Ketika Aku Mencari Tahu Bobot Segumpal Awan

Ketika beban berat menghimpit, atau langit tampak kelabu, kita cenderung membiarkan diri kita kehilangan harapan. Padahal, Tuhan yang menciptakan kita telah berjanji bahwa Dia tahu apa yang kita sedang alami dan Dia akan menyediakan apa pun yang kita butuhkan. Dia lebih tahu daripada diri kita sendiri. ⁣⁣
⁣⁣
Kalau hatimu sedang berbeban berat, Yesus mengundangmu kembali untuk menaruh harapanmu pada-Nya. Ingatlah kembali bagaimana Dia telah berulang kali menolong-Mu. ⁣⁣
⁣⁣
Artspace ini diadaptasi dari artikel “Ketika Aku Menghitung Bobot Segumpal Awan” yang telah ditayangkan di WarungSaTeKaMu. ⁣⁣
⁣⁣

Komik: Hukum Kasih

Hukum kasih diwujudnyatakan juga dalam tindakan, sekalipun terkadang itu terasa menyulitkan dan menyebalkan. Bagaimana ceritamu mengasihi hari ini?

Ingatlah Yesus yang Pernah Menderita Bagi Kita – Artspace Jumat Agung

Apapun situasi yang kita alami saat ini, kita dapat yakin bahwa ada seseorang yang benar-benar tahu apa yang sedang kita hadapi. Karena Dia sendiri pernah melewati semua itu.

Jadi, kalau kamu mendapatkan diagnosa penyakit tertentu, ingatlah Yesus, yang hidup setiap hari dalam hidup-Nya dengan menyadari bahwa Dia akan mati dengan cara yang begitu kejam (Matius 16:21).

Jika kamu bergumul untuk menerima apa yang menjadi kehendak Tuhan (mungkin keadaan di rumah atau tempat kerjamu tidak berjalan seperti yang kamu inginkan), ingatlah Yesus yang memohon kepada Allah Bapa di Taman Getsemani (Lukas 22:42).

Jika teman-temanmu telah mengkhianati atau meninggalkanmu, ingatlah Yesus, yang juga dikhianati oleh Yudas, murid-Nya (Lukas 22:3-6).

Jika kamu mendapatkan tuduhan yang salah, ingatlah Yesus, yang juga mendapatkan tuduhan yang salah di hadapan Pilatus dan Herodes (Lukas 23:2, 10).

Jika kamu telah kehilangan semua yang kamu miliki, ingatlah Yesus, yang meninggalkan takhta-Nya di surga untuk datang ke dunia yang telah jatuh dalam dosa ini (Filipi 2:6-8).

Jika kamu tidak mendapatkan apa yang menjadi hakmu, ingatlah Yesus, yang tubuh-Nya didera bagi kita (Filipi 2:6-8).

Jika kamu sedang menghadapi sakit secara fisik, ingatlah Yesus yang tergantung di kayu salib (Yesaya 53:4-5).

Jika kamu merasa diabaikan oleh Allah, ingatlah Yesus, yang ditinggalkan Allah di atas kayu salib (Matius 27:46).

Ingatlah Yesus.

Ingatlah bahwa Dia telah mati untuk memberikan kita hidup.

Ingatlah juga bahwa Dia pernah hidup di dunia ini untuk menunjukkan kepada kita bagaimana seharusnya kita hidup.

Kamu Tim Rebahan atau Semangat?

Kerja dari rumah, atau #WFH, adalah aktivitas yang mungkin kita lakukan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.

Rumah dan tempat kerja yang tadinya terpisah kini jadi membaur. Ritme kita pun agaknya berubah. Kita bisa duduk di sofa, menonton video saat lelah, atau kalau lapar tinggal jalan saja ke dapur untuk makan cemilan atau masak sesuatu.

Tapi.. #WFH ini bisa menggoda kita untuk lalai akan tugas dan tanggung jawab karena tak ada bos atau rekan kerja yang melihat kita. Alkitab mengatakan, apa pun yang kita kerjakan, lakukanlah itu dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23). Bagaimana kita mengaplikasikan apa kata Alkitab itu, sembari kita juga menjaga work-life-balance saat WFH?

Artspace ini merupakan kontribusi dari Citra Marina (@real_choochoo)

Komik: Kasih

Kita mengasihi karena Allah terlebih dulu mengasihi kita, dan salah satu cara kita mengasihi ialah mewujudkannya dalam tindakan.

Adakah orang yang perlu kamu tolong hari ini? Doakanlah mereka dan mintalah hikmat pada Tuhan agar kamu dapat memberikan pertolongan yang tepat untuknya.

5 Tips Saat Teduh Anti Mager!

Bulan ketiga di tahun 2021 sudah hampir berlalu, adakah yang saat teduhnya masih konsisten dan tidak absen?

Menjaga kekonsistenan saat teduh kadang terasa sulit. Kadang kita terjebak dalam kesibukan, atau tak jarang juga rasa malas yang kita pelihara membuat kita jadi lupa dan enggan bersaat teduh. Yuk kita bangun kembali semangat untuk berelasi erat dengan Tuhan!

Apa saja tipsmu untuk tetap semangat bersaat teduh?

Kebaikan yang Bertumbuh

“Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik…” (Galatia 6:9).

Kebaikan adalah bahasa kasih yang universal. Setitik kebaikan yang kita berikan bisa dipakai-Nya untuk mengubah hidup orang lain, entah itu keluarga, teman dekat, orang asing, atau bahkan musuh sekalipun. Dengan tetap berbuat baik, kita sedang menunjukkan pada dunia akan Allah yang telah lebih dulu berbuat baik pada kita.

Yuk swipe artspace ini dan temukan inspirasi di dalamnya.

Artspace ini dibuat oleh Elok Bakti Pratiwi

5 Tips Mengikuti Ibadah Online

Setahun setelah pandemi berlangsung, kita masih harus melakukan ibadah secara daring di rumah. Meskipun tidak hadir secara fisik di gedung gereja, ibadah daring tetaplah ibadah. Yuk simak tips-tips sederhana ini supaya ibadah kita tetap khusyuk.

7 Strategi Menghadapi Iri Hati

Iri hati adalah dosa dan perasaan yang menguras banyak energi. Ketika kita iri hati, kita kehilangan sukacita dan sulit melihat kebaikan pada sosok orang yang kita banding-bandingkan.

Tiada kebaikan yang bisa kita raih dari memelihara rasa iri, tetapi melenyapkannya pun seringkali terasa susah. Namun, inilah kabar baiknya: firman Tuhan punya jawabannya. Inilah 7 strategi menghadapi iri hati.

Artspace ini diadaptasi dari artikel “Seven Strategies for Fighting Envy” karya Stephen Witmer di Desiringgod.org

Artspace ini didesain oleh Vika Vernanda.