Anugerah dalam Pencobaan

Minggu, 14 Agustus 2022

Baca: Ulangan 31:1-8

31:1 Kemudian pergilah Musa, lalu mengatakan segala perkataan ini kepada seluruh orang Israel.

31:2 Berkatalah ia kepada mereka: “Aku sekarang berumur seratus dua puluh tahun; aku tidak dapat giat lagi, dan TUHAN telah berfirman kepadaku: Sungai Yordan ini tidak akan kauseberangi.

31:3 TUHAN, Allahmu, Dialah yang akan menyeberang di depanmu; Dialah yang akan memunahkan bangsa-bangsa itu dari hadapanmu, sehingga engkau dapat memiliki negeri mereka; Yosua, dialah yang akan menyeberang di depanmu, seperti yang difirmankan TUHAN.

31:4 Dan TUHAN akan melakukan terhadap mereka seperti yang dilakukan-Nya terhadap Sihon dan Og, raja-raja orang Amori, yang telah dipunahkan-Nya itu, dan terhadap negeri mereka.

31:5 TUHAN akan menyerahkan mereka kepadamu dan haruslah kamu melakukan kepada mereka tepat seperti perintah yang kusampaikan kepadamu.

31:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”

31:7 Lalu Musa memanggil Yosua dan berkata kepadanya di depan seluruh orang Israel: “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan masuk bersama-sama dengan bangsa ini ke negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyang mereka untuk memberikannya kepada mereka, dan engkau akan memimpin mereka sampai mereka memilikinya.

31:8 Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.”

Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati. —Ulangan 31:8

Annie Johnson Flint menjadi lumpuh akibat radang sendi hanya beberapa tahun setelah ia lulus SMA. Ia tidak lagi dapat berjalan dan harus bergantung pada orang lain yang membantu memenuhi kebutuhannya. Berkat puisi dan kidung-kidung ciptaannya, ia menerima banyak pengunjung, termasuk seorang diaken perempuan yang merasa putus asa dengan pelayanannya. Sekembalinya ke rumah, diaken itu menulis surat kepada Annie, untuk bertanya mengapa Allah mengizinkan kesulitan terjadi dalam hidupnya.

Menanggapi surat tersebut, Annie mengirimkan sebuah puisi: “Tuhan tak janji langit biru, bunga t’rus harum di jalanku . . .” Ia mengalami sendiri bagaimana penderitaan sering terjadi, tetapi Allah tidak akan pernah meninggalkan mereka yang dikasihi-Nya. Sebaliknya, Allah berjanji, “ujian dan bahya disertai-Nya, tak terbatas rahmat kasih-Nya.” kamu mungkin mengenali puisi tersebut sebagai lirik himne “What God Hath Promised” (“Tuhan Tak Janji”, Puji-Pujian Kristen No. 173).

Musa juga menghadapi penderitaan dan perselisihan, tetapi ia tahu Allah selalu bersamanya. Ketika menyerahkan kepemimpinannya atas bangsa Israel kepada Yosua, ia menasihati Yosua yang masih muda agar kuat dan berani, sebab “Tuhan, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau” (Ul. 31:6). Karena tahu bangsa Israel akan menghadapi musuh-musuh tangguh saat memasuki dan merebut Tanah Perjanjian, Musa berkata kepada Yosua, “Janganlah takut dan janganlah patah hati” (ay.8).

Dalam hidup ini, murid-murid Kristus akan menghadapi kesukaran, tetapi kita memiliki Roh Allah yang memberi kekuatan. Dia takkan pernah meninggalkan kita. —Amy Boucher Pye

WAWASAN
Umat Israel sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke dalam tanah perjanjian, tetapi Musa tidak akan memimpin mereka (Ulangan 31:2-3). Mengapa? Di Meriba, Allah memerintahkan Musa untuk berbicara kepada bukit batu agar air memancar keluar, tetapi Musa tidak menuruti perintah tersebut dengan memukul bukit batu itu (Bilangan 20). Hasilnya sama, tetapi masalahnya Musa begitu marah kepada umat Israel yang terus berdebat, sehingga ia menyatakan seolah-olah ia dan Harunlah yang membuat air memancar dari bukit batu itu. Ketika memukul bukit batu itu, Musa berkata: “Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?” (ay.10). Karena Musa “tidak percaya kepada [Allah] dan tidak menghormati kekudusan-[Nya] di depan mata orang Israel” (ay.12), ia tidak diizinkan untuk masuk ke tanah perjanjian. —Alyson Kieda

Anugerah dalam Pencobaan

Saat menghadapi pencobaan, bagaimana cara kamu mempercayai Allah? Bagaimana kamu dapat menceritakan kisah tentang kesetiaan Allah yang kamu alami kepada orang lain?

Bapa Surgawi, ketika aku merasa tawar hati dan sedih, ingatkanlah aku melalui Roh-Mu bahwa Engkau takkan pernah meninggalkanku.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 89-90; Roma 14

Bagikan Konten Ini
38 replies
  1. Jeje Munthe
    Jeje Munthe says:

    Yes, penyertaanNya ajaib dan sempurna. Selama saya hidup, terbukti Tuhan tak pernah tinggalkan saya. Pergumulan sebesar apapun berhasil saya lalui. Hanya karena kasih karuniaNya. Haleluya.

  2. rico art
    rico art says:

    Bapa kami yang ada di sorga
    Dikuduskanlah namaMu
    Datanglah kerajaanMu
    Jadilah kehendakMu
    Di bumi seperti di sorga
    Berikanlah kami pada hari ini
    Makanan kami yang secukupnya
    Ampunilah kami akan kesalahan kami,
    Seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami
    Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan
    Tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat
    Karena Engkaulah yang empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan
    Sampai selama-lamanya.
    Amin

  3. rico art
    rico art says:

    Terimakasih Tuhan atas banyak berkat yang selalu Engkau limpahkan kepada kami hari lepas hari, pimpin dan kuatkanlah kami dimanapun kami berada ya Tuhan serta tolong kami,sembuhkan juga orang – orang disekitar kami dari segala macam penyakit akibat dari pandemi ini ya Tuhan serta beri kekuatan kepada yang terkena bencana, kami menyerahkan segala rencana kehidupan kami kedalam TanganMu saja , biarlah KehendakMu yang terjadi, terpujilah NamaMu kekal selamanya, amin

  4. Setiawati Herawati
    Setiawati Herawati says:

    Di dlm menghdpi msl kita jgn gentar dan takut justru kita hrs kebih dkt erat selalu memohon kekutan untk kita bisa beriman dan memiliki selalu kepd tuhan yesus amin

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *