Perubahan Hidup: Butuh Upaya Serius!

Oleh Edwin Petrus

Kawan, pernahkah kalian memperhatikan anjing pelacak yang biasanya membantu tim kepolisian untuk melacak narkotika, bom, korban maupun pelaku kriminal?

Anjing pelacak umumnya berasal dari ras tertentu, tetapi yang membuat mereka mampu melakukan pekerjaan hebat itu bukan seratus persen karena rasnya, tetapi karena juga dilatih. Proses latihannya pun tidak sembarangan, harus secara benar dan intens, hingga akhirnya mereka bisa menjadi anjing pelacak dengan kemampuan penciuman yang luar biasa.

Analogi sederhana di atas menggambarkan juga kehidupan orang-orang Kristen. Untuk menjadi seorang Kristen yang luar biasa, kita perlu mengalami transformasi kehidupan yang terjadi terus-menerus hingga kian hari kita bisa menjadi semakin serupa dengan Kristus.

Transformasi diambil dari kata bahasa Inggris, transform, yang dalam bahasa Indonesia berarti perubahan. Mengapa perubahan menjadi elemen yang penting bagi kehidupan anak-anak Tuhan?

Untuk menjawabnya, aku mengajakmu untuk melihat tulisan Paulus dalam suratnya kepada jemaat Roma. Dalam Roma 12:1-2, Paulus menuliskan demikian: “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Perubahan yang ditekankan oleh Paulus mengacu pada: ketika kita belum mengenal Kristus, kita adalah manusia lama yang dipenuhi dengan dosa. Di dalam keberdosaan, kita adalah musuh Allah. Jika kita adalah musuh-Nya, bagaimana mungkin Allah mengindahkan persembahan dari seteru-Nya? Gak mungkin banget kan ya.

Namun, Allah sangat mengasihi manusia ciptaan-Nya. Oleh karena kasih anugerah-Nya, Allah memberikan Putra-Nya, Yesus Kristus, untuk mati dan menebus orang-orang yang mau percaya kepada-Nya. Darah Kristus membasuh kita sampai bersih dari semua dosa kita dan kita diubahkan menjadi manusia baru. Perubahan ini sama seperti metamorfosis yang terjadi pada kupu-kupu. Kupu-kupu mengalami perubahan yang drastis, sama sekali berbeda dengan bentuknya semula, yaitu ulat.

Perubahan itu juga terjadi pada kita ketika kita percaya kepada Kristus. Hanya saja, karena kita masih hidup dalam tubuh fisik yang sudah dicemari oleh dosa ini, kita masih mungkin jatuh dalam dosa setelah kita percaya pada Kristus. Namun, sebenarnya, kita tidak lagi dikuasai oleh kedagingan kita, kawan! Kita telah dibeli dengan darah-Nya yang mahal, maka seharusnya Dialah yang berkuasa atas hidup kita.

Jadi, di sinilah latihan itu diperlukan. Kita perlu melatih diri untuk hidup sesuai dengan natur manusia baru kita yang telah diubahkan dan melatih diri untuk mengikuti pimpinan-Nya. Masih ingat dengan cerita anjing pelacak tadi? Untuk benar-benar bisa melacak para pelaku kriminal dengan baik, mereka perlu dilatih terus, bukan hanya dilatih untuk memiliki penciuman yang tajam, tetapi mereka juga perlu dilatih untuk mendengarkan arahan dan pimpinan dari majikannya.

Kita perlu melatih diri untuk dipimpin oleh Tuhan dengan secara terus menerus mempersembahkan tubuh kita di hadapan Tuhan. Setiap kali kamu gagal dan jatuh, datanglah kepada-Nya, persembahkanlah hidupmu di hadapan-Nya dan mohonlah pertolongan-Nya agar kamu dapat menghidupi statusmu sebagai manusia baru di dalam-Nya. Dengan latihan terus menerus untuk menghidupi manusia baru itu, maka kita akan dapat membedakan manakah kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna.

Jika hari ini kamu masih gagal, jangan menyerah kawan! Kamu tidak berjalan sendirian. Ada Roh Kudus yang berjalan bersamamu dan menolongmu dalam proses latihan seumur hidup ini.

Bagikan Konten Ini
6 replies
  1. Gabriela Boka
    Gabriela Boka says:

    Amin.. Tuhan Yesus Memberkati dan Menyertai dalam setiap peoses berlatih masing-masing 😊

Bagikan Komentar Kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *