dan sehat, tapi tak banyak yang sungguh-sungguh mengusahakannya terwujud. Sebagai anak muda Kristen, inisiatif apa yang bisa kita ambil di tengah komunitas kita?

Lanjut baca...

Sampah dan Sakumi

Oleh: Melody Tjan

“Eitt, jangan dibuang!” Sakumi meraih kotak jus yang sudah siap kumasukkan ke tempat sampah. Aku tersipu malu. Tinggal di asrama sekolah bersama para pelajar dari berbagai negara mengajarku tentang banyak hal. Salah satunya tentang betapa kurangnya aku memikirkan urusan membuang sampah.

Lanjut baca...

Obrolan November 2014

Bukan kebetulan kita ditempatkan Tuhan di tengah bumi ciptaan-Nya. Sejak awal, Tuhan telah merancang agar bumi ini dikelola oleh kita, manusia (lihat Kejadian 1:28). Sayangnya, tidak semua orang menunjukkan penghormatan dan kasih kepada Sang Pencipta dengan merawat lingkungan sekitarnya secara bertanggung jawab. Contoh sederhananya, masih banyak yang suka buang sampah sembarangan. Bikin lingkungan jadi kotor […]

Lanjut baca...

Ditolong Oleh Firman

Oleh: Helen Maria Veronica

Pernahkah kamu kecewa sama Tuhan? Aku pernah. Aku kecewa karena aku merasa diciptakan Tuhan sebagai seorang yang bodoh. Nilai-nilaiku di sekolah sejak kelas 1 SD selalu banyak merahnya. Sempat mencoba les, tetapi sia-sia, nilaiku tetap saja jelek. Sampai-sampai, guruku sendiri pun menyebutku sebagai anak yang bodoh. Sakit rasanya dicap sebagai orang bodoh.

Lanjut baca...

Kecewa Kepada Tuhan

Oleh: Stephen Iskandar

Kita kecewa ketika sepertinya Tuhan membiarkan mimpi kita sirna. Dia diam saja ketika kita mengambil keputusan-keputusan yang keliru. Kita kecewa ketika keinginan-keinginan kita tidak terpenuhi dan doa-doa kita tak kunjung dijawab. Kita tak habis mengerti mengapa Tuhan yang Mahakuasa sepertinya tidak berbuat apa-apa melihat kita mengalami semua itu.

Lanjut baca...

Menghalau Galau

Oleh: Inike Lamria Siregar

Memang, hidup ini tidaklah semulus jalan tol. Tetapi daripada galau, aku lebih suka “bergumul” dengan masalah yang menghadang. Dalam bergumul kita akan lebih serius, tidak main-main, fokus, dan tentu saja berserah kepada Tuhan. Berserah bukan pasrah, tapi menyerahkan setiap masalah atau pilihan kita kepada Tuhan sebagai pembuat keputusan.

Lanjut baca...

Mengapa Enggan Berdoa?

Oleh: Radius S.K.Siburian

Aku yakin kita semua sudah sering mendengar tentang doa. Aku bahkan yakin bahwa banyak di antara teman-teman yang telah atau setidaknya pernah merasakan kuasa Tuhan yang menjawab permohonan doa kita. Contoh yang mungkin pernah kita semua alami adalah saat ujian.

Lanjut baca...

Dia Tak Pernah Terlelap!

Oleh: Tabita Davinia

Hari itu aku terbangun sekitar jam 4 pagi. Suara ketukan yang cukup kencang terdengar dari gerbang rumahku. Tok tok tok! Tok tok tok! Tok tok tok! Haduhhh…. aku spontan mengomel, “Berisik banget!” -___- “Ini pasti pasiennya Mama,” gumanku dalam hati (dan rupanya benar begitu :v).

Lalu aku jadi galau, “Buka, apa nggak? Buka, apa nggak?”

Lanjut baca...
 Page 94 of 102  « First  ... « 92  93  94  95  96 » ...  Last »