Ciptaan Allah yang Menakjubkan

Jumat, 12 November 2021

Baca: Ayub 38:1,4-18

38:1 Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub:

38:4 Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian!

38:5 Siapakah yang telah menetapkan ukurannya? Bukankah engkau mengetahuinya? –Atau siapakah yang telah merentangkan tali pengukur padanya?

38:6 Atas apakah sendi-sendinya dilantak, dan siapakah yang memasang batu penjurunya

38:7 pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai?

38:8 Siapa telah membendung laut dengan pintu, ketika membual ke luar dari dalam rahim? —

38:9 ketika Aku membuat awan menjadi pakaiannya dan kekelaman menjadi kain bedungnya;

38:10 ketika Aku menetapkan batasnya, dan memasang palang dan pintu;

38:11 ketika Aku berfirman: Sampai di sini boleh engkau datang, jangan lewat, di sinilah gelombang-gelombangmu yang congkak akan dihentikan!

38:12 Pernahkah dalam hidupmu engkau menyuruh datang dinihari atau fajar kautunjukkan tempatnya

38:13 untuk memegang ujung-ujung bumi, sehingga orang-orang fasik dikebaskan dari padanya?

38:14 Bumi itu berubah seperti tanah liat yang dimeteraikan, segala sesuatu berwarna seperti kain.

38:15 Orang-orang fasik dirampas terangnya, dan dipatahkan lengan yang diacungkan.

38:16 Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan melalui dasar samudera raya?

38:17 Apakah pintu gerbang maut tersingkap bagimu, atau pernahkah engkau melihat pintu gerbang kelam pekat?

38:18 Apakah engkau mengerti luasnya bumi? Nyatakanlah, kalau engkau tahu semuanya itu.

 

Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? —Ayub 38:4

Ketika saya dan istri menikmati alam terbuka di musim semi dengan berjalan menyusuri Grand River di kampung halaman kami, perjalanan biasa itu berubah menjadi istimewa. Kami melihat beberapa “teman” lama di sisi sebatang pohon di sungai yang beriak—lima atau enam ekor kura-kura besar sedang berjemur di bawah sinar matahari. Sue dan saya tersenyum melihat reptil-reptil menakjubkan itu setelah selama berbulan-bulan kami tidak pernah melihatnya. Kami senang mereka kembali ke sana, dan kami merayakan momen sukacita dengan mensyukuri ciptaan Allah yang luar biasa.

Allah mengajak Ayub dalam perjalanan luar biasa melihat-lihat alam semesta (lihat Ayb. 38). Ayub yang menderita membutuhkan jawaban dari Sang Pencipta tentang situasi yang dihadapinya (ay.1). Apa yang ia lihat dalam perjalanan bersama Allah melalui ciptaan-Nya itu memberi penghiburan yang ia butuhkan.

Bayangkan rasa takjub Ayub ketika Allah mengingatkannya pada rancangan agung-Nya bagi dunia. Ayub mendapat penjelasan langsung dari Allah tentang cara kerja alam semesta ini: “Siapakah yang memasang batu penjurunya pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai?” (ay.6-7). Ia juga mendapatkan pelajaran geografi tentang batasan-batasan di laut yang ditetapkan oleh Allah (ay.11).

Lalu Sang Pencipta memberi tahu Ayub tentang terang yang Dia ciptakan, salju yang Dia hasilkan, dan hujan yang Dia sediakan untuk membuat segala sesuatu bertumbuh (ay.19-28). Ayub bahkan mendengar tentang gugusan rasi bintang-bintang yang dipasang oleh Sang Pencipta (ay.31-32).

Akhirnya, Ayub menjawab, “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu” (42:2). Ketika kita menikmati alam semesta, kiranya kita selalu mengagumi Pencipta kita yang bijaksana dan luar biasa. —DAVE BRANON

WAWASAN
Jawaban penting atas krisis iman Ayub terletak pada kata-kata, “Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub” (Ayub 38:1). Bukannya menjawab Ayub dalam angin sepoi-sepoi basa (lihat 1 Raja-Raja 19:12), Allah datang dalam kilat petir yang membutakan dan gemuruh awan gelap (Ayub 37:1-5,14-16). Allah juga tidak memberi tahu Ayub mengenai Iblis seperti yang telah dijelaskan kepada kita di awal Kitab Ayub (ps. 1-2). Sebaliknya, dari dalam kekuatan dan kehebatan badai, Allah Sang Pemilik segala ciptaan menggunakan keindahan dan keagungan dunia ciptaan-Nya untuk menolong hamba yang dikasihi-Nya untuk mempercayai-Nya. —Mart DeHaan

Ciptaan Allah yang Menakjubkan
 

Bagaimana alam semesta dapat mendekatkan kamu kepada Allah? Bagaimana alam ciptaan Allah itu mengingatkan kamu pada kuasa dan kasih-Nya yang luar biasa kreatif?

Ya Allah, terima kasih, Engkau telah menciptakan dunia yang begitu indah, beragam, dan menakjubkan. Tolonglah aku menghargai karya agung-Mu dan menyadari Engkaulah yang mengendalikan semua.

Bacaan Alkitab Setahun: Yeremia 51–52; Ibrani 9

Bagikan Konten Ini
45 replies
  1. yelsihledy
    yelsihledy says:

    Terima Kasih Ya Allah, KuasaMu yg diluar nalar logika kami dalam menciptakan segala sesuatunya😊.

  2. Tety Vera hayati br.ginting
    Tety Vera hayati br.ginting says:

    amin🙏🏻
    Tuhan terimakasi buat semua yang telah kau ciptakan dan berikan untuk ku menikmatinya Tuhan,Tuhan selalu menolong aku dengan segalanya dengan kekuatan yang engkau berikan Tuhan,tetap pegang hidupku untuk selalu bersyukur dengan yang kau berikan buat ku,amin🙏🏻

  3. rico art
    rico art says:

    Terimakasih Tuhan atas banyak berkat yang selalu Engkau limpahkan kepada kami hari lepas hari, pimpin dan kuatkanlah kami dimanapun kami berada ya Tuhan. serta tolong kamu, sembuhkan juga orang – orang disekitar kami dari segala macam penyakit akibat dari pandemi ini ya Tuhan, serta beri kekuatan kepada yang terkena bencana, kami menyerahkan segala rencana kehidupan kami kedalam TanganMu saja ya Tuhan, biarlah KehendakMu yang terjadi. terpujilah namaMu kekal selamanya, amin

  4. Diana Beni Siallagan
    Diana Beni Siallagan says:

    Ketika kita menikmati alam semesta, kiranya kita selalu mengagumi Pencipta kita yang bijaksana dan luar biasa..

Bagikan Komentar Kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *