Natal Adalah Waktu untuk …

Proyek ini dibuat oleh WarungSaTeKaMu Creative Community

1. Natal adalah waktu untuk mengingat kasih Allah

Kontribusi oleh Teguh Arianto
Ingatlah kasih-Nya yang turun ke bumi dalam rupa seorang Bayi yang tak berdosa. Ia meninggalkan takhta megah-Nya, dan menjadi seorang manusia sama seperti kita. Ia tidak memilih untuk lahir dalam istana raja, tetapi dalam kandang yang sederhana. Ia yang layak menerima segala hormat dan pujian, rela menanggung cela dan hinaan kita. Sambutlah Natal dengan mengingat kasih-Nya, kasih yang menyelamatkan kita dari maut menuju hidup yang kekal!

2. Natal adalah waktu untuk mengasihi

Kontribusi oleh Mesulam Esther
Allah memberikan yang terbaik dari Diri-Nya sebagai bukti nyata kasih-Nya kepada kita. Kini saatnya kita membuktikan kasih kita kepada Allah dengan meneladani kasih-Nya. Sambutlah Natal dengan menyebarkan kasih melalui perbuatan nyata kepada orang-orang di sekitar kita!

3. Natal adalah waktu untuk berbagi

Kontribusi oleh Claudia Rachel
Pada malam itu, Yusuf dan Maria tidak mendapat penginapan. Sampai ada seseorang yang membagikan palungan sederhana sebagai tempat bayi Yesus dibaringkan pertama kali. Ia tidak mencari kemewahan di dalam dunia, tetapi Ia menanti hati yang rindu untuk membagikan apa yang ada padanya. Sambutlah Natal dengan membagikan hadiah-hadiah sederhana pada sesama kita yang membutuhkan!

4. Natal adalah waktu untuk harapan baru

Kontribusi oleh Claudia Rachel
Kelahiran Yesus adalah simbol sebuah harapan untuk diampuni, untuk direkonsiliasi, dan untuk dipulihkan. Yesus mengganti kegelapan dengan terang, ketakutan dengan sukacita, dan kematian dengan kehidupan. Sambutlah Natal dengan menerima harapan baru dari Tuhan untuk mengalami kehidupan yang bertumbuh dan berkemenangan!

5. Natal adalah waktu untuk membawa damai

Kontribusi oleh Robby Kurniawan
Natal adalah momen di mana Kristus turun ke dunia untuk mendamaikan hubungan kita dengan Allah. Ia yang Kudus, telah berinisiatif untuk berdamai dengan kita manusia berdosa. Mari bagikan damai yang telah kita terima ini kepada orang-orang di sekitar kita. Sambutlah Natal dengan memperbaiki relasi-relasi yang retak, rekatkan dengan damai yang telah kita terima dari-Nya!

6. Natal adalah waktu untuk berjumpa dengan Allah

Kontribusi oleh Elizabeth Rachel Soetopo
Siapakah tokoh utama Natal? Bukan Santa Claus, tetapi Yesus! Kedatangan Yesuslah yang kita rayakan, hati Yesuslah yang kita senangkan! Natal adalah waktu di mana manusia berjumpa dengan Allah muka dengan muka melalui bayi mungil Yesus. Sambut Natal dengan kerinduan untuk berjumpa dengan Allah secara pribadi!

7. Natal adalah waktu untuk bersyukur

Kontribusi oleh Elizabeth Rachel Soetopo
Tuhan senantiasa bekerja melalui diri kita. Ia memakai suka dan duka untuk mengerjakan banyak hal yang baik bagi kita maupun orang-orang di sekitar kita. Mari ingatlah segala pekerjaan-Nya di dalam hidup kita. Sambutlah Natal dengan hati yang dipenuhi dengan ucapan syukur!

8. Natal adalah waktu untuk memberitakan kabar baik

Kontribusi oleh Catherine Tedjasaputra
Natal adalah kisah nyata seorang Raja di atas segala raja yang turun ke bumi untuk membebaskan manusia dari belenggu dosa. Manusia yang dahulu menjadi tawanan dosa, kini bebas dan diangkat menjadi anak Raja! Sambutlah Natal dengan memberitakan kabar baik ini kepada orang-orang di sekitar kita!

9. Natal adalah waktu untuk bersukacita

Tuhan telah mengasihi kita, bahkan ketika kita masih menjadi seteru-Nya. Kita bukan lagi hamba dosa, melainkan hamba kebenaran! Kini Ia memanggil kita rekan sekerja, sahabat, dan bahkan mempelai-Nya! Sambutlah Natal dengan sukacita, karena kita yang terhilang telah ditemukan dan dikasihi-Nya!
Kontribusi oleh Julio Mesak

10. Natal adalah waktu untuk introspeksi diri

Kontribusi oleh Septianto Nugroho
Natal sudah hampir tiba! Siapkah kita untuk menyambut peringatan hari kelahiran-Nya di dunia? Mari siapkan hati, berbenah diri, dan persembahkan hidup sebagai kado yang berkenan kepada-Nya. Sambutlah Natal dengan memperbaiki diri untuk menjadi semakin serupa Yesus!

11. Natal adalah waktu untuk melayani

Kontribusi oleh Steven Mink
Tuhan sendiri telah datang ke dunia bukan untuk dilayani melainkan melayani kita. Ia meneladankan kasih yang tidak menuntut, tetapi kasih yang senantiasa memberi. Mari belajar dari kerendahan hati Yesus. Sambutlah Natal dengan kerinduan untuk melayani Dia lebih dan lebih lagi!

12. Natal adalah waktu untuk mendapatkan pengharapan

Manusia yang telah jatuh ke dalam dosa, tidak memiliki pilihan selain maut. Kelahiran Yesus di bumi memberi pengharapan akan hidup yang kekal. Kini kita dapat hidup berkemenangan atas dosa! Sambutlah Natal dengan menerima pengharapan hidup yang kekal bersama Allah!
Kontribusi oleh Grace Syiariel

13. Natal adalah waktu untuk bersama keluarga

Kontribusi oleh Tora Tobing
Natal selalu disertai dengan momen liburan. Momen untuk berkumpul bersama dengan orang-orang terkasih. Waktu yang bisa kita habiskan bersama keluarga ini adalah waktu yang berharga. Sambutlah Natal Natal dengan mengekpresikan kasih kita kepada semua anggota keluarga!

14. Natal adalah waktu untuk mengalami penyertaan Allah

Kontribusi oleh Tora Tobing
Tuhan telah datang ke bumi dalam rupa seorang manusia. Ia hadir secara nyata di tengah-tengah umat-Nya. Setelah Ia naik ke surga, Ia memberikan seorang Penolong untuk menyertai kita selama-lamanya. Sambutlah Natal dengan sukacita dan alami penyertaan Tuhan secara nyata dalam hidup kita!

15. Natal adalah waktu untuk menyembah Tuhan

Kontribusi oleh Tora Tobing
Orang-orang majus datang dari negeri yang jauh untuk mencari bayi Yesus dan menyembah-Nya. Mereka memberikan penghormatan yang terbaik untuk kelahiran Raja di atas segala raja. Sambutlah Natal dengan memberikan pujian dan penyembahan yang terbaik bagi-Nya!

16. Natal adalah waktu untuk percaya

Kontribusi oleh Oei Kristina
Meski nubuatan tentang Yesus dinyatakan ratusan tahun sebelum hari kelahiran-Nya, Tuhan tidak pernah lupa akan janji keselamatan bagi umat-Nya. Ia adalah Allah yang layak untuk dipercaya. Sambutlah Natal dengan kepercayaan penuh bahwa keselamatan itu telah datang bagi umat-Nya!

17. Natal adalah waktu untuk menerima Juruselamat

Kontribusi oleh Meliana Sari Dewi
Ribuan tahun yang lalu Yesus mencari tempat penginapan untuk kelahiran-Nya, tetapi Dia tidak menemukannya. Kini Ia mencari hati sebagai tempat “kelahiran-Nya”, sudahkah kau buka hatimu bagi-Nya? Sambutlah Natal dengan menerima Dia sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamat di hidup kita!

Ayat Alkitab Favoritku

Proyek ini dibuat oleh WarungSaTeKaMu Creative Community pada saat acara Artists Gathering tanggal 11 Juni 2017.

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. (Amsal 17:17)
Kontribusi oleh Claudia Rachel

Bagiku, lingkaran pertemanan yang baik sangat dibutuhkan oleh anak Tuhan. Lingkaran pertemanan ini kubutuhkan untuk memberiku dukungan dan masukan-masukan yang sesuai dengan firman Tuhan. Aku menyadari bahwa kita harus mempunyai sekaligus menjadi seorang sahabat. Aku melihat bahwa ada orang-orang yang merasa terintimidasi oleh orang-orang percaya. Mereka malah pergi meninggalkan Tuhan agar bisa bergaul dengan orang-orang yang dilabeli “keren”. Mereka melihat anak Tuhan tidaklah keren karena aktivitasnya hanya berdoa dan memuji Tuhan. Ini mengingatkanku pada bagian Alkitab yang mengatakan bahwa pergaulan yang buruk bisa merusak kebiasaan yang baik. Padahal anak Tuhan itu keren karena tetap mengikuti firman-Nya di tengah segala tantangan.

Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih! (1 Korintus 16:14)
Kontribusi oleh Novia Jonatan

Ada yang pernah mengatakan bahwa ketika kita melakukan sesuatu yang kita nikmati, kita akan merasakan sesuatu mengalir dari dalam diri kita, yaitu sukacita. Aku percaya bahwa Tuhan adalah kasih, maka segala sesuatu yang kulakukan harus kulakukan dengan kasih. Dan apa yang kuperbuat itu menjadi salah satu bentuk syukur atas semua anugerah dan berkat yang diberikan-Nya.

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. (2 Korintus 12:9)
Kontribusi oleh Julio Mesak

Ayat ini sangat berarti buatku karena aku menyadari bahwa diriku mempunyai banyak kekurangan. Hal ini mengingatkanku bahwa aku membutuhkan Tuhan, karena di dalam Tuhanlah aku dapat disempurnakan.

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. (Filipi 4:13)
Kontribusi oleh Robby Kurniawan

Hidup ini penuh dengan suka duka yang tidak disangka-sangka. Ketika sedang senang, aku diingatkan untuk tidak melupakan Tuhan, tetapi justru ingat dan bersyukur pada Tuhan. Ketika sedang susah, ayat ini selalu mengingatkanku untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam hidupku. No matter what kind of situation, pray and ask Him, He will give us strength.

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28)
Kontribusi oleh Priska Sitepu

Pertama kali aku menemukan ayat ini di sekolah minggu dan kemudian langsung kuhafal untuk menjadi ayat favorit. Sejak itu, ayat ini telah menjadi pegangan hidupku hingga saat ini. Ayat inilah yang selalu menguatkanku dalam melewati masa-masa yang berat.

TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar? (Mazmur 27:1)
Kontribusi oleh Tora Tobing

Ini adalah ayat yang mengingatkanku bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkanku. Dalam perjalanan hidupku sebagai orang percaya, aku telah merasakan bahwa Tuhan selalu ada menyertaiku baik saat aku berada di atas maupun di bawah. Kepastian bahwa Tuhan akan menepati janji-janji-Nya di dalam Mazmur 27 ini menenangkanku.

Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku! (Mazmur 42:12)
Kontribusi oleh Oei Kristina

Ayat ini muncul di bahan renungan per-hari yang kubaca tepat satu hari sebelum pemilihan tempat internship. Saat itu aku harus “bertanding” dengan dokter-dokter muda se-Indonesia agar dapat login di sebuah server pemerintah untuk melakukan pemilihan tersebut. Teman-temanku banyak yang menyewa warnet terbaik dan lain sebagainya. Sedangkan aku hanya mengandalkan wifi di rumah saudara. Pada hari H, eng ing eng… Aku tidak bisa login ke website pemilihan internship. Di tengah-tengah kepanikan, salah satu teman menelepon dan mengatakan bahwa ia sudah berhasil memilih! Akhirnya ia membantuku untuk memilih tempat internship dan kami menjadi partner di tempat internship yang sama. Di tengah-tengah kepanikan, di situ ada ketenangan, karena ada janji yang sudah diberikan Allah padaku melalui ayat yang kubaca tepat satu hari sebelum pemilihan internship.

Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! (Yesaya 55:6)
Kontribusi oleh Septianto Nugroho

Pernah ada masa di mana aku menjadi malas sekali pergi ke gereja. Setelah sekian lama tidak pergi, akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Pada hari itu, ayat Yesaya 55:6 inilah yang menjadi nats khotbahnya. Ayat ini langsung menegur dan mengingatkanku untuk selalu mencari Tuhan di dalam hidupku.

Segala Sesuatu Ada Waktunya

Ilustrasi oleh Lara Sim

Musim panas. Musim gugur. Musim dingin. Musim semi. Sama seperti beberapa negara mengalami pergantian 4 musim, kita semua juga mengalami berbagai musim kehidupan. Beberapa musim menyenangkan, sedangkan yang lainnya tidak. Demikian juga musim-musim yang kita alami, kadang ada musim yang kita ingin agar menetap lebih lama, sedangkan musim yang lain kita ingin agar cepat berlalu. Pada akhirnya, kita dapat memahami bahwa musim yang sulit pun tidak akan menetap selamanya, sama seperti janji Allah kepada bangsa Israel melalui nabi Yeremia.

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)

Dalam Yeremia 29:11, dikatakan bahwa bangsa Israel tidak tahu ke mana mereka akan pergi setelah masa pembuangan, tetapi rancangan Tuhan untuk mereka adalah untuk kesejahteraan sejati mereka, dan mereka dapat tenang di dalam pengharapan bahwa Tuhan akan menggenapi janji-Nya.

Terlepas dari di musim manakah kita sekarang berada, kita dapat yakin bahwa ada banyak hal yang dapat kita pelajari pada setiap musim kehidupan.


MUSIM PANAS
Bersama Tuhan, kita dapat mengucap syukur dalam segala keadaan.

Musim panas memungkinkan kita untuk melakukan berbagai kegiatan di luar ruangan. Kita dapat menikmati berselancar di pantai, berolahraga, dan piknik. Kita bersyukur untuk waktu-waktu yang menyenangkan, tetapi marilah kita juga mengucap syukur melampaui masa-masa yang baik, karena Tuhan kita senantiasa baik.


MUSIM GUGUR
Bersama Tuhan, kita dapat menghadapi tantangan perubahan.

Perubahan terjadi di musim gugur–dedaunan mulai berbuah dari warna hijau menjadi oranye dan mulai berguguran. Kita cenderung mengabaikan hal-hal yang baik dan lancar ketika menghadapi masa sulit. Bagaimanapun, kita dapat berharap pada Allah yang setia dan tidak berubah ketika musim kehidupan berubah, karena kita tahu bahwa Allah itu sama sejak kemarin, sekarang, dan selamanya.


MUSIM DINGIN
Bersama Tuhan, kita bisa mendapatkan kenyamanan ketika segala sesuatu menjadi sulit.

Musim dingin yang beku dan kelam membuat kita merindukan kehangatan dan kenyamanan. Kita tidak hanya dapat mempersiapkan diri kita sebaik mungkin menghadapi hal-hal yang akan datang dalam hidup kita, tapi kita bisa mendekatkan diri kepada Tuhan dalam kehangatan dan penghiburan-Nya yang terus-menerus di masa ketidaknyamanan dan penuh masalah. Dia adalah Allah yang mengenal setiap nama dan mengetahui dengan pasti apa yang sedang terjadi dalam hidup kita.


MUSIM SEMI
Bersama Tuhan, sebuah awal yang baru itu mungkin.

Rerumputan menghijau, bunga-bunga mulai mekar, burung-burung mulai bernyanyi dan kamu merasakan musim semi dalam langkahmu. Waktu yang buruk tidak menetap selamanya. Ketika segala sesuatu membaik, kita mulai optimis dan berpengharapan. Mari mengingat bahwa Tuhan membuat segala sesuatunya mungkin dan senantiasa mengucap syukur atas semua yang telah Ia lakukan dalam hidup kita.

Karya seni ini pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Inggris di A Season for Everything

Lihat karya lainnya di: Ruang Seni Kamu

Sebuah Perjalanan

Hidup adalah sebuah perjalanan yang wajib kita jalani. Ada kalanya, kita mungkin tersesat atau kehilangan arah. Dalam situasi ini, kita tidak dapat berbuat apa-apa kecuali bertanya: “Apa yang harus kita lakukan?”, “Jalan mana yang harus dipilih?”, “Bagaimana kita bisa menemukan arah dalam labirin kehidupan ini?” Untuk menemukan jalan keluar, kita harus tahu siapa yang dapat menunjukkan arahnya kepada kita. Semoga kebenaran Tuhan akan menguatkanmu hari ini.

Karya seni ini pertama kali dipublikasikan dalam bahasa Inggris di The Journey

Lihat karya lainnya di: Ruang Seni Kamu

5 Ayat Alkitab yang Menguatkanmu Saat Kamu Merasa “Berdukacita”

Kehidupan memang tidak selalu berjalan dengan mulus. Kadang kita menghadapi tantangan dan badai hidup yang dapat menggoyahkan iman kita. Tetapi semua itu dapat menjadi sebuah jalan agar kita makin berakar dan bertumbuh di dalam Tuhan. Saat melewati hari-hari yang sulit itu, membaca firman Tuhan dapat menguatkan kita untuk terus berjuang di dalam Dia. Mari terus berharap pada kekuatan dan penghiburan dari-Nya.

8-5 Ayat Alkitab-berduka-01

8-5 Ayat Alkitab-berduka-02

“Berbahagialah orang yang berdukacita karena mereka akan dihibur” (Matius 5:4)

Di Minggu pagi yang tenang, tiba-tiba duniaku seakan runtuh. Dari balik telepon, suara mamaku bergetar, “Papa sakit keras, kamu cepat pulang ke rumah!” Namun, belum sempat aku beranjak pulang, Mama kembali menelepon. Kali ini suaranya berubah lirih, “Papa sudah meninggal.”
Peristiwa itu membuat perasaan Peregrinus tidak karuan. Mengapa Tuhan memanggil pulang Papa begitu cepat? Baca kisah selengkapnya di sini

8-5 Ayat Alkitab-berduka-03

“Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya.” (Mazmur 116:15)

16 Mei 2017 adalah hari yang tidak akan pernah kulupakan seumur hidupku. Tepat pukul 08:52, ketakutan terbesarku terjadi. Aku kehilangan Papa untuk selama-lamanya. Di dalam ruang ICU, di tengah deru mesin ventilator dan alarm monitor jantung, di samping ranjang tempat Papa terbaring, pikiranku kosong. Yang aku tahu, selepas peristiwa ini, hidupku takkan lagi pernah sama.
Baca kisah Lidya selengkapnya di sini

8-5 Ayat Alkitab-berduka-04

“Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia.” (2 Korintus 5:1)

Mike Mohede, penyanyi berusia 32 tahun yang menjadi pemenang Indonesian Idol musim kedua, dikabarkan meninggal dunia hari ini di RS Premiere Bintaro akibat serangan jantung.
Aku sangat terkejut ketika mendengar berita dukacita ini. Mike dipanggil Tuhan di usianya yang masih begitu muda. Lalu mengapa Tuhan mengizinkan ini semua terjadi?
Baca kisah selengkapnya di sini

8-5 Ayat Alkitab-berduka-05

“Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Wahyu 21:4)

Seperti banyak orang di seluruh dunia, aku masih terkejut karena mendengar berita pembunuhan Christina Grimmie, penyanyi Amerika berusia 22 tahun yang begitu terkenal di YouTube dan finalis The Voice USA (Musim ke-6).
Mengapa Tuhan mengizinkan hal ini terjadi padanya, terutama pada seseorang yang begitu muda? Apa yang menjadi motif pembunuhnya? Mengapa keamanan pertunjukan itu tidak diperketat? Baca selengkapnya di sini

8-5 Ayat Alkitab-berduka-06

“Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.” (1 Tesalonika 4:14)

Bagaimana caramu memelihara kenangan tentang orang terkasih yang sudah meninggal dunia? Keluargaku punya kebiasaan memasang foto-foto anggota keluarga di dinding rumah kami.
Seiring dengan bertambahnya usiaku, ada makin banyak foto yang terpasang di dinding rumah kami. Beberapa foto mengingatkan aku pada kenangan yang memedihkan hati. Baca selengkapnya di sini

Jadilah yang pertama menemukan artikel terbaru dari WarungSaTeKaMu.org. Add akun LINE kami dengan klik di sini atau cari melalui ID @warungsatekamu

Add Friend

5 Ayat Alkitab yang Menguatkanmu Saat Kamu Merasa “Putus Asa”

Kehidupan memang tidak selalu berjalan dengan mulus. Kadang kita menghadapi tantangan dan badai hidup yang dapat menggoyahkan iman kita. Tetapi semua itu dapat menjadi sebuah jalan agar kita makin berakar dan bertumbuh di dalam Tuhan. Saat melewati hari-hari yang sulit itu, membaca firman Tuhan dapat menguatkan kita untuk terus berjuang di dalam Dia. Mari terus berharap pada kekuatan dan penghiburan dari-Nya.

7-5 Ayat Alkitab-putus-asa-01

7-5 Ayat Alkitab-putus-asa-02

7-5 Ayat Alkitab-putus-asa-03

7-5 Ayat Alkitab-putus-asa-04

7-5 Ayat Alkitab-putus-asa-05

7-5 Ayat Alkitab-putus-asa-06

Jadilah yang pertama menemukan artikel terbaru dari WarungSaTeKaMu.org. Add akun LINE kami dengan klik di sini atau cari melalui ID @warungsatekamu

Add Friend

5 Ayat Alkitab yang Menguatkanmu Saat Kamu Merasa “Marah”

Kehidupan memang tidak selalu berjalan dengan mulus. Kadang kita menghadapi tantangan dan badai hidup yang dapat menggoyahkan iman kita. Tetapi semua itu dapat menjadi sebuah jalan agar kita makin berakar dan bertumbuh di dalam Tuhan. Saat melewati hari-hari yang sulit itu, membaca firman Tuhan dapat menguatkan kita untuk terus berjuang di dalam Dia. Mari terus berharap pada kekuatan dan penghiburan dari-Nya.

6-5 Ayat Alkitab-marah-01

6-5 Ayat Alkitab-marah-02

6-5 Ayat Alkitab-marah-03

6-5 Ayat Alkitab-marah-04

6-5 Ayat Alkitab-marah-05

6-5 Ayat Alkitab-marah-06

Jadilah yang pertama menemukan artikel terbaru dari WarungSaTeKaMu.org. Add akun LINE kami dengan klik di sini atau cari melalui ID @warungsatekamu

Add Friend

5 Ayat Alkitab yang Menguatkanmu Saat Kamu Merasa “Takut”

Kehidupan memang tidak selalu berjalan dengan mulus. Kadang kita menghadapi tantangan dan badai hidup yang dapat menggoyahkan iman kita. Tetapi semua itu dapat menjadi sebuah jalan agar kita makin berakar dan bertumbuh di dalam Tuhan. Saat melewati hari-hari yang sulit itu, membaca firman Tuhan dapat menguatkan kita untuk terus berjuang di dalam Dia. Mari terus berharap pada kekuatan dan penghiburan dari-Nya.

5-5 Ayat Alkitab-takut-01

5-5 Ayat Alkitab-takut-02

5-5 Ayat Alkitab-takut-03

5-5 Ayat Alkitab-takut-04

5-5 Ayat Alkitab-takut-05

5-5 Ayat Alkitab-takut-06

Jadilah yang pertama menemukan artikel terbaru dari WarungSaTeKaMu.org. Add akun LINE kami dengan klik di sini atau cari melalui ID @warungsatekamu

Add Friend

5 Ayat Alkitab yang Menguatkanmu Saat Kamu Merasa “Lelah”

Kehidupan memang tidak selalu berjalan dengan mulus. Kadang kita menghadapi tantangan dan badai hidup yang dapat menggoyahkan iman kita. Tetapi semua itu dapat menjadi sebuah jalan agar kita makin berakar dan bertumbuh di dalam Tuhan. Saat melewati hari-hari yang sulit itu, membaca firman Tuhan dapat menguatkan kita untuk terus berjuang di dalam Dia. Mari terus berharap pada kekuatan dan penghiburan dari-Nya.

4-5 Ayat Alkitab-lelah-01

4-5 Ayat Alkitab-lelah-02

4-5 Ayat Alkitab-lelah-03

4-5 Ayat Alkitab-lelah-04

4-5 Ayat Alkitab-lelah-05

4-5 Ayat Alkitab-lelah-06

Jadilah yang pertama menemukan artikel terbaru dari WarungSaTeKaMu.org. Add akun LINE kami dengan klik di sini atau cari melalui ID @warungsatekamu

Add Friend