Artikel

Apakah Kesepian itu Dosa?

Oleh Neri Morris.

Suatu hari aku berangkat kerja. Buku yang baru kuedit di malam sebelumnya muncul di pikiranku, aku berusaha memastikan lagi kalau apa yang kutulis di sana sudah benar secara biblikal. Jadi, kepada dua orang pendeta di ruanganku, aku mengajukan dua pertanyaan:

“Jika Taman Eden itu adalah representasi dari surga-”

“Iya, kah?” pendeta senior balik bertanya.

Lanjut baca...

Ketika Sulit Tidur Mengingatkanku akan Kesetiaan Tuhan

Oleh Still Ricardo Peea, Tangerang

Sulit tidur, sulit memulai tidur, insomnia ataupun masalah-masalah tidur lainnya, pernahkah kamu rasakan? Menjaga pola tidur sehat adalah keharusan karena jika kita gagal melakukannya, dampaknya bukan hanya ke kesehatan fisik tapi juga berdampak terhadap kesehatan mental kita.

Lanjut baca...

Disiplin Rohani: Perlukah Menjadi Orang Saleh di Abad Ke-21?

Oleh Jefferson

Pada 2 November yang akan datang, secara rohani aku akan genap berusia satu dekade. Sepuluh tahun yang berlalu sejak pertobatanku terasa begitu panjang dan singkat; panjang, karena ada begitu banyak pengalaman hidup yang telah kulalui (dan segelintir darinya aku bagikan lewat tulisan);

Lanjut baca...

Kecenderungan Buruk yang Hadir Saat Berbuat Baik

Oleh Antonius Martono

Ada dua kecenderungan buruk yang mungkin muncul saat manusia berbuat baik. Kecenderungan yang pertama adalah menyangka bahwa mereka adalah orang baik. Sedangkan kecenderungan kedua adalah menyangka bahwa mereka bukanlah orang jahat. Manusia sering terjebak di antara dua kecenderungan ini.

Lanjut baca...

Cerpen: Memaafkan Papa Mengikuti Teladan Bapa

Oleh Santi Jaya Hutabarat, Medan

Aku menghela napas panjang mendengar keputusan mama. Permintaannya kali ini sungguh di luar dugaanku.

“Kak, kamu harus menemui papamu dulu, baru kamu bisa pergi sama Daniel!” tegas mama.

“Mama, please! I just need you and I am happy,” pintaku sedikit memelas.

Lanjut baca...

Mengasihi dan Mendoakan Musuh: Antara Perintah dan Kasih

Oleh Antonius Martono.

Lebih mudah mana mendoakan atau mengasihi musuh? Mungkin keduanya adalah hal yang sama-sama sulit. Namun, bagiku pribadi dulu, mendoakan musuh terasa lebih mudah daripada mengasihinya. Setidaknya itu yang pernah kualami.

Lanjut baca...

Menghadapi Pandemi: Kita Butuh Lebih Dari Sekadar Berani

Oleh Adiana Yunita, Yogyakarta.

Hampir setahun berlalu tetapi pandemi belum mereda. Sebaliknya, malah makin meluas. Virus ini awalnya tampak jauh dari hidupku karena aku selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan dan belum ada orang-orang di inner-circle-ku yang terkonfrimasi positif.

Lanjut baca...

Berhentilah Membanding-bandingkan Dosa Kita dengan Dosa Orang Lain

Oleh Fandri Entiman Nae, Manado

Ketika menonton televisi atau menjelajahi media sosial, informasi tentang tindakan kejahatan rasanya bukanlah hal yang jarang kita simak. Menghitung berapa jumlah kasus-kasus itu tentu tak akan ada habisnya. Dunia seakan telah berteman dengan kejahatan, dan fakta yang mungkin membuatmu tercengang: kita semua adalah bagiannya.

Lanjut baca...

Teguran: Tidak Semanis Pujian, Tapi Kita Butuhkan

Oleh Olyvia Hulda S, Sidoarjo

Ditegur, kita semua pernah mengalaminya. Ketika ditegur, kita mungkin merasa kaget, malu, sedih, menyesal, atau bahkan marah. Bila tegurannya disampaikan dengan sopan dan pengertian, mungkin kita merasa dikasihi. Namun, bila teguran yang dilayangkan ditambah dengan intonasi tinggi dan kata-kata pedas, bukan tidak mungkin akan muncul rasa tersinggung dan sakit hati yang berkepanjangan.

Lanjut baca...
 Page 3 of 125 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »