Artikel Kaum Muda

Merdeka!

/
Menjadi merdeka itu memang penting, namun yang terpenting adalah merdeka di dalam Kristus. Kemerdekaan itu harus dimaknai sebagai proses mengelola diri kita dan usaha menjaga supaya makna kemerdekaan tetap sama seperti saat pertama kali kita mengalaminya.

Pahit Manis Hidup

/
Manis, asam, asin, pahit. Itulah rasa yang kita kecap dengan bantuan lidah. Namun dari kata-kata yang mewakili beragam rasa itu, kata manis dan kata pahitlah yang kita gunakan sebagai metafora untuk menggambarkan kehidupan.

Love Is . . .

/
Love is a word that we often hear. Everyone has experienced it. Love is a wonderful thing and everyone wants to love and be loved. Love is a part of human life. People cannot live without love.

Aku Ga Tertarik dengan Piala Dunia

/
Aku ga pernah tertarik pada sepakbola. Pastinya ini bukan soal aku terlahir sebagai perempuan. Banyak teman-teman cewekku memasang poster foto pemain favorit di kamar tidur mereka, dan mereka benar-benar mengikuti hasil pertandingan Piala Dunia tahun ini. Kalau aku? Aku mending menghabiskan malamku dengan tertidur lelap daripada berteriak-teriak kegirangan di depan pesawat televisi. Dan aku yakin, dari kalian yang membaca tulisan ini paling ga ada SATU orang yang setuju denganku.

Integritas Sekokoh Tembok

/
Integritas dalam Kamus Bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai konsistensi dalam bertindak sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma, walaupun dalam keadaan yang sulit sekalipun. Atau gampangnya "perbuatan yang sesuai dengan perkataan". Jaman sekarang yang namanya integritas ini sudah menjadi barang yang langka yang dimiliki oleh setiap orang. Tapi menurut saya, karena langkanya hal ini, sehingga integritas harus dimiliki oleh semua orang Kristen.

Resensi Buku: GARAM & TERANG for Youth

/
Judul : GARAM & TERANG for Youth: Road to Transformation Penulis : Chang Khui Fa Teman-teman, sebagai remaja/pemuda kita pasti memiliki banyak impian. Mungkin kita ingin mempunyai banyak uang, pacar yang ganteng/cantik, atau pun menjadi orang terkenal. Berangan-angan boleh saja, tapi apakah itu yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita? Apakah hidup kita menyenangkan hati Allah?