Pena KamuHasil goresan pena atau ketikan komputer yang ingin kamu bagikan.

Kerinduanku Ketika Mengingat Besar Pengurbanan-Nya di Kalvari!

Oleh Vina Agustina Gultom, Bekasi.

Dua tahun yang lalu, aku memiliki kerinduan untuk membawa satu jiwa bisa mengenal Tuhan. Kerinduan itu pun dijawab Tuhan dengan berita bahwa aku berhasil diterima di salah satu universitas di Taiwan. Aku begitu bersemangat, sebab di negeri yang akan kutuju itu ada banyak orang yang belum mengenal Tuhan.

Lanjut baca...

Gagal Naik Podium Tidak Menghentikan Rencana Tuhan dalam Hidupku

Oleh Janessa Moreno, Tangerang.

Aku adalah seorang atlet bulutangkis. Namaku terdaftar sebagai penerima beasiswa di salah satu klub ternama di Indonesia, pencetak para juara dunia. Namun, aku bukanlah atlet yang banyak menorehkan prestasi. Aku bisa berada di tempat ini semata-mata karena kemurahan Tuhan.

Lanjut baca...

Belajar dari Daud: Bukan Kekuatan Kita Sendiri yang Mampu Mengubah Kita

Oleh Christine Emmert.

Hari sudah terlampau siang. Aku masih duduk di depan komputerku, mengedit sebuah artikel yang harus segera ditayangkan. Anak lelakiku duduk di lantai dan bermain mobil-mobilan dengan berisik—sebuah pengingat bagiku kalau siang itu aku tidak punya waktu untuk bermain dengannya.

Lanjut baca...

Ketika Tuhan Mengizinkanku untuk Menunggu dalam Masa Mencari Pekerjaan

Oleh Jefferson, Singapura.

Jika kamu membaca judul artikel ini, mungkin kamu sudah bisa menebak alurnya. Jeff berdoa agar diberikan pekerjaan setelah lulus kuliah. Tuhan lalu meminta Jeff untuk menunggu terlebih dulu. Tak lama kemudian, barulah Tuhan memberikan Jeff pekerjaan. Tamat.

Lanjut baca...

3 Tanda Hidupmu Dikendalikan oleh Perasaanmu

Oleh Rachel Moreland.

Butuh perjuangan berat untukku tidak segera membalas chat yang dikirim kepadaku. Kumatikan ponselku. Aku tidak akan membiarkan emosiku mempengaruhi tindakanku. Aku tidak ingin jadi orang yang ceroboh karena melontarkan kata-kata yang tidak tepat saat emosiku sedang tidak stabil.

Lanjut baca...

Ketika Aku Terjerat Dosa Memegahkan Diri

Oleh Agnes Lee, Singapura.

Ada suatu masa di mana aku pernah menawarkan diriku untuk menulis satu artikel per minggu untuk membantu tim pelayananku mencapai target. Meskipun kemampuan menulisku dalam bahasa Inggris rasanya biasa saja, tapi aku suka menghubungkan pengalaman dan pemikiranku dengan firman Tuhan dan menuliskannya.

Lanjut baca...

Ketika Aku Belajar Memahami Arti Doa yang Sejati

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

Berdoa. Itulah salah satu kegiatan yang kusukai. Jika orang lain mungkin merasa suntuk saat berdoa, itu tidak bagiku. Dalam doaku, aku bisa bercerita tentang apa saja kepada Tuhan. Sejak duduk di SMP, aku memiliki jam-jam doa pribadi: pagi sebelum berangkat sekolah, sore setelah pulang sekolah, dan malam hari.

Lanjut baca...

Akankah Tuhan Memberiku Perkara yang Tidak Dapat Kutanggung?

Oleh Kezia Lewis.

“Tuhan tidak akan pernah memberimu perkara yang tidak dapat kamu tanggung. Tuhan hanya akan memberikan apa yang dapat kamu tangani.”

Lanjut baca...

Disiplin Rohani: Butuh Perjuangan!

Oleh Abyasat Tandirura, Toraja.

Tahun 2018 beserta suka dan duka kehidupan yang mengiringinya sudah berhasil kulalui. Aku bersyukur sekaligus lega dapat menginjakkan kaki di tahun 2019 yang telah memasuki bulan ketiga ini. Dari berbagai peristiwa yang telah kualami, ada satu pesan penting yang dapat kupetik, bahwa kita senantiasa membutuhkan Tuhan.

Lanjut baca...
 Page 3 of 88 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »