Personal

Kelulusan yang Tertunda: Momen untuk Memahami Kehendak Tuhan

Oleh Yosheph Yang, Korea Selatan.

Bagaimana kalau kelulusan kamu ditunda satu semester?

Begitulah pertanyaan dari dosen pembimbingku di bulan Oktober tahun lalu. Beliau memberiku waktu 3 minggu untuk memutuskannya. Aku terdiam dan hanya bisa berpikir dalam hati. Rencanaku, aku akan lulus di Februari 2020, lalu mencari lowongan pekerjaan. Jika rencana ini lancar dan aku diterima kerja, maka itu akan jadi pekerjaan pertamaku setelah hampir 10 tahun aku duduk di bangku perkuliahan.

Lanjut baca...

Menentukan Jurusan Kuliah: Pilihanku atau Pilihan Tuhan?

Oleh Jefferson, Singapura.

Ketika dulu masih berstatus mahasiswa jurusan Environmental Earth Systems Science (Ilmu Lingkungan Hidup) di Nanyang Technological University (NTU) Singapura, ada sekumpulan pertanyaan yang sering dilontarkan kepadaku baik oleh kerabat maupun teman, “Kok bisa ambil jurusan itu? Apa saja yang dipelajari?

Lanjut baca...

Membuat Pilihan yang Berkenan pada Tuhan

Oleh Novita Sari Hutasoit, Tangerang.

Setiap hari dalam hidup kita diperhadapkan dengan berbagai pilihan. Dimulai saat bangun tidur, kita punya pilihan mau tetap di kasur atau lanjut beraktivitas. Dari pilihan yang sederhana sampai rumit, hidup selalu dipenuhi dengan pilihan.

Lanjut baca...

Perjumpaan dengan-Nya, Mengubah Segalanya

Oleh Fandri Entiman Nae, Kotamobagu.

Bertahun-tahun lalu hiduplah seorang remaja yang sikapnya kasar dan tak punya tujuan hidup. Dia bukan hanya sering membentak dan menghina orang tuanya, dia bahkan tidak percaya kepada Tuhan. Ketika masih SMA, dia terkenal karena suka mengejek kepercayaan teman-temannya. Dia pernah juga menantang gurunya dengan cara yang tidak sopan untuk membuktikan keberadaan Tuhan.

Lanjut baca...

Melihat Jelas Batas Antara Hidup dan Mati, Ini Kisahku Menjadi Perawat di Masa Pandemi Covid-19

Oleh Galang Siregar.

Sudah enam tahun aku tinggal merantau jauh dari keluarga. Bersama tiga temanku, kami bekerja sebagai perawat di unit perawatan intesif di sebuah rumah sakit swasta di Jawa Barat. Ketika virus corona mewabah di Tiongkok, aku tak berpikir kalau virus itu akan masuk ke Indonesia dan menjangkiti banyak orang. Namun, inilah kenyataannya sekarang. Kita sedang bertarung melawan virus-virus tak kasat mata.

Lanjut baca...

Melayani di IGD, Caraku Menikmati Berkat Tuhan

Oleh Still Ricardo Peea, Tangerang.

Ketika himbauan bekerja dari rumah dikeluarkan, aku dan beberapa temanku memilih tetap tinggal di asrama kampus. Kami tidak pulang kampung dan menyiapkan diri untuk menjadi relawan di rumah sakit jika sewaktu-waktu tenaga kami dibutuhkan. Karena jurusan kuliahku adalah Keperawatan, dengan menjadi relawan aku bisa belajar dan mengaplikasikan ilmuku bagi masyarakat.

Lanjut baca...

Menulis Obituari di Masa Muda: Bagaimana Kamu Akan Dikenang Nanti?

Oleh Queenza Tivani, Jakarta.

Beberapa minggu terakhir ini, aku dikejutkan dengan kabar kepergian figur yang aku tahu. Kabar pertama datang dari seorang pendeta di gerejaku tempatku berjemaat dahulu, dan juga kepergian seorang musisi Indonesia.

Lanjut baca...

Mengalami Kehadiran Allah Ketika Menghadapi Bullying

Oleh Meysinta Sitompul* Semarang.

Boss Wadulan” (Wadulan yang berarti tukang ngadu dalam bahasa jawa)

Dua kata itu dipakai teman-temanku untuk menjulukiku sewaktu masih duduk di bangku SMP. “Wadulan” berasal dari bahasa Jawa, artinya “tukang ngadu”. Aku masih ingat betul rasanya ketika kata “Boss Wadulan” itu diucapkan teman-temanku ketika aku lewat.

Lanjut baca...

Kedamaian di Tengah Ketidakpastian

Oleh Vika Vernanda, Depok.

Sebuah dokumen berisi kalender akademis baru saja dikirim oleh temanku. Salah satu poinnya menyatakan bahwa batas akhir pengumpulan tugas akhir diundur hingga akhir bulan Juli. Aku mulai menghitung waktu yang kuperlukan untuk menyelesaikan penelitian tugas akhir, hinga kudapatkan kesimpulan bahwa aku harus memulai penelitian lagi di awal bulan Mei.

Lanjut baca...
 Page 3 of 56 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »