Sketsa Pengampunan

Senin, 10 Januari 2022

Baca: Mazmur 103:7-13

103:7 Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel.

103:8 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.

103:9 Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.

103:10 Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,

103:11 tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;

103:12 sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.

103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. —Mazmur 103:12

Etch a Sketch adalah mainan berbentuk kotak kecil warna merah yang ajaib. Waktu kecil, saya bisa berjam-jam memainkannya. Kalau salah satu tombolnya diputar, saya bisa membuat garis horisontal pada layarnya. Putar tombol lainnya dan simsalabim—garis vertikal pun muncul. Kalau kedua tombolnya diputar bersamaan, saya bisa membuat garis diagonal, lingkaran, dan pola-pola lain. Namun, yang paling ajaib adalah waktu saya membalikkan mainan itu, menggoyangnya sedikit, lalu menghadapkannya ke atas lagi. Layarnya kembali kosong, sehingga saya bisa membuat gambar baru.

Cara Allah mengampuni kita mirip dengan Etch a Sketch. Allah menghapus dosa-dosa kita, sehingga kita kembali bersih di hadapan-Nya. Walaupun kita masih mengingat kesalahan yang pernah kita perbuat, Allah memilih untuk mengampuni dan tidak lagi mengingatnya. Dia menghapus semua dosa kita dan tidak mengingatnya lagi. Ia tidak membalas kita setimpal dengan dosa dan kesalahan kita (Mzm. 103:10), melainkan memberikan kasih karunia-Nya melalui pengampunan. Saat meminta pengampunan Allah, kita dibersihkan dan terbentang kehidupan baru di hadapan kita. Kita terbebas dari rasa bersalah dan malu karena anugerah-Nya yang luar biasa bagi kita.

Pemazmur mengingatkan kita bahwa dosa kita telah dijauhkan-Nya dari kita sejauh timur dari barat (ay.12). Tak terbayangkan jauhnya! Dalam pandangan Allah, dosa kita tidak lagi melekat pada kita seperti cap atau noda yang membekas. Itulah alasan untuk bersukacita dan bersyukur kepada Allah atas kasih karunia dan kemurahan-Nya yang ajaib. —KATARA PATTON

WAWASAN
Jilid IV dari Mazmur (Mazmur 90-106) merupakan yang terpendek dari lima jilid Mazmur Ibrani. Fokus utama dari Jilid I-III adalah pengalaman Daud yang disampaikan melalui nyanyian dan doa (walaupun pemazmur lain seperti Bani Korah dan Asaf juga muncul). Meski demikian, fokusnya tetap pada Daud dengan segala keberhasilan dan kegagalan yang mewarnai perjalanan imannya. Jilid IV terutama menanggapi kegagalan pemerintahan dan garis keturunan Daud, dengan menekankan kembali bahwa Allah itulah satu-satunya Raja sejati yang dibutuhkan Israel. Oleh karena itu, doa-doa dan pujian dalam Jilid ini ditujukan pada kesetiaan dan kebaikan Allah, serta pengharapan yang dapat dimiliki Israel oleh karena siapa Allah itu sendiri. Jilid V (Mazmur 107-150) memanggil umat Allah untuk setia, kemudian ditutup dengan serangkaian nyanyian haleluya (“pujian”) dalam Mazmur 146-150. —Bill Crowder

Sketsa Pengampunan

Menurut kamu, mengapa Allah tidak membalas kita setimpal dengan perbuatan kita? Bagaimana kamu berterima kasih kepada Allah karena telah menjauhkan segala dosa kamu?

Allah Mahakasih, terima kasih untuk pengampunan-Mu. Ingatkan aku bahwa Engkau tidak lagi mengingat semua pelanggaranku.

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 25-26; Matius 8:1-17

Bagikan Konten Ini
47 replies
  1. Sam
    Sam says:

    beribu-ribu terima kasih tidak akan sanggup untuk membalas kebaikan Allah atas hidup kita. Allah sungguh luar biasa, jangan sekalipun berpaling dari Dia. God bless you all..

  2. sumiati p sinurat
    sumiati p sinurat says:

    Tuhan tdk membalas atas pelanggaran kita tapi mengampuni kita,akibat pelanggaran itu nya kita sakit

  3. rico art
    rico art says:

    Terimakasih Tuhan atas banyak berkat yang selalu Engkau limpahkan kepada kami hari lepas hari, pimpin dan kuatkanlah kami dimanapun kami berada ya Tuhan, serta tolong kami, sembuhkan juga orang- orang disekitar kami dari segala macam penyakit akibat dari pandemi ini ya Tuhan, dan beri kekuatan kepada yang terkena bencana, kami menyerahkan segala rencana kehidupan kami kedalam tanganMu saja ya Tuhan, biarlah KehendakMu yang terjadi, terpujilah NamaMu kekal selamanya, amin

  4. Novie Sissy Manurung
    Novie Sissy Manurung says:

    Amin. Makasih Tuhan sudah mengampuni setiap kesalahan yg telah kami perbuat 🙏

  5. Sonia Siahaan
    Sonia Siahaan says:

    Amin……
    Terima kasih sebanyak-banyaknya Tuhan Yesus aku telah menerima berkat di tahun yang lalu yaitu 2021
    kebahagiaan di pertengahan dan di akhiri dengan kehilangan seorang tepat di hari natal kiranya pengiburan itu ada pada kami bagi mereka yang ditinggalkan.
    And now, aku tidak minta apa di dunia ini dengan di cukupkan oleh kasih-Mu sangat berarti bagiku. aku tidak tahu apa yang Tuhan inginkan tapi aku berharap pada TUHAN.
    terima kasih Tuhan Yesus untuk kebaikan-Mu didalam hidupku.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *