Artikel

Di Kala Aku Mundur Sejenak dari Media Sosial

Oleh Marcella Liem, Bekasi

Sejak tahun 2010 aku memiliki akun media sosial. Saat itu akun medsos pertama yang kumiliki adalah Friendster. Sebagai pribadi introver, hadirnya media sosial membantuku dalam berhubungan dengan orang lain karena tidak harus bertemu langsung.

Lanjut baca...

5 Hal yang Kupelajari dari Yesus Ketika Dia Ditinggalkan

Oleh Noni Elina Kristiani, Banyuwangi.

Kebanyakan orang tidak suka dengan kesendirian. Apalagi di masa-masa pembatasan sosial seperti sekarang ini, banyak dari kita membatasi aktivitas di rumah saja, bergumul dengan hidup kita masing-masing, dan mungkin relasi kita dengan kawan yang tadinya karib menjadi renggang. Itulah kesan yang aku alami.

Lanjut baca...

Menangislah Dengan Orang yang Menangis

Oleh Aldi Darmawan Sie, Jakarta.

“Berhenti menangis! Laki-laki ga boleh nangis!”

Begitu kira-kira kalimat yang kudengar dari papaku ketika aku menangis pada waktu masih kecil. Mungkin kalimat ini juga acap kali kita dengar sampai hari ini.

Lanjut baca...

Berdamai Dengan Perasaan Rendah Diri

Oleh Jessica Tanoesoedibjo, Jakarta

Satu hal yang sering menjadi pergumulanku secara pribadi adalah kecenderunganku untuk minder dan rendah diri. Mungkin hal ini adalah hal yang ironis, karena sepertinya di mata orang, hidupku baik-baik saja. Tuhan telah memberi aku keluarga yang baik, pekerjaan yang stabil, dan dalam ukuran dunia, memang aku hidup dalam kecukupan, dan bahkan kelimpahan.

Lanjut baca...

3 Hal yang Kupelajari Ketika Aku Mengalami Frustasi Spiritual

Oleh Olyvia Hulda, Sidoarjo.

Ketika kali pertama kamu mengenal Tuhan Yesus, masih ingatkah kamu bagaimana perasaanmu? Mungkin kamu merasa senang, rasa selalu ingin dekat dengan Tuhan, serta kerinduan untuk menghidupi pertobatanmu sangat kuat. Rasa-rasanya kita ingin selalu berbuat baik dan hidup berkenan pada-Nya.

Lanjut baca...

Membuka Luka Lama untuk Menerima Pemulihan

Oleh Aurora*, Jakarta

Aku ingat dengan jelas, malam itu aku mencoba bunuh diri. Setelah merantau beberapa tahun di Jakarta, aku merasa begitu depresi karena semua tekanan. Jakarta bukanlah kota yang mudah ditaklukkan. Kehidupannya begitu keras. Mulai dari tuntutan pekerjaan hingga persoalan relasi dengan teman-teman.

Lanjut baca...

Meruntuhkan Rasa Egois untuk Menjadi Seorang Pemimpin

Oleh Irene, Surakarta.

Memimpin. Satu kata yang sederhana namun sulit dilakukan. Banyak orang ingin menjadi pemimpin dan punya otoritas. Namun, tak semua paham bahwa arti memimpin yang sesungguhnya adalah melayani.

Lanjut baca...

Serba-serbi Kesehatan Mental: Tren, Fakta, dan Jalan untuk Mengasihi Diri

Oleh Ari Setiawan, Yogyakarta.

Kesadaran akan kesehatan mental sedikit banyak meningkat, terlebih setelah film karya DC berjudul Joker (2019) sukses di berbagai layar bioskop. Namun, kesadaran tersebut disertai dengan dampak negatif. Karena melihat suatu film yang menunjukkan karakter pengidap mental illness, ada penonton yang merasa cocoklogi.

Lanjut baca...

Dalam Momen Terkelam Sekalipun, Allah Tetap Setia

Oleh Puput Ertiandani, Palu.

Dua tahun yang lalu, tepatnya di bulan September, aku mengalami kejadian yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya. Aku berada di Palu, Sulawesi Tengah ketika bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi tanah terjadi. Ketika aku merenungkan kembali kejadian itu, aku sadar betapa baiknya Tuhan.

Lanjut baca...
 Page 3 of 121 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »