Podcast dari WarungSaTeKaMu, untukmu.

Dengarkan inspirasi dari firman Tuhan, dan jadilah saluran berkat-Nya.

Ritual-ritual dalam Kekristenan: Memangnya Harus?

“Makin banyak ritualnya, berasa makin suci dan mantap ibadahnya!”

Anggapan ini bukan sesuatu yang baru. Pada zaman ketika Yesus melayani di dunia, ada orang-orang Farisi yang saleh dan ketat menjalankan ritualnya, tetapi Yesus justru menolak mereka dengan keras. Kalau begitu, ritual seperti apakah yang berkenan buat Tuhan?

Yuk kita gali topik ini bersama Pdt. Alex Nanlohy.

Part-1:

Part-2:

Podcast KaMu Episode 19: Mencari Makna di Kolong Langit

“Apa gunanya manusia berusaha dengan jerih payah di bawah matahari?”

Sepenggal ayat dari Kitab Pengkhotbah tadi rasanya seperti ungkapan pesimistis. Apalagi kalau kita baca lebih dalam, Kitab Pengkhotbah banyak menyuarakan tentang kesia-siaan. Tapi, justru dalam kitab yang seolah bernada pesimistis inilah ada banyak hikmat yang bermanfaat buat kita, khususnya anak-anak muda, untuk mengokohkan dasar hidup.

Kalau hari-hari ini kamu lagi merasa hidupmu flat, kehilangan makna ataupun arah dan tujuan, atau sekadar nggak semangat buat jalanin hari, Podcast KaMu episode kali ini punya insight menarik buatmu.

Bersama host Kak Ary, yuk kita simak sesi sharing biblikal dari Pdt. Yesie Irawan.

Part-1:

Part-2:

Podcast KaMu Episode 18: Investasi yang Sering Terabaikan: MERAWAT TUBUH

Gak cuma uang yang kudu diinvestasikan, tapi tubuh juga. Apa yang kita makan, lakukan, dan pikirkan berpengaruh besar lho terhadap tubuh kita di masa depan. Mungkin hal ini terdengar remeh, tapi nyatanya merawat tubuh itu sangat sangat perlu dilakukan sedari sekarang (selagi masih sehat). Apalagi buat kita yang suka begadang, ngemil mecin tiap hari, sama mageran.

Nah, buat kita semua yang santuy-santuy aja atau apatis sama kondisi tubuh kita sendiri, yuk tonton dan dengarkan podcast ini bersama dr. Lidya Tantoso, Sp.Pd, FINASIM.

Part-1:

Part-2:

Podcast KaMu Episode 17: Ini Mauku, Apa Mau-Mu?

Masa muda identik dengan masa-masa penuh kebebasan dan penjelajahan. Tapi, seringkali semua upaya dan pencapaian kita malah membawa kita pada pertanyaan: bener gak sih ini maunya Tuhan? Tuhan, Engkau pengen aku ini jadi gimana sih?

Nah Sobat Muda, mencari tahu apa yang jadi maunya Tuhan buat kita itu gampang-gampang susah. Jadi, gimana dong caranya biar tahu? Dan gak cuma sekadar tahu, tapi supaya keinginan kita selaras dengan maunya Tuhan?

Yuk explore topik seru ini bersama Echa Soemantri, anak muda yang lewat talenta dan pengalaman hidupnya dipakai Tuhan buat jadi berkat!

Host di podcast episode ini dipandu oleh Ruth Lidya Panggabean @ruthlidya

Part-1:

Part-2:

Podcast KaMu Epiosde 16: Hancur, Remuk, Dibentuk Lagi

Kita semua mungkin pernah mengalami yang namanya proses: jatuh-bangun dalam kehidupan. Dihancurkan, diremukkan, itu merupakan bagian dari proses. Tak jarang, kita ingin menyerah karena merasa apa yang kita jalani terlalu berat.

Sobat Muda, Alkitab memberikan kita banyak teladan tentang orang-orang yang mengalami proses. Dihancurkan dan diremukkan tetapi tetap bersedia memberi diri untuk dibentuk lagi. Dengan bersedia diproses oleh Tuhan, berarti kita percaya kalau Dia akan menyertai kita dan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik bagi-Nya.

Yuk explore topik seru bersama Ps. Jusaac Kantjana dipandu oleh Astri Gitarani.

Part-1:

Part-2:

Podcast KaMu Episode 15: Jatuh Bangun Mencari Panggilan Tuhan

Menemukan panggilan hidup tak selalu jadi perjalanan yang mudah, termasuk buat Yeshua Abraham. Ada fase-fase ketika dia patah semangat, juga kebingungan apakah hobi dan passionnya dalam dunia musik itu selaras dengan kehendak Tuhan atau tidak.

Namun, ada satu kunci yang menjadikan perjalanan mencari panggilan hidup itu berbuah, yakni KETAATAN.

Saat kita taat, berarti kita ikut mengimani bahwa apa yang Tuhan rancangkan tidak akan gagal. Tuhan ingin kita melewati proses demi proses supaya kita mengalami kepuasan di dalam Dia dan menjadi berkat buat sesama kita.

Podcast KaMu Episode 14: Punya Pasangan itu KEBUTUHAN atau KEINGINAN?

“Kamu harus nikah! Supaya nanti tua ada yang urus.”

“Ngapain sih nikah kalau semua bisa kita lakuin sendiri?”

Sobat muda, memasuki umur 20an, kita tidak asing dengan bahasan seputar pilihan hidup di masa depan: apakah kita akan menikah atau hidup sendiri alias selibat?

Bahasan yang umum kita temukan umumnya menyimpulkan dua pilihan yang bertolak belakang ini sebagai baik dan tidak baik. Namun, kita bisa kembali pada Alkitab dan menemukan hikmat sejati tentang apa rancangan besar dan kehendak Tuhan bagi kehidupan kita, apakah itu menikah atau hidup selibat.

Narasumber dalam podcast ini adalah Jerry Kurniawan dan Widya Gunawan. Keduanya bekerja dan melayani sebagai konselor di Lifespring Counseling and Care Center Jakarta.

 

 

Podcast KaMu Episode 13: SMART GOALS, Jurus Jitu Membuat Target

Tahun baru sering kita identikkan dengan momen untuk menyusun target-target dan rencana baru… tapi, seringkali apa yang kita rancangkan itu berakhir cuma jadi sekadar angan, alias tidak pernah terwujud.

Sobat muda, untuk menyusun target dalam hidup itu butuh cara dan seni yang tepat. Di podcast episode kali ini, bersama-sama kita akan explore sebuah konsep bersama SMART goals.

Seperti apa dan bagaimana menerapkannya?

Yuk simak podcast ini 🥳🥳bersama Evans Garey dan dipandu oleh Enrico Jonathan.

Part-1:

Part-2:

Podcast KaMu Episode 12: Medioker vs Ambisius, Orang Kristen Harus Jadi Seperti Apa?

Konon katanya kalau punya ambisi jangan tinggi-tinggi, soalnya kalau gak kewujud nanti sakit. Hiduplah biasa-biasa aja.

Tapi, ada juga yang bilang: hidup jangan gitu-gitu aja. Kerja lebih keras, atau kalau perlu lakuin hal gila dong.

Dua prinsip yang bertentangan ini tidak asing dalam hidup kita. Kadang, kita pun terjebak dalam kebingungan tentang kapan dan bagaimana kita harus menyikapi kedua prinsip ini. Di Podcast KaMu episode ke-12 ini, kita akan membahas detail tentang prinsip Medioker dan Ambisius dari sudut pandang firman Tuhan bersama Ev. Andrey Thunggal.

Part-1: Medioker vs Ambisius

Part-2: Motivation Check: Melayani Tuhan atau Diri Sendiri?