Personal

Suka dan Luka Mengenal Diri Sendiri

Oleh Meista Yuki Crisinta, Tangerang.

Pada bulan April lalu, aku mendapatkan pelajaran berharga dari peristiwa patah hati yang kualami. Aku belajar bahwa berharap diterima oleh manusia saja tidak akan pernah bisa membuatku merasa cukup atau memperoleh kepuasan sejati (aku sempat menuliskan prosesnya di sini).

Lanjut baca...

Sebuah Retret Keluarga di Rumah Sakit

Oleh Putri L.

Namaku Putri. Aku mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Aku ingin membagikan sedikit pengalamanku menghadapi terjangan badai yang selama ini sangat kutakutkan. Semoga bisa bermanfaat bagi siapa pun yang membaca tulisanku.

Lanjut baca...

Tidak Sempurna, Tetapi Diberikan-Nya Tepat Buatku

Oleh Wisud Yohana Sianturi, Sidikalang.

Cerita antara aku dan ayahku bisa dibilang bukanlah kisah romantis. Hubunganku dengan ayah tidak terlalu dekat karena trauma masa kecil yang masih membekas, tetapi aku bisa memahami kasihnya.

Lanjut baca...

Diam, Tak Bisa Melawan

Oleh Nurafni

Orangtua kemungkinan besar akan bangga ketika mengetahui anaknya dapat bersekolah di sekolah favorit. Tak cuma orangtuanya, anaknya pun tentulah merasa bangga. Itulah perasaanku ketika aku diterima di sekolah favorit sewaktu SMP.

Lanjut baca...

Menemukan Passion: Kombinasi Sukacita dan Derita

Oleh Meista Yuki Crisinta, Tangerang

Musik adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan pribadiku. Bukan karena keberadaannya yang sanggup menentukan situasi mood, tapi aku juga meyakini bahwa bidang ini menjadi salah satu panggilan Tuhan dalam hidupku. Atau, dengan kata lain, bermain musik menjadi salah satu passion pribadiku.

Lanjut baca...

Keluargaku di Bawah Bayang-bayang Maut

Oleh Monica Koesoemo, Bekasi

Jumat, 4 September 2020. Pagi itu aku bangun dalam keadaan badan kurangenak. Sekujur badan terasa sedikit linu dan lelah. Hingga Rabu, kulewatkan hari-hari dengan kondisi yang tidak kunjung fit. Ditambah kemudian aku mulai tidak bisa mencium atau merasakan apa-apa.

Lanjut baca...

Berdoa dan Bekerja, Manakah yang Lebih Penting?

Oleh Dhimas Anugrah, Jakarta

Mana yang lebih penting: berdoa atau bekerja?

Pertanyaan ini seakan menunjukkan bahwa salah satu pilihan pasti lebih baik dari lainnya. Benarkah demikian? Apa yang Kitab Suci katakan tentang ini? Untuk menolong kita menemukan jawabannya, aku mengajakmu membaca kembali kisah yang Injil ceritakan dalam Lukas 10:38-42.

Lanjut baca...

Apakah Kamu Merasa Pelayananmu di Gereja Tidak “Sukses”?

Oleh Leslie Koh.

Kamu aktif melayani di gereja. Kamu hadir setiap Minggu pagi, datang lebih awal untuk menata bangku dan menyiapkan peralatan kebaktian, atau kamu menjemput jemaat-jemaat yang renta dari rumah mereka, lalu mengantarnya hingga mereka duduk di tempat biasa mereka di ruang ibadah.

Lanjut baca...

Ketika Aku Sakit Bukan Berarti Tuhan Tidak Mengasihiku

Oleh Christina Anggita.

Satu pertanyaan muncul dalam suatu kelompok tumbuh bersama, “Apa yang paling kamu syukuri sepanjang hidupmu?” Jawaban dari teman-temanku adalah penyertaan Tuhan, keluarga, maupun komunitas. Saat itu aku menjawab, kesehatan. Ya. Aku merasakan bahwa Tuhan begitu mengasihiku dengan menganugerahkanku kesehatan yang sangat baik.

Lanjut baca...
 Page 3 of 61 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »