ArtikelArtikel atau tulisan dari pembaca.

Tuhan Membentukku Lewat Pekerjaan yang Tak Sesuai dengan Passionku

Oleh Gracea Elyda Safaret Sembiring, Yogyakarta.

Bulan Mei 2017, aku menulis sharing mengenai panggilan dan pekerjaanku di WarungSateKamu dengan judul “Pekerjaanku Bukanlah Passionku, Tapi Inilah Cara Tuhan Membentukku”. Tidak pernah terpikir olehku bahwa cerita tersebut akan bersambung, karena awalnya aku berencana untuk resign dari kantorku.

Lanjut baca...

Tetap Mengasihi Sahabat, Meskipun Dia Berlaku Buruk Padaku

Oleh Maxentia Septrierly, Semarang.

Sewaktu SMA dulu aku berteman dekat dengan seorang laki-laki, sebut saja namanya Marvin. Banyak kegiatan yang kami lakukan bersama, mulai dari ekstrakurikuler sampai persekutuan bersama.

Lanjut baca...

Ketika Kerinduan untuk Memperoleh Kasih Sayang Menguasai Diriku

Oleh Rachel, Malaysia.

Aku tumbuh besar dalam sebuah keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang. Aku tidak perlu berusaha apa-apa untuk mendapatkan kasih dari mereka.

Lanjut baca...

Bukan Romantisme yang Membuat Relasi Kami Bertahan

Oleh Novita Sari Hutasoit, Tangerang.

Salah satu hal yang aku syukuri dalam hidupku saat ini adalah bisa mengenalnya. Tapi, dia bukanlah seorang pria yang romantis. Dia tidak memberiku bunga, membelikanku barang yang kusuka ataupun memposting fotoku di media sosialnya.

Lanjut baca...

Kekurangan Fisik Membuatku Minder, Tapi Tuhan Memandangku Berharga

Oleh Abyasat Tandirura, Toraja

Aku lahir dengan kondisi di mana langit-langit dalam rongga mulutku terbuka sehingga ketika aku berbicara, suaraku tidak jelas. Teman-temanku pernah mengejekku. Aku sangat sedih dan hampir menangis, tetapi seorang guruku menegur mereka dan menenangkanku.

Lanjut baca...

Meski Kuanggap Diriku Gagal, Tuhan Punya Alur Cerita yang Berbeda

Oleh Tri Nurdiyanso, Surabaya.

Aku, salah satu siswa kelas 12 IPA di salah satu SMA Negeri di Jawa Tengah. Tahun 2010 merupakan tahun yang penting bagiku, itu tahun kelulusanku. Untuk merayakan kelulusan, teman-temanku melakukan konvoi dan corat-coret seragam. Tapi, berbeda dari teman-temanku, aku malah bingung dengan kelulusanku sendiri.

Lanjut baca...

Belajar Menerima Hal Buruk, Sebagaimana Aku Menerima Hal Baik dari Tuhan

Oleh Debora Asima Rohayani, Jakarta.

17 September 2015, tanggal yang tidak bisa aku lupakan sampai saat ini. Hari itu rumah uwak, kakak dari mamaku mengalami musibah kebakaran. Rumah kami bersebelahan sehingga sebagian rumahku pun terkena kobaran api.

Lanjut baca...

Benang Merah Hidup

Oleh Vina Agustina Gultom, Bekasi.

Aku yang duduk di bangku kelas 4 SD 14 tahun silam, pernah bercita-cita untuk membuat sebuah novel ciptaanku sendiri. Saking besarnya cita-citaku tersebut, aku pun langsung menyicilnya perlahan. Menulis setiap apa yang aku rasakan tiap harinya.

Lanjut baca...

Segala Sesuatu Ada Masanya, Gagal Hari Ini Bukan Berarti Gagal Seterusnya

Oleh Pebri Sitorus, Bogor.

Aku lahir di keluarga yang menuntutku untuk memperoleh nilai akademis yang tinggi. Sejak kecil aku selalu berusaha mempertahankan nilai-nilaiku dengan baik. Semua berjalan lancar, hingga tibalah waktu untukku melanjutkan sekolah ke jenjang SMA.

Lanjut baca...
 Page 8 of 82  « First  ... « 6  7  8  9  10 » ...  Last »