Artikel Kaum Muda

Kebebasan Berbahaya

/
Ketika kita bersandar kepada Roh Kudus dan menggunakan energi kita untuk mengasihi Allah dan mengasihi sesama, maka perbuatan daging yang menghancurkan akan dikendalikan-Nya. Marilah kita selalu menggunakan kebebasan kita untuk membangun, bukan untuk meruntuhkan.

Kerajaanku?

/
Tidak banyak dari kita akan menciptakan negara kita sendiri, tetapi kita semua mempunyai kerajaan hati di mana kita harus memutuskan siapa yang akan memerintah. Rasul Petrus menuliskan: “Kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan!” (1 Ptr. 3:15). “Kuduskanlah” berarti menjadikan Kristus sebagai Tuhan atau Penguasa hidup kita.

Melepaskan

/
Paulus menulis, "Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus" (Flp. 3:7). Ketika Roh Kudus mendorong kita untuk melepaskan segala sikap yang menghalangi kita untuk mengikut Kristus, kita menemukan kemerdekaan sejati untuk melepaskannya.

Tidak Ada Kasih Yang Lebih Besar

/
Memang penting untuk mengingat mereka yang telah memberikan nyawanya bagi negara mereka—tetapi kiranya kita tidak akan lupa untuk memuji dan mengagungkan Kristus yang mati bagi dunia yang sedang sekarat ini. Sungguh, tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih-Nya ini.

Merdeka!

/
Menjadi merdeka itu memang penting, namun yang terpenting adalah merdeka di dalam Kristus. Kemerdekaan itu harus dimaknai sebagai proses mengelola diri kita dan usaha menjaga supaya makna kemerdekaan tetap sama seperti saat pertama kali kita mengalaminya.

Pahit Manis Hidup

/
Manis, asam, asin, pahit. Itulah rasa yang kita kecap dengan bantuan lidah. Namun dari kata-kata yang mewakili beragam rasa itu, kata manis dan kata pahitlah yang kita gunakan sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan.