Renungan Khusus

Formasi Rohani

“Kurasa kita seharusnya bermain dengan formasi 4-4-2, bukan 4-5-1,’ kata seorang pria yang duduk di baris depan. “Kita perlu 2 penyerang yang didukung oleh seorang gelandang serang.”
“Maksudmu 4-1-2-1-2, formasi wajik?” balas teman di sebelahnya.

Lanjut baca...

Tim Terbaik Sepanjang Masa

Berbicara tentang supremasi sepakbola dunia, kebanyakan penggemar memiliki tim impian yang terdiri dari para pemain favorit mereka. Bayangkan memasang Pele dan Maradona pada masa kejayaan mereka, atau Beckenbauer dan Scirea, atau Cruyff dan Charlton. Alangkah tangguhnya tim tersebut, suatu tim yang pasti akan menggentarkan tim mana pun yang melawan mereka!

Lanjut baca...

Babak Final

Ribuan orang memadati stadion di Rio de Janeiro untuk menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 1950 antara Uruguay melawan Brasil, tuan rumah yang diunggulkan. Untuk pertama kalinya kejuaraan itu memakai sistem setengah kompetisi. Dalam pertandingan itu Brasil hanya perlu hasil seri untuk menjadi juara dunia.

Lanjut baca...

Tak Ada yang Bisa Hidup Tanpa Allah!

Seri Kesaksian Atlet

Hidup penuh keberuntungan di tengah sebuah keluarga yang rajin beribadah tidak membuat Isaac Diaz, pesepakbola asal Chile, benar-benar memercayai Allah. Justru ketika tragedi melanda, Diaz akhirnya menyadari bahwa Allah sungguh nyata dan tidak ada orang yang bisa hidup tanpa-Nya.

Lanjut baca...

Miskin Jadi Kaya

Konon, Garrincha, sang pemain legendaris asal Brasil, seharusnya tidak pernah menjadi seorang pemain. Kedua kakinya tidak sama panjang. Pergelangan kaki kirinya melengkung keluar, sementara yang kanan bengkok ke dalam. Dokter anak yang menanganinya memperkirakan ia akan tumbuh dengan pincang.

Lanjut baca...

Yang Terpenting Bukan Sepakbola

Seri Kesaksian Atlet

Hidup pemain favorit Korea, Lee Young Pyo, berubah selamanya setelah ia mencari Allah dan berbincang dengan sahabat-sahabatnya. Keyakinannya pun memengaruhi sikap hidupnya. Sepakbola kini bukan lagi yang terpenting dalam hidupnya.

Lanjut baca...

Tanpa Tanda Jasa

Setelah memperoleh bola di paruh lapangannya sendiri, ia berlari maju dan saling mengoper bola dengan rekan satu timnya dalam kotak penalti lawan. Dengan cekatan, ia menggiring bola melewati bek lawan, lalu melakukan operan ke belakang kepada Tardelli yang berada tepat di luar kotak penalti.

Lanjut baca...

Keluar Garis

Ketika waktu pertandingan tinggal tersisa beberapa menit, para pemain bermain habis-habisan dan bergerak maju ke depan, termasuk sang penjaga gawang, demi mempertahankan peluang mereka. Sambil mendorong dan menarik lawan, mereka berusaha keras untuk memanfaatkan bola dari sebuah tendangan penjuru.

Lanjut baca...

Dia Menopang Kehidupanku

Seri Kesaksian Atlet

Bintang sepakbola Kolombia, Radamel Falcão tiba-tiba saja harus kehilangan impiannya bermain dalam laga Piala Dunia. Namun, di tengah situasi yang tampak suram, imannya bersinar terang. Dunia melihat betapa yang menopang hidup Falcão selama ini bukanlah kesuksesan dan kegemilangan prestasinya, tetapi Allah yang ia imani di dalam Yesus Kristus.

Lanjut baca...
 Page 5 of 9  « First  ... « 3  4  5  6  7 » ...  Last »