Saling Menolong

Rabu, 6 Oktober 2021

Baca: 1 Tesalonika 5:11-25

5:11 Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.

5:12 Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu;

5:13 dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain.

5:14 Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang.

5:15 Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.

5:16 Bersukacitalah senantiasa.

5:17 Tetaplah berdoa.

5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

5:19 Janganlah padamkan Roh,

5:20 dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.

5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

5:22 Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.

5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

5:24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

5:25 Saudara-saudara, doakanlah kami.

Berusahalah selalu untuk berbuat baik, seorang kepada yang lain dan kepada semua orang.  —1 Tesalonika 5:15 BIS

Ketika sedang bermain basket bersama teman-teman perempuannya, Amber menyadari bahwa lingkungannya akan sangat terbantu dengan kehadiran suatu kompetisi basket antarwanita. Ia lalu mendirikan sebuah organisasi nirlaba untuk membangun kerja sama tim dan memberikan dampak kepada generasi muda. Para pemimpin organisasi bernama “Ladies Who Hoop” berjuang untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan ketangguhan karakter kaum perempuan. Selain itu, anak-anak perempuan dan para wanita dewasa didorong untuk berkontribusi kepada pengembangan komunitas mereka. Salah seorang pemain basket senior yang sekarang sudah menjadi pembimbing berkata, “Kami merasakan kuatnya ikatan kesetiakawanan di antara kami. Itulah yang selama ini saya rindukan. Kami mendukung satu sama lain dengan berbagai cara. Saya senang melihat para gadis muda bertumbuh dan berhasil.”

Allah juga ingin umat-Nya bekerja sama untuk saling menolong. Rasul Paulus mendesak jemaat Tesalonika untuk “saling mendorong dan saling menguatkan” (1Tes. 5:11 BIS). Untuk mendukung kita, Allah telah menaruh kita dalam keluarga-Nya yang terdiri dari saudara-saudari seiman kita. Kita membutuhkan satu sama lain untuk teguh menjalani hidup di dalam Kristus. Terkadang itu berarti mendengarkan pergumulan seseorang, menyediakan kebutuhan sehari-hari, atau mengucapkan kata-kata penghiburan. Kita dapat merayakan kesuksesan rekan kita, mendoakan seseorang agar tetap kuat di tengah kesulitan, atau mendorong satu sama lain untuk bertumbuh dalam iman. Dalam segala hal, kita dapat berusaha “selalu untuk berbuat baik, seorang kepada yang lain” (ay.15).

Betapa luar biasanya kesetiakawanan yang bisa kita nikmati saat kita bergandengan tangan dengan sesama anggota keluarga Allah supaya kita semua terus beriman kepada-Nya! —Anne Cetas

WAWASAN
Ketika Paulus mendorong pembacanya untuk saling membangun (1 Tesalonika 5:11), ia memakai kata dalam bahasa Yunani (parakaleo) yang juga dapat berarti menghibur. Kata yang diterjemahkan sebagai “Penolong” (mengacu kepada Roh Kudus) dalam Yohanes 14:16, 26 dan “Penghibur” dalam Yohanes 16:7 berasal dari akar kata yang sama. Dalam suratnya Paulus dengan penuh kasih mendorong orang-orang percaya agar saling menolong untuk hidup bersama-sama dalam Roh Kristus yang sudah mati bagi mereka (1 Tesalonika 5:10). Namun Paulus bukan sekadar berkata-kata; ia juga menunjukkan betapa besar kepeduliannya kepada mereka. Ia menghormati mereka dengan memberitahukan betapa besar dorongan semangat yang telah mereka berikan kepadanya (1:2-10). Kemudian dengan lembut ia mengingatkan bagaimana, seperti anak kecil, ia merendahkan diri di antara mereka (2:6-7); bagaimana ia memelihara mereka seperti seorang ibu mengasuh dan merawat anaknya (ay. 7-10), dan bagaimana ia menjaga mereka seperti bapa terhadap anak-anaknya, yang menasihati dan menguatkan hati anak-anaknya sendiri (ay. 11-12). —Mart DeHaan

Saling Menolong

Apa yang pernah dilakukan orang lain untuk menguatkan kamu? Bagaimana kamu dapat menyiapkan diri untuk menerima dan memberikan dukungan kepada orang lain?

Aku senang menjadi bagian dari keluarga-Mu, ya Allah. Tunjukkanlah bagaimana aku juga dapat melibatkan diri secara positif dalam kehidupan sesamaku.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 26–27; Filipi 2

Bagikan Konten ini
31 replies
  1. Erin Goklas Asi Marbun
    Erin Goklas Asi Marbun says:

    semoga saya dan kita semua yang membaca bisa menjadi saluran berkat untuk keluarga 🙏🙏🙏🙏

  2. Bang Fay
    Bang Fay says:

    Amin… Terima Kasih ya Tuhan. semoga kami dapat selalu menduking dan dapat selalu membangun satu sama lain dan bertumbuh bersama dalam Kristus

  3. ilin darwis
    ilin darwis says:

    bahagiakan aku TUHAN dlm kasihmu urapi aku Tuhan dlm semua pekerjaan ku.dan tunjukkan kepadaku bagaimana aku dapat terlibat diri secara positif dalam kehidupanku bersama semua lingkunganku atw sekitarku AMiN

  4. rico art
    rico art says:

    Terimakasih Tuhan atas banyak berkat yang selalu Engkau limpahkan kepada kami hari lepas hari, pimpin dan kuatkanlah kami dimanapun kami berada ya Tuhan serta tolong kami, sembuhkan juga orang – orang disekitar kami dari segala macam penyakit akibat dari pandemi ini ya Tuhan, serta beri kekuatan kepada yang terkena bencana, kami menyerahkan segala rencana kehidupan kami ke dalam TanganMu saja ya Tuhan, biarlah kehendakMu yang terjadi, terpujilah NamaMu kekal selamanya, amin

  5. Feodora Judith
    Feodora Judith says:

    Aku senang menjadi bagian dari keluarga-Mu, ya Allah. Tunjukkanlah bagaimana aku juga dapat melibatkan diri secara positif dalam kehidupan sesamaku.

  6. Polin Togatorop
    Polin Togatorop says:

    Amin, terima kasih Tuhan, renungan ini luar biasa bisa sama dengan peegumulan yang aku hadapi sekarang. Guhan memberkati kita semua.

  7. Regina SeiDy Raranta
    Regina SeiDy Raranta says:

    sungguh luar biasa Firman ini,, karna Firman ini Menguatkan saya… ketika saya harus menjadi istri yang baik, penolong untuk suami dan istri yang menasihati suami ketika bertindak yang salah.. Semoga Saya terus diberi hikmat dari Tuhan untuk tetap menjadi Lebih baik lagi🙏😇

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *